Estimasi Banderol Harley-Davidson 350 cc, Cuma Rp 69 juta

Estimasi Banderol Harley-Davidson 350 cc, Cuma Rp 69 juta

Harley-Davidson tengah sibuk mengerjakan naked bike ukuran sedang. Bermesin 350 cc, dijadikan basis untuk memacu penjualan. Menariknya, wujud itu segera muncul di Cina pada 2020. Dan, banderolnya diestimasi hanya Rp 69 juta.

Pengukuhan desain sudah disetujui kedua belah pihak. Ya, dalam proyek ini, mereka tak sendirian. Qianjiang Motorcycle Co. dijadikan partner untuk membangun kuda besi bertajuk HD350. Sebagai informasi, kelompok usaha ini juga memegang merek Benelli. Maka jangan berharap banyak soal mesin konfigurasi V-Twin khas mereka.

Harley-Davidson 350

Kemungkinan besar, jantung pacu berasal dari Benelli 302S. Pilihan ekonomis, ketimbang Harley harus meriset teknis dari awal lagi. Namun, volume silinder diperbesar menjadi 338 cc, karena 302S berkubikasi 300 cc. Lantas konstruksinya, memakai model dua silinder paralel, berpendingin cairan.

Jika mengacu pada rancang bangun tadi, setidaknya daya sebesar 29 Hp sanggup dilontarkan. Berikut torsi 25,6 Nm. Namun penyesuaian kubikasi boleh jadi menambah beberapa daya kuda lagi. Lumayan untuk motor seukuran itu.

Walau pasti kehilangan bunyi khas, tapi kami yakin basis ini sanggup memberi suara tak kalah garang. Kita tahu, tiap produk Benelli dua silinder meraung seram di jalanan. Tanpa harus mengganti exhaust sekalipun.

Berikutnya soal desain, render yang disebar menunjukkan pula kemiripan dengan 302S. Pakai rangka teralis, fork upside down, serta mono shock setengah tidur di tengah. Pelek palangnya pun terlihat mirip. Tampaknya semua ini benar-benar sekadar pertukaran wajah.

Harley-Davidson mulai terlihat bertugas saat melirik gurat bodi saja. Tangkinya bergaris ala motor klasik. Sementara jok berundak halus ke belakang - dihiasi panel tengah menyambung hingga buritan. Kombinasi hitam-orange tak lupa digebyur, mencirikan karakter brand motor asal Milwaukee.

Belum diketahui pasti bekalan fitur apa yang ditanam. Jika terlalu diserupakan dengan Benelli, kesan eksklusif Harley boleh jadi memudar. Mungkin saja, bakal ada beberapa perangkat canggih membantu pengendara mengendalikan motor.

Melihat fenomena ini, Harley-Davidson jelas membidik pasar mid-size yang sedang jadi primadona di Asia Tenggara. Dan tak menutup kemungkinan, Tanah Air juga menjadi sasaran berniaga setelah Cina dan India. Kembali jadi bukti nyata, segmen itu menggiurkan. BMW, Royal Enfield dan KTM sudah lebih dulu merasakan keuntungan. Sejauh ini, dari informasi yang kami dapat, langkah berikutnya adalah membuat prototipe untuk diuji coba. Besar kemungkinan ia disiapkan untuk EICMA 2020. Tak lama lagi. (Hlm/Ano)

Sumber: Bikedheko

Baca juga: Segini Harga Harley-Davidson Listrik

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store