• Wishlist

Mercedes-Benz Sosialisasi Elektrik EQ Power, Empat Mobil Siap Diboyong

Mercedes-Benz Sosialisasi Elektrik EQ Power, Empat Mobil Siap Diboyong

Mendukung elektrifikasi nasional, Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBI) mengenalkan EQ Power. Divisi atau sub-brand baru yang menaungi kendaraan elektrik dan hybrid Mercedes-Benz itu, menyediakan kendaraan yang sarat dengan teknologi canggih sekaligus mendukung mobilitas modern yang lebih efisien, khususnya dalam hal penggunaan BBM.


"Dengan meluncurkan merek EQ yang dipimpin para pemimpin teknologi kami dan model kendaraan plug-in hybrid C 350 e dan E 350 e yang unggul serta dilengkapi dengan teknologi EQ Power, kami mampu menciptakan suatu hal yang emosional. Sensasi akselerasi langsung mampu kami gabungkan dengan keberlangsungan konsumi energi yang efisien," ujar Head of Product & Pricing Mercedes-Benz Passenger Cars South East Asia 2, Carsten Bauer.



 


Dalam kesempatan di IIMS 2018, dibawa Mercedes-Benz E 350 e, mobil plug-in hybrid sebagai media perkenalan publik dengan EQ. Mobil itu bahkan bisa dicoba atau test drive agar masyarakat bisa merasakan sensasi kendaraan elektrik lansiran Mercedes-Benz. Sedangkan model lain yang sudah siap masuk ke Indonesia termasuk: Mercedes-Benz S 560 e, C 300 e dan E 300 e.


Sementara MBI sudah menyiapkan mobilnya, namun belum dijual karena masih menunggu regulasi dan insentif dari pemerintah. "Untuk dijual, secara produk kami sudah siap, tapi kembali untuk jual harus ada harga. Untuk setting harga kami masih menunggu keputusan pemerintah mengenai skema subsidi untuk kendaraan listrik. Karena kami melihat kalau tidak ada subsidi itu secara harga masih terlalu mahal. Jadi menurut kami tidak ekonomis," kata Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director Sales Operations & Product Management MBI.



Selain menyiapkan unit mobil, MBI juga harus siap dengan aftersales dan teknisi mereka untuk EQ. Menurut Kariyanto, kalau keputusan sudah turun, pihaknya perlu sekitar enam bulan untuk mempersiapkan semuanya sampai mobil bisa dilepas ke pasar.


Pihak MBI berharap insentif dan subsidi yang diberikan bisa serendah-rendahnya. Sebagai gambaran, tanpa insentif, harga Mercedes-Benz E 350 e diestimasi kasar sekitar Rp 1,8 miliar. Sedang E-Class bermesin bensin konvensional ditawarkan Rp 1,3 miliaran. (Tomi/RS)


Baca juga: IIMS 2018: BMW Pamerkan X3 Baru, i8 Bisa Test Drive