MEBI Luncurkan ZORA, SPKLU Canggih Ultracepat Teknologi Huawei Pertama di Indonesia
SPKLU ultra fast charging pertama di Indonesia berteknologi Huawei dengan daya hingga 480 kW dan sistem pendingin cairan
PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) resmi memperkenalkan ZORA, stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) canggih pertama di Indonesia. Fasilitas ini berlokasi di Scientia Garden Summarecon Serpong dan mengandalkan teknologi pengisian dari Huawei. Tak cuma menawarkan pengisian ultracepat, keamanan pun lebih terjamin berkat teknologi pendingin cairan.
Kehadiran ZORA menjadi langkah baru dalam pengembangan infrastruktur EV nasional. Perangkat ini membawa teknologi split charging dengan kemampuan pengisian ultracepat hingga 480 kW. Distribusi daya cerdas memungkinkan proses isi ulang lebih singkat sekaligus menjaga kestabilan sistem saat digunakan bersamaan.
Presiden Komisaris MEBI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyebut fasilitas ini sebagai standar baru SPKLU modern yang cepat dan andal untuk mendukung transisi energi jangka panjang.
"Dengan teknologi Huawei, hari ini kita meresmikan SPKLU Signature Station pertama di Indonesia. Sebuah tonggak baru dalam standar infrastruktur kendaraan listrik tanah air. Stasiun ini menghadirkan ultrafast charging. Sudah bukan charging biasa, bahkan bukan fast charging, tapi ultrafast charging pertama dengan sistem split charging dan liquid cooling system di Indonesia. Sebuah inovasi yang memungkinkan pengisian daya dengan kecepatan tinggi, distribusi daya yang lebih fleksibel dan efisien, serta stabilitas suhu yang optimal untuk menjaga performa dan keamanan," ucapnya saat memberi kata sambutan (14/2).
Teknologi Pendingin Cairan & Split Charging
ZORA ditenagai sistem pengisian berpendingin cairan berbasis Huawei FusionCharge yang menandai:
- Pengisian EV berpendingin cairan pertama di Indonesia
- Implementasi nasional pertama teknologi split charging
- Salah satu penerapan global awal sistem ultra-fast charging Huawei
Secara klaim sistem, stasiun ini mampu menambah jarak tempuh sekitar 1 km per detik pengisian. Pendingin cairan membuat kabel lebih ringan, suara operasi lebih senyap, serta menjaga performa stabil dalam berbagai kondisi suhu.
"Jadi, dengan fasilitas ini, kami ingin mendemonstrasikan bagaimana kelistrikan Huawei, kecerdasan digital, dan juga integrasi energi terbarukan dapat mengatasi hambatan terakhir atau ketergantungan pada adopsi EV secara luas, yang dapat menawarkan tidak hanya kecepatan waktu, tetapi juga keandalan serta skalabilitas untuk adopsi EV yang lebih besar," kata CEO Huawei Digital Power Indonesia, Jin Song.
Ia lanjut menjelaskan, kolaborasi ini merupakan bagian dari dukungan menuju target net-zero emission serta pengembangan energi rendah karbon di Indonesia. "Kami akan terus bekerja keras bersama PLN dan juga MEBI untuk, dengan teknologi inovasi kami, membuat transisi energi ini lebih mulus dan lebih siap untuk masa depan. Saya pikir di atas itu semua, kami percaya proyek ini sepenuhnya sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia, dan juga dalam skala besar, pada rantai pasokan ekosistem baterai Indonesia yang lengkap."
Didukung PLN
Proyek ini juga mendapat dukungan PLN sebagai bagian penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Peresmian turut dihadiri oleh Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra. Pihak PLN pun menilai SPKLU generasi baru tidak sekadar menambah titik pengisian, tetapi meningkatkan kualitas layanan, kecepatan, dan kenyamanan pengguna EV.
Menurut PLN, sinergi antara industri, penyedia teknologi, dan pengelola kawasan penting agar adopsi kendaraan listrik berjalan matang dan mudah diakses masyarakat.
Kompatibel Multi Merek & Terintegrasi Energi Bersih
ZORA dirancang kompatibel dengan berbagai kendaraan listrik melalui rentang tegangan 200V–1000V. Sistemnya juga terhubung dengan energi surya serta penyimpanan energi, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan listrik konvensional.
Dengan nama Signature di belakang, pengalaman premium ditawarkan di fasilitas ini. Beberapa fasilitas di ZORA termasuk:
- 12 selang pengisian ultracepat, dengan 4 di antaranya bisa mengisi maksimal hingga 480 kW
- Pengisian AC Charger 22 kW
- Stasiun SWAP untuk motor listrik
- Ruang tunggu nyaman
- WC dengan AC
- Coffee shop
Menariknya, untuk memudahkan pengisian dan pembayaran, ZORA didukung oleh PT Garuda Rekayasa Infrastruktur Digital (GRID), kemudian menggunakan sistem pembayaran kartu uang elektronik. Sehingga mengeliminasi halangan yang biasa muncul saat menggunakan aplikasi.
Selain itu, SPKLU terbaru ini juga hadir 24 jam dan tersedia coffee shop. Ke depan, perusahaan menjanjikan akan membuka lebih banyak tenant hasil kerja sama.
Dengan hadirnya ZORA, ekosistem kendaraan listrik Tanah Air mulai memasuki fase ultra-fast charging, sekaligus memperkuat kesiapan menuju mobilitas rendah emisi.
"Ini bukan sekadar tentang teknologi; ini tentang membangun kepercayaan. Ini tentang memastikan bahwa transformasi menuju kendaraan listrik benar-benar siap secara infrastruktur. Kami percaya bahwa keberhasilan mobilitas listrik ditentukan oleh kesiapan ekosistemnya. Ketika infrastruktur hadir dengan standar tinggi, cepat, aman, dan stabil, maka kepercayaan publik akan tumbuh. Dan ketika kepercayaan tumbuh, percepatan adopsi akan terjadi," Rahayu memungkasi. (TOM)
Baca juga:
ID. Buzz x EKRAF Umumkan Pemenang, Karya Anak Bangsa Mejeng di Mobil Listrik VW
Hyundai Subscribe, Layanan Berlangganan EV Pertama di Asia Pasifik
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Terbaru di Oto
Artikel Mobil dari Carvaganza
Artikel Mobil dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature