Mini Electric Meluncur di Indonesia, Seperti Apa Spesifikasinya?

Mini Electric Meluncur di Indonesia, Seperti Apa Spesifikasinya?

Daftar pilihan mobil listrik di Indonesia pada Rabu (8/6/2022) semakin bertambah banyak. Mini Indonesia berencana menghadirkan versi ramah lingkungan dari Mini yang legendaris di Tanah Air.

KEY TAKEAWAYS

  • Mini Electric atau biasa dikenal sebagai Mini Cooper SE ini pertama kali hadir pada 2019 silam

    Sebelumnya versi produksi ini menggunakan basis dari konsep yang hadir di ajang motor shor Frankfrut 2017
  • Undangannya cukup blak-blakan. Tidak ada yang disembunyikan. Mini Electric akan hadir di Atrium, PIK Avenua, Jakarta Utara. Berdasarkan tulisan dalam undangan tersebut dikatakan ini merupakan “kendaraan full elektrik pertama dari brand legendaris asal Inggris ini akan gabungkan desain ikonik dan juga keseruan berkendara khas Mini pastinya juga bebas emisi”.

    Cukup menarik karena dari penampakannya, tidak ada ubahan pada desain. Model ikonik Mini dipertahankan namun kini dengan penggerak yang senyap.

    Di atas kertas, jika tidak ada ubahan, Mini Electric menggunakan baterai lithium-ion dengan kapasitas 93,2 Ah dan memiliki daya 28,9 kWh. Baterai ini memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 223 sampai 233 kilometer.

    Mini Electric

     

    Mini menyediakan sistem pengisian daya dengan beberapa tipe. Misal untuk home charger dengan listrik rumahan, pengisian bisa dilakukan selama 12 jam. Untuk pengisian daya dengan wallbox akan menghabiskan waktu sekitar 3 jam. Sistem pengisian arus AC di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) bisa memangkas menjadi 2 jam dan untuk pengisian fast charging DC bisa sekitar 36 menit.

    Di atas kertas, tenaga yang dihasilkan dari motornya ada di angka 184 tenaga kuda. Torsinya cukup besar yakni sekitar 270 Nm. Klaim akselerasi dari diam ke 100 kilometer per jam dapat dilakukan dalam waktu 7,3 detik. Kecepatan tertingginya ada di angka 150 kilometer per jam.

    Dimensinya, karena menggunakan desain yang sama, tidak jauh berbeda dengan Mini dengan mesin bakar internal. Panjangnya di angka 3.845 mm, lebar 1.928 mm dan tinggi 1.432 mm. Volume bagasinya di angka 211 liter sampai 731 liter.

    Mini Electric

    Mini Electric atau biasa dikenal sebagai Mini Cooper SE ini pertama kali hadir pada 2019 silam. Sebelumnya versi produksi ini menggunakan basis dari konsep yang hadir di ajang motor show Frankfrut 2017. Seperti Mini lainnya, Mini Electric diproduksi di pabrik Mini di Oxford bersama dengan saudaranya yang menggunakan mesin konvensional.

     

    Soal harga, melihat daftar di Inggris, Mini Electric dijual mulai 29.500 poundsterling atau sekitar Rp530 jutaan. Jika benar harga yang ditawarkan sudah di angka tersebut, pastinya Mini Electric akan berhadapan langsung dengan Hyundai Ioniq 5 yang menjadi model terbaru EV di Indonesia beberapa waktu lalu.

    Tentu saja, para penggemar Mini yang kerap out of the box dan ingin tampil unik tidak akan menyia-nyiakan kehadiran produk ini. Lebih lengkapnya akan kita ketahui beberapa saat lagi dalam peluncuran Mini Electric di Indonesia. (STA/RS)

    Baca juga: BMW Group Indonesia Catatkan Transaksi Lebih dari Rp 1 Triliun di GIIAS 2021

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Mobil Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Mobil

    Artikel Mobil dari Carvaganza

    Artikel Mobil dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature