GIIAS 2021: Lebih Dekat dengan 4 Mobil Konsep yang Keren Diajak Berfoto

GIIAS 2021: Lebih Dekat dengan 4 Mobil Konsep yang Keren Diajak Berfoto

Ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 menjadi tempat bagi masyarakat untuk melihat teknologi terkini. Salah satunya yang menarik di arena seperti GIIAS adakah kehadiran kendaraan di booth para pemegang metek.

Selama pameran berlangsung sejak 11 November hingga 21 November 2021, terdapat beberapa merek yang memperlihatkan kendaraan konsep miliknya. Tujuan sama, ingin mengenalkan teknologi masa depan mobilitas dengan keunggulan desain yang futuristik serta memudahkan kehidupan manusia. Apa saja kendaraan konsep yang bisa Anda ajak foto di pameran GIIAS 2021? Ini daftarnya:

Hyundai Prophecy

Hyundai Prophecy

Prophecy adalah konsep visioner yang mengekspresikan desain terbaru Hyundai yang disebut Sensuous Sportiness. Prophecy menampilkan konsep aerodinamika terdepan, di mana menjadi karakteristik yang sangat diperlukan untuk sebuah EV.

Sebagi kendaraan konsep, Prophecy menghadirkan siluet ikonik yang hadir dari keseimbangan proporsi yang terinspirasi dari desain aerodinamis. Desainer Hyundai ingin menghadirkan Ultimate Automotive Form dengan memperpanjang ukuran wheelbase serta merendahkan overhang pada kendaraan. Hasilnya sebuah kendaraan yang menyajikan tampilan harmonis secara estetika dan fungsionalitas.

Prophecy menggunakan teknologi pencahayaan pixel lamp yang pertama kali hadir pada konsep ’45’. Teknologi ini terintegrasi pada headlamp, tail lamp dan spoiler serta nantinya akan digunakan pada produk-produk masa depan Hyundai.

Jika diperhatikan, Prophecy memperlihatkan desain khas EV dimana menghadirkan air intake berukuran besar. Ini untuk mengantarkan udara segar untuk mendinginkan baik lebih efisien yang berdampak pada kehadiran produk EV yang semakin eco-friendly bagi konsumen.

Prophecy juga menggunakan teknologi berkendara otonom. Pada sisi kemudi, mobil konsep EV ini memiliki dua joystick sebagai kendali mobil saat berbelok yang diletakkan pada bagian tengah dan sisi pintu, sehingga dapat dikendalikan oleh pengemudi dengan nyaman. Lebih jauh, pengemudi dapat mengakses beragam fungsi pada kendaraan dengan lebih baik. Ini berkat hadirnya tombol yang terintegrasi pada joystik yang membuat Prophecy menjadi kendaraan yang memahami interaksi manusia dengan kendaraan dan meningkatkan keselamatan pengemudi di dalamnya.

Desain Hyundai Prophecy ini sudah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional, salah satunya dari Red Dot Award 2020 yang menganugrahi penghargaan Best of The Best untuk Design Concept. Bentuk Prophecy ini juga dikabarkan akan menjadi generasi selanjutnya dari produk EV Hyundai Ioniq 6. Saat ini Ioniq 5 telah menjadi salah satu produk EV populer di dunia dan memiliki banyak penggemar berkat fitur-fitur yang ditawarkannya.

Temui Prophecy di lantai pameran Hyundai di Hall 5A.

Lexus LF-30

Lexus LF-30

Dari lantai pameran Lexus, merek premium asal Jepang ini hadir dengan LF-30 Concept yang memiliki perawakan crossover masa depan. Kendaraan ini menggunakan penggerak listrik yang dibekali fitur otonom, suatu teknologi yang kerap dihadirkan pada desain mobil konsep. Plus Lexus menyertakan teknologi drone untuk kemudahan membawa barang dari dan ke tempat kendaraan parkir.

Perawakannya cukup intimidatif dengan desain kental beraura sport dan didominasi garis yang atletis. Ini didasari oleh visi Lexus untuk menghadirkan kendaraan BEV di masa depan.

Melihat ruang interiornya dibuat dengan material berkelas seperti produk Lexus pada umumnya. Tampilannya memberikan kesan mewah dan elegan secara bersamaan. Ruang kemudinya dibuat dengan desain kokpit terpisah dari bagian penumpang yang membuat pengemudi memiliki konsentrasi penuh di sisi pengendalian. Lexus menamakan desain ini “Tazuna”. Sebagai mobil masa depan, fitur AR (augmented reality) juga diterapkan di sini beserta kualitas suara dari Mark Levinson audio sytem.

Mobil konsep yang hadir pertama kali pada ajang Tokyo Motor Show 2019 ini tetap menampilkan desain spindle khas Lexus. Kaca depannya menyatu hingga bagian belakang, fender roda berukuran besar dan headlight berbentuk sayap menampilkan desain khas Lexus.

Sebagai mobil next-gen BEV, LF-30 menggunakan teknologi pengisian daya nirkabel untuk memudahkan penggunaan harian. Teknologi AI untuk manajemen energi juga dibuat optomal untuk mendistribusikan daya listrik dengan cermat.

Di atas kertas spesifikasi LF-30 menggunakan baterai berkapasitas 110 kWh dengan jarak tempuh 500 kilometer dan kecepatan maksimum 200 km per jam. Motornya menghasilkan tenaga sebesar 536 hp dan torsinya 700 Nm. Kemampuan ini mampu membawa mobil melesat dari diam ke 100 km per jam dalam waktu 3,8 detik.

Temukan LF-30 di booth Lexus di Hall 3G.

Honda SUV RS Concept

Honda SUV RS Concept

Lantai pameran Honda dibuat heboh dengan kehadiran mobil konsep berstatus world premiere yakni SUV RS Concept. Ini adalah jawaban Honda untuk produk SUV yang memiliki dimensi lebih kompak dibanding model yang kini sudah ada yakni CR-V, HR-V dan BR-V yang baru saja mendapatkan pembaruan.

Honda memberikan garis desain yang sporty dengan menerapkan karakter RS, sebuah kode untuk kendaraan Honda yang berkonsentrasi pada performa. Desainnya terlihat ramping, memiliki garis tajam dan kokoh dengan grille menyatu ke bodi.

Masih belum ada informasi apapun terkait spesifikasi maupun kemungkinan waktu tepat kehadiran versi produksi mobil konsep ini. Sebelumnya Honda memperlihatkan mobil konsep N7X yang berubah menjadi SUV All New BR-V.

Temui Honda SUV RS Concept di Hall 1A.

Wuling GSEV

Wuling GSEV

Ikut meramaikan tema kendaraan listrik, Wuling memperkenalkan platfor Global Small Electric Vehicle (GSEV). Ini merupakan platform yang dikembangkan Wuling untuk produk kendaraan listrik berukuran mini di pasar China.

Perkenalan platform ini menjadi penanda rencana Wuling untuk menciptakan produk ramah lingkungan di Indonesia. Wuling ingin memproduksi kendaraan EV mungil di tahun 2022. Soal bentuknya, Wuling Indonesia mengungkapkan bisa jadi berbeda dengan yang sudah diperlihatkan di pameran saat ini.

GSEV menjadi basis yang digunakan pada beberapa produk seperti Baojun E100, E200, E300, Mini EV Macaron, Mini EV Cabrio, dan beberapa produk lainnya. Jarak tempuhnya bisa sejauh 100 kilometer hingga 150 kilometer dengan kecepatan maksimal 100 km per jam. Fiturnya cukup canggih seperti ABS, tire pressure monitoring sensor dan rear parking sensor. Pada perilisan pertamanya di 2020, produk berbasi GSEV ini sudah terjual hingga 650.000 unit dan menjadi mobil listrik terlaris di China mengalahkan Tesla Model 3.

Temui Wuling GSEV di Hall 3E. (Sta/Raju)

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil