Oto
jakarta-selatan

Akhir Tahun Jadi Momen Tepat Beli Mobil, Ini Alasan dari Sisi Ekonomi

  • 06 Des, 2018
  • 1916 Kali Dilihat

Ujung tahun bisa menjadi saat pas membeli mobil. Alasan utama, Bank Indonesia memutuskan, menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate 25 basis poin (bps) menjadi 6%. Termasuk suku bunga Deposit Facility 25 bps menjadi 5,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,75%. Lantas apa hubungannya dengan penjualan mobil?



Kenaikan suku bunga acuan BI itu, diproyeksi memicu tekanan pada penjualan mobil. Mengingat, sebagian besar pembelian kendaraan bermotor dilakukan secara kredit. Sebagai gambaran saja, sepanjang Januari – Oktober 2018, penjualan mobil baru Toyota secara kredit di Auto2000 sebesar 56,7%. Sementara transaksi tunai sebesar 43,3%.


Makanya, Desember 2018 merupakan waktu yang sangat tepat membeli mobil. Sebab, lembaga pembiayaan merespons kebijakan dengan menaikkan suku bunga leasing. Kalau begini, biasanya bunga transaksi pembelian mobil naik pada awal tahun. Tidak hanya itu, naiknya suku bunga acuan BI, juga dapat memicu meroketnya komponen biaya lain. Belum lagi jika dikaitkan dengan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.


Alasan lainnya, menutup tahun fiskal, produsen mobil berusaha mencapai target penjualan. Untuk merangsang minat konsumen, pabrikan memberikan promo menarik seperti diskon uang muka, program cicilan ringan kredit mobil, hingga hadiah langsung dan undian berhadiah. Bahkan mereka berani mengiris marjin keuntungan lebih tipis, agar target penjualan terpenuhi.


Diler pun acap kali menebar gimmick seperti promo natal, tahun baru dan musim libur. Namun promo yang paling penting, yang berhubungan dengan metode pembiayaan. Baik transaksi secara tunai maupun kredit. Itu bisa memberikan banyak keringanan buat konsumen. Meski, jika membeli dengan kredit, harus disesuaikan dengan penghasilan bulanan Anda, agar tak terjadi kredit macet (NPL).


“Kami melihat Desember 2018 merupakan momen yang paling tepat bagi pelanggan untuk membeli mobil baru. Apalagi terkait dengan kebutuhan libur akhir tahun dan berlimpahnya promo yang siap disajikan oleh Auto2000. Tentu ini sejalan dengan konsep layanan baru kami yakni ‘Auto2000 Lebih’ dengan tagline ‘Urusan Toyota Lebih Mudah’. Kami juga siap melayani kebutuhan konsumen di akhir tahun,” jelas Martogi Siahaan, Chief Executive Auto2000.


Sekadar info tambahan, selama periode Januari hingga Oktober 2018, Auto2000 sukses mencatat penjualan hingga 123.600 unit mobil Toyota. Jadi, selama 10 bulan, jaringan diler resmi Toyota ini menyumbang kontribusi terhadap penjualan Toyota di Indonesia sebesar 43%. Porsinya jelas tak sedikit. Jadi, Anda bisa memanfaatkan 120 jaringan ini dan promo yang diberikan. (Alx/Odi)


Baca Juga: Pasar Mobil LCGC Mulai Turun, Cuma Dua Model Ini yang Makin Laris

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi