Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: BMW M3 & M4, Kia Sonet GLS dan GIIAS Diundur ke September

Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: BMW M3 & M4, Kia Sonet GLS dan GIIAS Diundur ke September

Dalam sepekan cukup banyak produk yang mulai bermunculan. Paling utama memang kabar dari dunia otomotif Indonesia. Sangat rajin rilis mobil anyar, BMW kemarin meluncurkan M3 dan M4 Coupe di Tanah Air. Dua mobil itu siap menyapa orang kaya di sini. Lalu Kreta Indo Artha juga tengah menyiapkan barang gres untuk bertarung di segmen SUV 4 meteran. Mereka punya Sonet GLS yang diduga berkonfigurasi tujuh penumpang.

Terakhir, ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021. harus ditunda hingga 9-19 September 2021. Pemerintah berlakukan PPMK darurat dari 3 Juli sampai 20 Juli di Jawa – Bali. Disebabkan lonjakan kasus dan penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi. Berikut ikhtisarnya.

BMW M3 dan M4

BMW M3 & M4

Seri M3 maupun M4, keduanya mengusung enjin performa tinggi terbaru yang perdana digendong X3M dan X4M. Adalah unit enam silinder 3.000 cc TwinPower Turbo berkode S58 racikan Divisi Motorsport. Dalam spek Competition, enam tarian ruang bakar sanggup lontarkan tenga sampai 510 hp. Torsi jelas tak kalah buas, hadirkan total 650 Nm ke roda belakang.

“BMW M3 Competition dan BMW M4 Coupé Competition terbaru terapkan teknologi racing cars dari sirkuit ke jalan raya, dan ribuan putaran di Nürburgring Nordschleife yang legendaris – arena balap yang paling tangguh di dunia – hadirkan icon sports cars terbaik dari BMW. Hadir dengan dua konsep – satu sedan dengan ruang hingga lima penumpang, yang lain coupé empat kursi, dua kendaraan ini hadir untuk penuhi permintaan para pecinta Motorsport dan penggemar BMW di Indonesia,” ucap Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia.

Resultan pembakaran tersalur via transmisi M Steptronic delapan percepatan komplet Drivelogic. Mengantarkan irama mesin agresif dengan presisi sekaligus nyaman. Tak ketinggalan otoritas mengatur percepatan dibebaskan dari selektor transmisi di konsol tengah atau paddle shifter. Aransemen ini sendiri diklaim sanggup mengantarkan kedua model menuju 100 kpj dalam tempo secepat 3,9 detik. Belum lagi siap menggugah telinga lewat katup elektronik di saluran gas buang guna mencipta nada gahar.

Teknologi dalam kabin pun mendukung segala kapabilitas performa baik itu untuk M3 Competition maupun M4 Competition. Adalah paket pusat kendali BMW M Drive Professional berikut pembatas selip M Traction Control terbaru berisi 10 tingkat setelan. Sistem pengoperasian M sendiri memungkinkan pengemudi untuk mengatur karakter powertrain dan sasis secara individu. Baca selengkapnya di sini.

Kia Sonet Smart

Kia Sonet GLS

Rupanya Kreta Indo Artha (KIA) sebagai pemegang merek asal Korea Selatan ini tengah menyiapkan strategi baru. Mereka bakal menambah Sonet GLS ke dalam varian anyar. Itu tercantum dalam Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Samsat PKB Jakarta. Ada dua yang terdaftar. Tipe transmisi manual dan otomatis.

Adapun besaran nilai jual sebelum pajak dan margin, Sonet GLS 1.5 MT tercatat Rp 181 juta. Lalu Sonet GLS 1.5 AT Rp 189 juta. Kemungkinan banderol on the road Jakarta bisa tembus hingga Rp 250 jutaan. Sebab di situs Samsat PKB, Sonet 1.5 AT yang notabene sudah meluncur, punya NJKB Rp 181 juta. Sekarang pabrikan menawarkan harga dasar Rp 199 juta sampai Rp 289 juta. Artinya trim GLS kemungkinan bisa dilepas di kisaran menengah. Sebelumnya, APM jua sempat mengutarakan bakal memberi kejutan baru bagi pasar Indonesia. Kans dipasarkannya amat tinggi, selain Seltos diesel.

Kalau dari mesin, dipastikan tak berubah. Ia menggendong tipe pemacu bensin. Terpasang unit Smartstream Gamma II. Konfigurasi empat silinder 1.500 cc (non-turbo) DOHC, Dual CVVT dan Dual Fuel Injector. Dengan ukuran diameter langkah 75,6 x 83,4 mm, tarian piston memberi daya 115 PS di 6.300 rpm. Lalu torsi puncak 144 Nm diraih pada 4.500 rpm. Energi kinetik tersalur ke roda depan via transmisi manual enam percepatan. Atau opsi selanjutnya, otomatis variabel (iVT) yang dibilang tangkas. Dari dimensi, Sonet GLS diyakini sama saja dari model eksis.

Ia memiliki panjang 4.120 mm, lebar 1.790 mm dan tinggi 1.615 mm. Bahkan jarak sumbu roda pun serupa, 2.500 mm. Dihitung dari poros roda depan ke belakang. Kapasitas bagasi mencapai 392 liter. Dan ini yang masih jadi pertanyaan. Pakai konfigurasi tempat duduk seperti apa? OTO.com pun meyakini GLS menggunakan tujuh kursi (5+2). Memang kalau tersedia baris ketiga, ada kesan dipaksakan. Sebab panjang mobil hanya empat meteran. Tapi di sisi lain, itulah cara KIA menjajakan produk agar masyarakat punya opsi berbeda. Kalau bangku ketiga tak digunakan, tinggal lipat saja. Gampang.

Prediksi kelengkapan fitur lumayan saja. Untuk irisan pasar menengah, mobil patut punya harga kompetitif. Sejumlah perangkat harus rela dikebiri. Amsal tak adanya sunroof di Sonet GLS. Material jok menggunakan bahan dasar fabric alias kain. Kemudian jumlah bantalan udara dikurangi, menjadi sepasang SRS Airbags. Kalau di kasta atas tersedia enam titik kantong udara. Namun sejumlah fitur mesti tetap dipertahankan sebagai nilai jual. Contoh pemanfaatan head unit 8 inci berisi ragam fungsi modern. Termasuk di dalamnya Multiple Bluetooth Connection, Voice Recognition, USB plus Aux, sampai integrasi smartphone Android Auto dan Wireless Apple CarPlay. Baca selengkapnya di sini.

GIIAS 2021

GIIAS Diundur ke September 2021

Pemerintah berlakukan PPMK darurat dari 3 Juli sampai 20 Juli di Jawa – Bali. Lonjakan kasus dan penyebaran Covid-19 semakin tinggi. Hal ini pula membawa dampak terhadap penyelenggaraan pameran otomotif di Indonesia. Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) kembali ditunda. Ajang yang dihelat Gaikindo itu semula direncanakan berlangsung pada 12-22 Agustus. Kini harus ditunda hingga 9-19 September 2021.

Sebetulnya pada Juni kemarin, panitia tengah melakukan berbagai persiapan. Memastikan agar penyelenggaraan GIIAS dapat memenuhi semua protap kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang kian menggila. Koordinasi juga dijalin dengan berbagai instansi pemerintah. Namun, melihat dan menimbang kondisi peningkatan kembali wabah yang tinggi saat ini. Dengan berat hati Gaikindo mengambil keputusan untuk menunda penyelenggaraan GIIAS 2021.

Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo, mengungkap, mereka tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan masyarakat umum di atas semua. Oleh karena itu keputusan pengunduran menjadi langkah terbaik saat ini. “Melihat kondisi kesehatan masyarakat saat ini. Gaikindo harus memutuskan langkah terbaik yang dapat melindungi semua pihak. Hal ini menjadi pertimbangan nomor satu bagi Kami. Menunda penyelenggaraan GIIAS telah menjadi keputusan bersama Gaikindo dan para anggota. Dengan harapan tentu pada September keadaan telah lebih kondusif untuk kembali menyelenggaraakan GIIAS,” ucap Nangoi dalam surel resmi (2/7).

Sementara Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo. Para Agen Pemegang Merek (APM) anggota, satu suara dalam mendahulukan kesehatan dan keselamatan masyarakat. “Semangat untuk mendorong bangkitnya indutri otomotif Indonesia lewat pelaksanaan GIIAS masih menjadi tujuan Gaikindo. Namun diharapkan dengan penundaan ini, penyelenggaraan GIIAS pada 9-19 September 2021 nanti dapat berlangsung aman dan nyaman untuk semua pihak,” imbuh Rizwan. Baca lengkapnya di sini(Alx)

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil