Mengenal Proses Perbaikan Bodi dan Pengecatan Mitsubishi

Mengenal Proses Perbaikan Bodi dan Pengecatan Mitsubishi

Siapapun tentu tak ingin mobil kesayangannya menderita karena kecelakaan. Baik itu ringan maupun berat, berbagai jenis kecelakaan tentu akan mengakibatkan efek pada bodi kendaraan. Efek paling ringan dari sebuah kecelakaan adalah lecet, di mana benturan mengakibatkan goresan cukup dalam di bodi mobil.

Jika kecelakaan cukup keras, maka remuknya bodi hingga sasis yang deformasi atau bengkok adalah kondisi terburuk yang akan sulit untuk diperbaiki. Namun meski sulit, tentu ada cara untuk memperbaikinya. Pihak pemegang merek tak akan mungkin menghadirkan produk tanpa memikirkan layanan purnajual, termasuk perbaikan bodi.

bengkel baru Mitsubishi

PT Kramayudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku Agen Pemegang Merek Mitsubishi di Indonesia, baru saja meresmikan fasilitas perbaikan bodi dan cat yang tersertifikasi oleh Mitsubishi Motors Corporation. Fasilitas pertama ini berdiri di Bandung, Jawa Barat dan dioperasikan oleh PT Wicaksana Berlian Motor.

Fasilitas yang baru diresmikan 27 Oktober ini akan menjadi percontohan bagi fasilitas purnajual Mitsubishi lainnya yang akan menghadirkan pelayanan perbaikan bodi dan cat di bengkel mereka. Dari kunjungan yang dilakukan OTO.com beberapa hari lalu, ada beberapa hal yang bisa disarikan dari proses perbaikan bodi dan cat di bengkel resmi.

proses body repair

1. Pertama, sejak mobil diterima di bengkel, akan dilakukan analisa oleh service advisor mengenai kerusakan yang terjadi. Pihak Mitsubishi membaginya dalam tiga jenis kerusakan yang berpengaruh pada tindakan dan waktu pengerjaan. Light (1-3 hari), Medium (3-10 hari) dan Heavy (lebih dari dua minggu). Di proses ini juga prediksi biaya perbaikan sudah bisa diketahui.

2. Kendaraan dilanjutkan ke area perbaikan. Dengan simulasi kendaraan mengalami rusak berat (heavy) dengan membutuhkan perbaikan sasis, bodi dan cat, maka proses pertama adalah memperbaiki struktur chassis. Wicaksana Berlian Motor sudah memiliki alat untuk memperbaiki sasis yang rusak ini. Dengan panduan teknis yang dimiliki, mereka bisa mengembalikan konstruksi sasis ke kondisi 100% dan mengembalikan performa kestabilan kendaraan.

body repair mitsubishi

3. Setelah sasis diperbaiki, maka proses berikutnya adalah perbaikan di sektor eksterior. Bagian bodi baik itu plastik maupun pelat yang rusak akan didempul terlebih dahulu. Teknik pendempulan yang digunakan adalah dry sanding. Teknik ini memungkinkan pendempulan tanpa menggunakan air, melainkan kering dan langsung divakum sehingga polusi terhadap lingkungan bisa diminimalisir.

4. Dempul yang sudah kering akan dikeringkan menggunakan alat infrared. Proses ini diklaim dapat membuat proses pengeringan dempul lebih cepat dan tak perlu bergantung pada sinar matahari ataupun cuaca. Proses pengeringan juga bisa difokuskan pada bagian yang dituju menggunakan peranti ini.

masking body repair

5. Setelah pendempulan, mobil akan melewati proses masking. Proses ini ditujukan untuk menutup bagian mobil yang tidak dicat agar tak terkena noda saat pengecatan berlangsung.

6. Sebelum proses pengecatan dimulai, stall cat yang disuplai oleh Sikkens, merek cat mobil premium, akan mempersiapkan warna cat lewat proses mixing. Disebutkan warna cat tidak akan 100% sama persis dengan bagian lain kecuali pengecatan dilakukan seluruh bodi. Pada proses pengecatan di spray booth, ada 3 proses yang harus dilewati, pengecatan dasar, top coating, dan clear coating.

7. Setelah seluruh bagian yang dituju kelar dicat, maka objek akan didiamkan dalam spray booth selama 20-30 menit dengan tujuan menunggu cat kering. Baru setelah itu kendaraan dibawa ke area polishing atau finishing.

8. Sebelum dikembalikan ke area customer, kendaraan akan diperiksa terlebih dahulu. Hasil pengecatan, pengembalian parts, hingga kebersihan dikembalikan seperti sedia kala.

Proses perbaikan bodi dan cat yang dilakukan oleh PT Wicaksana Berlian Motor sebenarnya bukanlah hal yang spesial. Semua bengkel cat rata-rata di manapun memiliki alat dan proses yang sama. Namun disebutkan Arlan Marzuki, Deputy Group Head of MMC Services Group KTB, mereka memiliki standar kualitas Mitsubishi.

“Kami melakukan perbaikan dan pengecatan menggunakan standar Mitsubishi, sehingga perbaikan sasis ataupun bodi akan mengembalikan mobil ke standar aslinya, hal ini yang tak dimiliki bengkel perbaikan bodi di luar. Sumber daya manusia di PT Wicaksana Berlian Motor juga sudah diberi pelatihan khusus agar proses perbaikan bisa berlangsung dengan cepat,” jelas Arlan ketika ditemui di Bandung, 27/10.

Baca Juga: Fakta penting soal Renaut KWID

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store