Kolaborasi Toyota-Mazda Mulai Membuahkan Hasil

Kolaborasi Toyota-Mazda Mulai Membuahkan Hasil

JAKARTA: Setelah resmi bekerja sama, dua perusahaan otomotif raksasa asal Jepang – Toyota dan Mazda – semakin ‘mesra’ dan klop. Baru-baru ini, keterangan terbaru dari Jepang menyebutkan bahwa  kolaborasi Toyota dan Mazda dalam mengembangkan pilot project bersama, bakal menghasilkan banyak model anyar. Salah satunya adalah crossover hibrida yang menggunakan dasar platform Toyota Prius, lengkap dengan sistem hybrid –nya dan mesin 1.500 cc empat silinder turbo diesel SkyActiv-D besutan Mazda.

Pilot project ini diklaim akan identik dengan kerangka Prius, sedangkan jantung pacu SkyActiv-D akan dicomot dari crossover Mazda CX-3 yang memiliki varian diesel 1.500 cc. Mesin diesel tersebut mampu menyemburkan tenaga maksimum sebesar 103 hp beserta letupan torsi 249,9 Nm, yang dinilai cukup handal untuk performa sebuah crossover. Terlebih lagi, didukung dengan teknologi hibrida, crossover yang belum diberikan nama resmi ini, memiliki jangka tempuh yang sebanding dengan Prius, dan pengalaman berkendara yang jauh lebih baik sekitar 800 km dengan tangki bahan bakar tunggal.

Untuk spesifikasi model ini memang belum diketahui secara pasti, namun model ini kabarnya bakal digunakan untuk menarik konsumen di Amerika Serikat dan Jepang. Kemungkinan besar, crossover hasil kolaborasi dari duo maut asal Jepang ini merupakan versi produksi dari mobil konsep Toyota C-HR dengan sejumlah penyederhanaan detail dan modifikasi eksterior. Sebelumnya, konsep C-HR sempat dipamerkan pada gelaran Paris Motor Show, Oktober 2014 silam. Bahkan,  salah satu majalah Jepang, Best Car, telah membuat gambar terkaan (rendering) terkait desain model crossover hybrid Toyota teranyar, seperti tertera pada gambar. Model yang dipresentasikan dalam rendering ini, diterangkan memiliki panjang 3,7 m serta lebar 1,695 m dan menonjolkan karakter kuat sebagai mobil masa depan.

Selain itu, pilot project perdana ini juga akan disusul dengan pengembangan mobil listrik yang hadir dengan dimensi yang hampir mirip dengan BMW i3. Hasil kolaborasi kedua dari Toyota – Mazda ini beranjak dari konsep mobil perkotaan atau city car dan akan berbasis pada kerangka Yaris dan sasis dari Mazda 2. Mobil berjenis hatchback tersebut disiapkan untuk bertarung dengan BMW i3 dan bakal memiliki daya jelajah hingga 198,4 kilometer dengan sistem penggerak roda depan. Dilansir, estimasi harga yang ditawarkan sekitar 23.000 dolar AS atau setara dengan Rp 306 juta rupiah.

Sekilas informasi, pada awal Mei yang lalu, Pabrikan otomotif raksasa asal Jepang, Toyota dan Mazda telah sepakat untuk memperluas kerja sama teknologi melalui pengembangan Fuel Cell Vehicle (FCV). Kerjasama ditempuh untuk menghadirkan kendaraan baru yang sesuai dengan standar emisi internasional yang ketat dan irit bahan bakar, sekaligus untuk memperluas pangsa pasar di Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu, kerjasama pengembangan teknologi ini juga untuk mengatasi biaya produksi yang semakin tinggi dan sekaligus mengurangi biaya pengembangan dan penelitian.

Dari hasil rundingan tersebut, untuk pengembangan kendaraan hidrogen ini, Toyota akan memasok teknologi fuel cell dan plug-in hibrida kepada Mazda. Sebagai timbal baliknya, Mazda akan menawarkan teknologi mesin bensin dan diesel yang irit, dikenal sebagai mesin SkyActiv. Mazda akan berbagi mengenai cara pengembangan mesin dan sasis yang efisien serta ringan. Tentunya, kolaborasi ini akan menjadi titik balik bagi industri otomotif global, tidak terkecuali Mazda dan Toyota yang siap dengan inovasi terbaru mereka yang lebih dahsyat. Bagaimana dengan anda, sudah siapkah anda menantikan kedua jenis mobil masa depan ini besutan Toyota-Mazda ini?

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store