MotoGP 2021: Tampil dengan Mesin dan Livery Baru, Team Suzuki Ecstar Pede Juara Lagi

MotoGP 2021: Tampil dengan Mesin dan Livery Baru, Team Suzuki Ecstar Pede Juara Lagi

Suzuki Ecstar menjadi tim terakhir mengungkap corak motor untuk musim MotoGP 2021. Bersama Monster Energy yang menjadi sponsor utama, tim balap pabrikan ini punya livery baru. Meski anyar, kombinasi warna perak-biru masih tetap sama. Begitu pula dengan line up pembalap, bertahan dengan Joan Mir dan Alex Rins.

Presentasi dilangsungkan di sirkuit Losail, Sabtu 6 Maret atau sebelum tes pra-musim dimulai. Para petinggi tim seperti Ken Kawauchi dan Shinichi Sahara pun juga tampak hadir beserta kru Suzuki. Livery yang dipakai di MotoGP 2021 memang tak jauh beda dengan musim lalu. Sedikit sulit membedakan antara baru dan yang lama. Hanya saja sekarang logo perusahaan minuman asal Amerika Serikat berada di bagian bawah dan sepatbor serta di kedua sisi visor atas.

Selain itu Suzuki telah mengembangkan mesin GSX-RR lebih kuat. Itu semua karena dalam beberapa tahun terakhir mereka kerja keras. Tentu tujuan ini tidak lepas untuk membangun kesuksesan yang dicapai pada tahun 2020, di mana Tim Suzuki Ecstar juga merebut gelar 'Kejuaraan Tim MotoGP', dengan fokus pada posisi podium dan mempertahankan gelar tahun ini.

"Tahun 2020 adalah musim yang fantastis bagi kami, sebagai peraih gelar juara dunia untuk pebalap dan tim. Musim 2021 ini tentu menjadi musim yang menantang bagi kami, karena kami bertujuan untuk mencapai hasil yang lebih baik dari tahun lalu. Tetapi saya yakin bahwa kami dapat mengambil peran penting dan berjuang untuk mendapatkan hasil yang luar biasa," ujar Project Leader and Team Director, Shinichi Sahara.

"Karena pembatasan Covid, ini menjadi musim yang sangat aneh dan pembekuan pengembangan mesin membuat kami memiliki lebih sedikit area untuk disesuaikan dan dikerjakan, sehingga tingkat persaingan akan setinggi tahun lalu. Yang pasti, kami menghadapi era baru di tim, dengan organisasi baru yang harus kami tempatkan, jadi saya lebih banyak hadir di balapan dan saya didukung oleh semua anggota tim dalam tanggung jawab masing-masing," Shinichi menambahkan.

Team Suzuki Ecstar MotoGP

Pertahankan Gelar

Meski saat ini masih dalam masa pandemi, Suzuki yakin bisa mempertahankan gelar tahun lalu karena memiliki team yang solid. Utamanya mereka memiliki pasangan pembalap Spanyol yang memiliki banyak pengalaman pada mesin GSX-RR Tim Suzuki Ecstar. Dan keduanya telah terbukti menjadi pesaing teratas. Mir mengakhiri musim 2020 secara sensasional sebagai juara dunia setelah serangkaian penampilan yang mengesankan. Sementara Rins finis di posisi ketiga secara keseluruhan setelah berjuang kembali selama musim yang dirusak oleh cedera.

"Kami telah menumbuhkan tim yang matang dan solid, jadi saya yakin sepenuhnya bahwa bersama-sama kita bisa menemukan cara terbaik untuk menjadi efisien dan efektif. Baik Joan Mir dan Alex Rins telah melakukan banyak persiapan musim dingin, mereka telah tiba dengan motivasi dan tekad menjelang musim baru ini, jadi kami memberikan 100 persen siap memberi mereka kondisi dan alat terbaik untuk tampil baik dan berjuang untuk posisi teratas," kata Shinichi.

Baca juga: Yamaha Rilis TMax Edisi Spesial, Tampil Eksklusif dan Hanya Diproduksi 560 Unit di Seluruh Dunia

Team Suzuki Ecstar MotoGP

Livery Baru

Bicara mengenai livery baru, Mir yang berstatus juara dunia menolak menggunakan nomor 1. Jadi motor GSX-RR miliknya tetap dengan 36. Sang juara dunia MotoGP 2020 itu tampaknya enggan untuk memakai nomor yang disebut-sebut bisa membawa malapetaka. Sebab sepanjang satu dekade terakhir, dua pembalap yang memakai nomor wahid usai juara dunia, di tahun setelahnya justru tampil melempem alias gagal juara lagi. Pembalap tersebut adalah Jorge Lorenzo di MotoGP 2011 dan Casey Stoner pada Kejuaraan Dunia MotoGP 2012.

"Musim baru ini sepertinya menjadi musim yang mendebarkan dengan banyak pesaing cepat. Meski menang tahun lalu, saya tidak menganggap diri saya sebagai 'favorit' untuk musim ini. Karena saya yakin masih banyak pekerjaan dan hasil besar yang harus dicapai. Namun meski demikian, saya datang ke tahun 2021 sebagai 'pria yang harus dikalahkan', meski banyak tekanan," kata Joan Mir.

Menurut Mir, pandemi Covid dan semua pembatasan perjalanan, membuat musim 2021 tampak aneh. Meski begitu, dirinya tetap berharap semuanya berjalan lebih baik, tidak untuk dirinya tapi juga buat keluarga MotoGP, dan seluruh penggemar di seluruh dunia.

Team Suzuki Ecstar MotoGP

Suzuki GSX-RR

Begitu juga dengan disampaikan Alex Rins, yang dirinya sangat antusias menyambut MotoGP 2021. "Sepanjang musim dingin, saya telah menanti-nanti untuk kembali ke jalur semula! Saya telah melakukan banyak pelatihan, terutama dengan motor GSX-RR saya. Ini bisa menjadi tahun yang hebat bagi kami, kami memiliki tim yang kuat dan motor yang kuat. Kami lebih termotivasi dari sebelumnya, dan kami tahu bahwa motor kami mampu menang. Kami siap untuk bertarung. Kalendernya cukup penuh, terlepas dari segalanya, dan ada banyak pengendara cepat, jadi membangun kampanye yang konsisten akan menjadi kuncinya seperti biasa," ujar Alex Rins.

Musim 2021 menandai musim ke-tujuh Suzuki di kejuaraan utama FIM, MotoGP, dan kalender sementara 19 putaran penuh aksi telah dirilis. Dimulai dengan putaran pertama di Qatar pada 28 Maret dan diakhiri dengan final musim di Valencia, Spanyol pada 14 November, melibatkan 13 negara, termasuk perhentian baru di KymiRing di Finlandia. (Bgx/Raju)

Baca juga: Honda CRF250 Rally Dapat Penyegaran, Harga Naik Rp 3 Jutaan