• Wishlist

SUV 7-Seater Volvo XC90 Siap Jadi Mobil Listrik Sepenuhnya

SUV 7-Seater Volvo XC90 Siap Jadi Mobil Listrik Sepenuhnya

Disegarkan tahun lalu, Volvo XC90 segera diregenerasi. Kabarnya, SUV 7-Seater andalan Volvo ini bakal ditransformasi agar menggendong jantung penggerak elektrik sepenuhnya. Untuk mewujudkannya, CX90 memanfaatkan platform Scalable Product Architecture (SPA) yang diperbarui.


2020 Volvo XC90 rear


Sayangnya, platform versi terbaru belum diketahui seperti apa detailnya, lantaran Volvo masih menutup informasi. SPA sendiri diduga juga dimanfaatkan untuk membuat V60 dan V90 generasi selanjutnya. Walau begitu, pabrikan asal Swedia ini sudah mengonfirmasi kebenaran XC90 teranyar bertenaga elektrik. Dinukil dari Autocar (25/01), CEO Volvo, Håkan Samuelsson membenarkannya. Namun, ia tak akan menggantikan varian plug-in hybrid (PHEV) dan mild-hybrid, alias keduanya tetap ditawarkan.


Langkah Volvo memanfaatkan platform yang sudah ada dapat dipahami. Pembuat basis baru untuk kendaraan elektrifikasi membutuhkan biaya yang besar. Lagipula, perusahaan otomotif yang bermarkas di Gothenburg ini sudah memiliki Polestar. Merek yang memang dikhususkan untuk menyajikan kendaraan elektrik berperforma tinggi.


Baca Juga: Akankah Model Kedua Bugatti Berwujud SUV Elektrik? Ini Kata Bosnya


Penghijauan XC90 turut dibarengi dengan penyematan fungsi otonom. Volvo tengah mengembangkan teknologi itu, dan Samuelsson mengungkap, perangkatnya mengizinkan mobill bergerak tanpa perlu diawasi. Tapi kemampuan ini hanya bisa dilakukan pada jalan bebas hambatan, atau dengan kata lain bukan sistem otonom Level 5 sepenuhnya. Terlepas dari niat membenamkan teknologi itu, pabrikan masih harus menunggu adanya regulasi yang mengizinkannya beroperasi.


Tak hanya mengelektrifikasi, Volvo berniat memindahkan produksi XC90 dari Torslanda, Swedia ke Ridgeville, Carolina Selatan, Amerika Serikat. Hal ini didasari besarnya minat konsumen di Negeri Paman Sam terhadapnya. Menurut Manajer Produksi Volvo, Dallas Bolen, perusahaan sudah memutuskan perakitan baterai dilangsungkan di situ, untuk menghemat biaya. Fasilitas yang dibuka pada 2017 ini sebelumnya sudah dipakai untuk membuat S60. Ke depannya, manufaktur akan memiliki kapasitas produksi mencapai 150 ribu unit per tahun, ketika XC90 generasi selanjutnya masuk jalur produksi. Perkiraannya, ia baru bisa diluncurkan pada 2022.


Volvo XC40 Recharge


XC90 bukan satu-satunya yang dielektrifikasi nanti. Samuelsson juga menjabarkan lini 40 siap diekspansi. Ia bahkan disebut sebagai mobil kecil premium. Prediksinya antara sedan, hatchback atau wagon. Tak ada informasi jelas terkait itu, tapi dugaannya berupa crossover yang punya ground clearance lebih tinggi. Platform yang dipastikan tak akan sama dengan XC90, melainkan Compact Modular Architecture (CMA) yang juga diaplikasikan pada XC40 Recharge (versi elektrik). Potensi terbesar, unit bakal menyerupai model konsep 40.1 yang pernah dikenalkan pada 2016 lalu. (Hfd/Tom)


Sumber: Autocar UK


Baca Juga: Volvo XC40 Recharge Dikenalkan, Bisa Melaju Sejauh 400 Km

Jelajahi Volvo XC90

Volvo XC90 Rp 1,3 - Rp 1,5 Milyar Cicilan : Rp 29,64 Juta

Bandingkan & Rekomendasi