5 Risiko Muatan Berlebih Saat Menggunakan Mobil Pick Up

5 Risiko Muatan Berlebih Saat Menggunakan Mobil Pick Up

Apa alasan utama pembeli mobil pick up? Rata-rata akan menjawab kemampuan angkutnya, konsumsi bahan bakar yang irit, serta servis dan biaya spare part yang murah. Bagi para pengguna itu adalah alasan wajar. Meski demikian tetap harus diperhatikan soal kemampuan kendaraan itu sendiri. Muatan yang berlebihan dibandingkan kapasitas dan kemampuan si mobil tentunya sangat membahayakan.

Hariadi, Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan untuk segmen komersial Suzuki mengandalkan Carry Pick Up. Ia memiliki daya angkut lebih besar dengan kapasitas maksimal 1 ton. Kemudian ukuran bak luas sehingga bisa menampung barang lebih banyak dan dapat dibuka dari 3 sisi. Carry Pick Up mampu enguasai pangsa pasar wholesales sebesar 51,6% dan pangsa pasar retail sales sebesar 52,9% selama periode Januari-Mei 2021.

"Kehadiran New Carry Pick Up kami harapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen komersial Indonesia. Untuk itu, agar fungsinya lebih optimal dan semakin menguntungkan pelaku usaha, penggunaannya pun harus diperhatikan agar sesuai rekomendasi pabrikan. Kami akan terus berupaya menghadirkan produk-produk berkualitas untuk mendukung para pelaku usaha dan perekonomian Indonesia," kata Hariadi.

Suzuki Carry Pick Up

Meski memiliki muatan yang besar, menurut Hariadi, penggunaan mobil pick up sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan sehingga tidak menimbulkan dampak buruk. Ini 5 risikonya:

1. Tidak Aman Digunakan

Keselamatan dan keamanan adalah faktor utama yang harus diperhatikan saat berkendara. Muatan yang melebihi kapasitas dapat menghilangkan keseimbangan mobil, sulit saat bermanuver, hingga berisiko besar menyebabkan kecelakaan.

2. Performa Mesin Berkurang

Saat membawa muatan berlebih, mesin dipaksa untuk bekerja lebih keras. Jika dilakukan terus-menerus, dalam jangka panjang hal tersebut berpotensi mengurangi performa mesin dan kendaraan secara keseluruhan.

3. Boros Bahan Bakar

Seperti poin sebelumnya, muatan maksimal yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan membuat mesin bekerja lebih keras agar mobil dapat berjalan mengangkut muatan. Hal ini membuat bahan bakar yang dikeluarkan juga semakin besar dan akhirnya biaya bahan bakar membengkak.

4. Suspensi Tidak Maksimal

Suspensi menjadi tumpuan penting dalam kendaraan. Jika beban terlalu berat atau berlebihan, maka akan berpotensi mengurangi kinerja suspensi sehingga mobil jadi kurang optimal digunakan. Selain itu, kinerja suspensi juga mempengaruhi kemampuan rem dalam menghentikan laju kendaraan.

5. Ban Semakin Tipis

Memaksakan muatan secara berlebihan juga berisiko besar pada ban, karena membuat bagian ban yang bersinggungan langsung dengan permukaan jalan bekerja lebih berat dan aus. Selain itu, hal ini juga memperbesar risiko pecah ban seiring adanya peningkatan suhu pada ban karena kelebihan muatan. (Raju)

Baca juga: Beli Suzuki Carry Pick Up Langsung Dapat Motor, Promo Menarik Tersedia Juga untuk Ertiga dan XL7

Jelajahi Suzuki Carry

Model Mobil Suzuki

  • Suzuki Ertiga
    Suzuki Ertiga
  • Suzuki XL7
    Suzuki XL7
  • Suzuki Jimny
    Suzuki Jimny
  • Suzuki Carry
    Suzuki Carry
  • Suzuki APV Luxury
    Suzuki APV Luxury
  • Suzuki APV Arena
    Suzuki APV Arena
  • Suzuki Karimun Wagon R GS
    Suzuki Karimun Wagon R GS
  • Suzuki Ignis
    Suzuki Ignis
  • Suzuki Karimun Wagon R
    Suzuki Karimun Wagon R
  • Suzuki SX4 S Cross
    Suzuki SX4 S Cross
  • Suzuki Baleno
    Suzuki Baleno
Mobil Suzuki

Jangan lewatkan

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Suzuki Carry Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Suzuki Carry

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Pickup Truck

  • Yang Akan Datang