Tips Ringan Merawat Mobil Agar Tetap Prima Selama di Rumah

Tips Ringan Merawat Mobil Agar Tetap Prima Selama di Rumah

Mumpung akhir pekan tak ada salahnya Anda gunakan waktu untuk merawat mobil kesayangan. Apalagi pelaksanaan PPKM Darurat yang diperpanjang hingga akhir bulan ini membuat aktifitas menjadi terhalang. Anda lebih banyak menghabiskan waktu di rumah yang juga membuat kendaraan terparkir di garasi.

Intensitas penggunaan mobil sebagai sarana mobilitas memang jadi berkurang. Akan tetapi, sebagai pemilik mobil yang ingin mobilnya selalu dalam kondisi optimal saat digunakan perlu melakukan beberapa tips perawatan ringan berikut. Mobil pun akan menjadi menyenangkan untuk digunakan dalam jangka waktu yang panjang. Hal terakhir yang Anda inginkan saat ini adalah kendaraan yang mogok akibat tak diperhatikan.

Hariadi, Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, mengatakan selama mobil tidak digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama tetap memerlukan perhatian dan perawatan dari pemiliknya. Beberapa metode dapat dilakukan oleh pemilik mobil saat di rumah, dengan tujuan mengisi waktu melalui kegiatan positif, sekaligus bermanfaat bagi penampilan dan kesehatan kondisi mobil itu sendiri.

periksa oli mesin

Berikut adalah tips ringan merawat mobil yang patut dicoba di rumah:

1. Panaskan mesin secara teratur

Mobil memiliki banyak komponen yang bagiannya harus selalu terlumasi dengan baik, terutama bagian mesin. Oleh karena itu, memanaskan mesin mobil perlu dilakukan secara rutin satu kali selama rentang beberapa hari. Hal ini untuk dilakukan agar sirkulasi oli terjaga dan dapat tetap melumasi komponen-komponen di dalam mesin mobil dengan baik. Selain itu, rutinitas memanaskan mobil juga dapat menjaga daya aki agar tetap dapat bekerja secara maksimal dan tegangan listriknya tetap stabil.

Kegiatan ini juga dapat dilakukan sambil memastikan keadaan lain pada mobil, baik seperti suara maupun getaran yang ditimbulkan tidak terdeteksi kejanggalan dari kondisi normal.

2. Periksa kebersihan area ruang mesin

Meskipun sudah dilengkapi kap mesin sebagai bagian pelindung area ruang mesin, namun sering kali bisa kita dapati adanya kotoran atau benda asing yang masuk ke dalamnya, seperti daun kering, kotoran hewan, maupun sampah lain. Kondisi yang kotor seperti itu lambat laun akan mempengaruhi kinerja dan keamanan ruang mesin. Maka, sebaiknya tidak lupa memeriksa keadaan sekitar area ruang mesin dan membersihkannya jika perlu.

3. Amati keadaan di area bawah mobil

Bagian yang jarang terpantau seperti area bawah mobil juga perlu mendapatkan perhatian. Cara termudah adalah dengan mengamati sisi lantai tempat mobil terparkir, terutama di bagian bawah ruang mesin. Kondisi yang baik adalah tidak ada tetesan cairan yang jatuh ke lantai seperti pelumas mesin, minyak rem, radiator coolant, atau cairan lainnya. Jika terdapat tetesan, pastikan terlebih dahulu jenis cairannya dan segera konsultasikan kepada pihak bengkel resmi.

Baca juga: Tips Menjaga Reflektor Headlamp Mobil Anda Agar Tetap Kinclong

Dongkrak mobil

4. Rotasikan ban dalam jarak dekat

Mobil yang terlalu lama terparkir memiliki beban yang harus ditanggung oleh keempat ban, sehingga bisa memunculkan masalah seperti tire flat atau permukaan ban yang rata pada salah satu sisi saja. Sambil memanaskan mobil, jangan lupa untuk sesekali mengubah posisi parkir agar roda ban juga ikut bergerak. Hal ini dapat memastikan bentuk ban tetap ideal karena tidak bertumpu pada satu posisi tertentu dalam waktu yang lama.

Menghindari hal tersebut, akan lebih baik jika pemilik mobil meluangkan waktu sesaat untuk mengendarai mobilnya di sekitar tempat tinggal dengan jarak yang pendek. Ban mobil pun akan terrotasi dengan baik dan mudah.

5. Perhatikan lokasi parkir

Memberi perlindungan bagi mobil kesayangan tidak hanya dilakukan untuk bagian mesin dan roda saja, namun juga pada bagian bodi eksterior dimana memiliki porsi sangat besar terhadap visual kendaraan. Langkah utama adalah pemilihan lokasi parkir yang aman, misalnya menghindari parkir di bawah pohon. Meski teduh, namun pohon bisa mengakibatkan resiko cukup menjengkelkan seperti meneteskan getah yang lengket, dan lebih fatalnya bila ada ranting yang patah dan jatuh, sehingga menimbulkan lecet pada cat mobil.

6. Cuci bagian eksterior

Mobil yang sedang terparkir di rumah juga bisa terpapar debu ataupun kotoran, .oleh karena itu, jadwalkan diri anda untuk mencuci bagian bodi eksterior secara periodik. Selain itu, segera hilangkan bekas kotoran atau getah yang menempel. Dengan demikian, tampilan cat mobil akan terjaga dengan baik dan menarik untuk dilihat.

Baca juga: Langkah Awal Mengatasi Mesin Mobil yang Overheat, Lakukan 6 Hal Ini

tips perawatan mobil

7. Jaga kebersihan dan kesegaran ruang interior

Berkurangnya penggunaan mobil selama masa PPKM Darurat juga dapat menyebabkan berkurangnya pertukaran udara di dalam kabin yang biasanya terjadi saat pengendara berada di dalam mobil. Hal ini menyebabkan kondisi interior mobil menjadi lebih lembab dan dapat memicu munculnya jamur.

Setelah membersihkan area eksterior, sebaiknya bagian interior turut mendapat perilaku spesial. KBuang sisa sampah yang tersisa di dalam mobil, membersihkan panel interior, dan jika perlu sedot debu menggunakan vacuum cleaner secara rutin. Buka jendela atau panoramic sunroof agar sirkulasi udara tetap terjaga. Bila perlu, memindahkan posisi parkir mobil ke tempat yang terkena sinar matahari juga dapat mengurangi potensi munculnya jamur. Selain itu, untuk memastikan agar sirkulasi tetap segar dan bersih.Penyemprotan kabin menggunakan cairan disinfektan setelah bepergian juga diperlukan pada masa kini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

8. Pastikan bahan bakar pada kapasitas yang cukup

Mobil yang lama tidak terpakai dapat menimbulkan pengendapan pada bahan bakar dan oli yang disebabkan oleh tidak adanya tekanan pada mesin. Periksa kondisi oli mesin dengan mengecek takarannya melalui dipstick dan melihat odometer untuk memantau waktu terakhir ganti oli mesin. Oli mesin adalah komponen yang sangat dibutuhkan sebagai pelumas dan pelindung dari gesekan pada komponen mesin. Rekomendasi penggantian oli mesin adalah setiap 6 bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Selain oli mesin, ada oli transmisi yang harus diperhatikan kondisinya. Namun karena posisi transmisi ada di kolong mobil, Anda cukup memastikan tidak ada kebocoran di rumah transmisi dan memeriksa kapan terakhir menggantinya. Jangan lupa juga untuk tetap memastikan bahwa mesin mobil memiliki level bahan bakar dan oli yang memadai.

"Perawatan mobil di rumah ini dapat dilakukan sendiri oleh pemilik kendaraan karena cukup mudah. Kondisi mobil yang sehat, bersih dan terjaga akan membawa kepuasan tersendiri serta meningkatkan daya tarik mobil dari sisi nilai jual," kata Hariadi. (Raju)

Baca juga: 7 Tips Merawat Mobil Putih Agar Selalu Terlihat Mengkilap

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil