Akses Kunci Mobil Pakai Smartphone Bukan Lagi Sekadar Imajinasi

Akses Kunci Mobil Pakai Smartphone Bukan Lagi Sekadar Imajinasi

Pemanfaatan smartphone sebagai alat transaksi belakangan menjadi tren di dunia. Konsep yang sama bakal diterapkan di dunia otomotif, khususnya dalam hal mengakses mobil. Pengembangan tengah dilakukan Car Connectivity Consortium (CCC).

CCC sendiri merupakan usaha gabungan lintas industri untuk pengembangan standar dan solusi global bagi smartphone dan kendaraan. Setidaknya ada 100 anggota dari produsen otomotif tergabung, seperti BMW, General Motors, Honda, Hyundai Motor, Jaguar Land Rover, Mercedes-Benz, PSA, Renault, Suzuki, Toyota, Volkswagen dan Volvo dari sektor otomotif. Sementara perusahaan teknologi, yakni Apple, Google, HTC, LG, Panasonic, Qualcomm dan Samsung.

Sebelumnya CCC sudah mengeluarkan digital key 1.0 yang memanfaatkan fitur NFC (Near Field Communication) pada smartphone. Artinya pengguna mobil cukup menempelkan gawai komunikasi elektroniknya ke depan handle pintu untuk membuka atau mengunci. Pemakaian perangkat seluler memastikan tingkat keamanan optimal dengan menyimpan kunci digital (smart key) dalam security chip terdedikasi dan tahan rusak, yang terpisah dengan sistem operasi, seperti dilansir dari carscoops.com (14/11).

Walau begitu, perangkat ini belum dirilis, malah tengah diperkuat lagi menjadi versi 2.0. Versi ini mengizinkan penggunaan smartphone yang tak punya daya baterai sekalipun. Tentunya hal ini bakal sangat memudahkan pemilik mobil. Apalagi bagi mereka yang sering lupa membawa kunci fisik kendaraan, mengingat komponen itu semakin canggih saat ini. Rencananya, konsep digital key 2.0 sudah bisa dipakai oleh para anggota CCC pada akhir 2019.

Menariknya, belum diluncurkan, CCC sudah mengembangkan lagi ke versi 3.0, yang memakai teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) dipadukan Ultra-Wideband. Penerapan keduanya untuk menyediakan akses keyless pasif dan pemetaan yang lebih aman, serta akurat. Ia lebih hebat lagi, soalnya pengguna kendaraan tak perlu lagi menempelkan smartphone-nya ke gagang pintu seperti di versi 2.0. Cukup kantongi atau simpan smartphone di dalam tas, pemilik mobil bisa mengakses atau mengunci tanpa repot. Bahkan ia mampu digunakan menyalakan mesin mobil. Sayangnya, belum diketahui kapan platform teknologi ini bisa dipakai pabrikan otomotif.

“Kami sekarang dalam tahap akhir mendistribusikan Digital Key Release 2.0 ke anggota. Kami berharap dapat segera melihat produk di pasar. Digital Key 2.0 yang mengimplementasikan teknologi NFC akan memungkinkan industri secara masif mengubah solusi kunci digital yang aman. Sementara 3.0 akan menambah antarmuka konektivitas standar baru bagi pengalaman pengguna akhir yang lebih mulus,” ucap Mahfuzur Rahman, Presiden CCC. (Hfd/Odi)

Sumber: Carscoops, Carconnectivity

Baca Juga: Goodyear Kenalkan Konsep Unik Ban Masa Depan, Mulai dari Khusus EV hingga Penyimpan Lumut

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store