Mitsubishi Berencana Bikin Lancer Evo Baru, Pakai Mesin Megane RS

Mitsubishi Berencana Bikin Lancer Evo Baru, Pakai Mesin Megane RS

Ada wacana menghidupkan kembali Mitsubishi Lancer Evo. Mereinkarnasi sedan sport legendaris yang amat dicintai khalayak. Mobil yang dilahirkan pada 1992 itu, bersiap memasuki babak baru. Menurut sumber di Jepang, ada dua opsi. Yang pertama memakai model sedan empat pintu. Dan kedua, berperawakan hatchback lima pintu.

Tampaknya, ada rencana agar Lancer Evo baru memakai jantung pacu dari Renault. Tujuannya, agar tak terlalu pusing soal riset engine dan efisiensi waktu. Ia paling cocok dipadukan dengan mesin Megane RS generasi teranyar. Maka Anda bakal melihat mesin bensin 2,0 liter turbocharged empat silinder tertancap di bawah bonet. Lalu dipasangkan dengan gearbox dual-clutch otomatis dan sistem S-AWC empat-wheel-drive besutan Mitsubishi sendiri.

Mesin Megane RS, sanggup menyuplai tenaga puncak 299 PS dan torsi maksimal 420 Nm. Bukan barang mustahil ketika saling mencomot teknologi di antara aliansi Nissan, Mitsubishi dan Renault. Meski kalau melihat faktanya, mereka tengah dalam konsolidasi grup besar dan tak sedikit konflik.

Kembali lagi soal Lancer. Dari laporan itu, terdapat spekulasi kemungkinan penambahan sistem elektronik. Khususnya dalam meningkatkan performa melalui electronic boosting 48V mild hybrid, yang dikembangkan oleh aliansi. Sehingga output daya makin mendekati Subaru WRX STI S209, yang punya tenaga 341 PS dan torsi 433 Nm. Tentu saja, WRX STI adalah bagian dari persaingan ikon reli sejak dahulu kala. Setidaknya saat pabrikan membesut Lancer anyar, tak terlalu memalukan di mata rival.

Untuk diketahui, Lancer terakhir dihentikan secara global pada 2017. Kala itu, blue print penerus Mitsubishi Lancer Evolution X harus dibekukan. Menyusul kerugian besar yang diderita MMC dan menyebabkan sebagian saham perusahaan dibeli oleh Nissan sebesar 34% pada 2016.

Dan kini generasi ke-11 Evo direncanakan untuk menggunakan platform CMF-C / D F4. Sebuah rancang bangun yang dikembangkan oleh aliansi sepenuhnya. Sumber dari Autocar menambahkan, kebangkitan Evo sebetulnya sudah direncanakan. Dan menjadi bagian dari hasrat bos besar MMC, Osamu Masuko.

Ia ingin mengembalikan lagi “fitrah” Mitsubishi sebagai perusahaan otomotif yang memproduksi mobil performa tinggi. Ya, seperti sedia kala. Namun CEO yang kini berusia 70 tahun ini, siap menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan segera. Takao Kato ditunjuk sebagai suksesor. Jika semua wacana ini menjadi fakta, tentu jadi kabar bagus. Tapi inilah saran untuk penggemar Evo. Jangan percaya apa pun sampai ada info resmi dari mereka. Dan alangkah lebih baik jika Evo baru tidak berubah menjadi sosok lain. Maksudnya tetap berada mengaliri DNA leluhur. (Alx/Van)

Sumber: Autocar

Baca Juga: Peugeot Indonesia Luncurkan 5008, SUV Premium 7-Seater Termurah