Road Test Toyota Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista: Menguak Rahasia Dibalik Keiritannya
Jakarta-Ciwidey PP Catat 24 Km/Liter tanpa Eco Driving!
Dalam waktu dekat Toyota Veloz Hybrid EV akan segera dikirim ke garasi konsumen. Kami sudah melakukan pengujian intensif saat program Lintas Nusa beberapa waktu lalu. Lintas Nusa sendiri melahap jarak tempuh lebih dari 7.000 kilometer mengarungi ragam medan jalan dari Lombok hingga Sumatera bagian Utara.
KEY TAKEAWAYS
Apakah Veloz Hybrid bisa berjalan hanya menggunakan mode elektrik (EV)?
Ya, mobil ini memiliki tombol EV Mode yang memungkinkan kendaraan bergerak tanpa suara dan tanpa bensin pada kecepatan rendah, asalkan daya baterai mencukupiApakah baterai Veloz Hybrid perlu diisi daya menggunakan charger eksternal?
Tidak. Veloz Hybrid menggunakan sistem self-charging di mana baterai akan terisi secara otomatis melalui kerja mesin bensin serta pemanfaatan energi saat pengereman (regenerative braking)Nah, OTO Media Group kembali melakukan pengujian internal dengan Veloz Hybrid Electric Vehicle (HEV), mencoba varian paling termahalnya yakni TSS, E-CVT Modellista. Tujuan yang dipilih yakni Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kawasan ini terkenal dengan rute jalannya yang menanjak, berliku, dan menantang. Tentu menjadi simulasi nyata perjalanan luar kota buat menguji performa, kenyamanan, dan keiritan BBM Veloz yang kini disuntik hibrida.
Sebelumnya saat perjalanan Lintas Nusa, pada etape ke-2, kami kedapatan menjelajah Banyuwangi-Bromo sejauh 444 km. Saat itu, ketika mobil diisi oleh 3 dan sesekali 6 penumpang konsumsi BBM by MID tertera 22,6 km/liter. Catatan yang impresif membuktikan bila teknologi hybrid pada Veloz terbaru menawarkan efisiensi yang jauh lebih baik dibandingkan Veloz bensin konvensional.
Pulang-pergi Stabil di Atas 20 Km/Literan
Perjalanan dimulai dari Tanjung Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Mobil diisi oleh 3 penumpang dewasa, membawa barang bawaan, yakni 1 koper, 2 travel bag, 2 tas punggung, dan peralatan kamera untuk kebutuhan syuting selama 2 hari.
Rute yang dipilih adalah melewati tol MBZ, Cikampek, Cipularang, dan keluar di Gerbang Tol Soreang-Pasir Koja buat menuju kawasan dataran tinggi Ciwidey. Sebelum masuk tol, tangki BBM dari Veloz lebih dulu diisi penuh hingga bibir tangki untuk nanti menghitung konsumsi BBM menggunakan metode full to full.
Gaya berkendara yang diterapkan untuk menarik data konsumsi ini sama sekali tidak menerapkan eco driving. Mode berkendara dipilih Normal kombinasi Sport, pengaturan AC aktif (suhu 21-24 celcius, blower level 1-2) di baris pertama serta kedua, dan kecepatan mengikuti aturan yang berlaku baik di jalan nasional maupun di jalan tol.
Nah hasil konsumsi bbm di jalan tol pada 100 kilometer pertama mencatatkan 23,7 km/liter. Angka ini fluktuatif ya, sebab pada 50 kilometer pertama sempat menyentuh 25,7 km/liter sebelum akhirnya turun karena melewati jalan tol menanjak di Cipularang. Namun, selama berkendara di jalan tol sebelum masuk jalan nasional menuju Ciwidey konsumsi BBM by MID Veloz HEV yang kami uji tertera di sekitar 23 km/liter.
Masuk kawasan Ciwidey, gaya berkendara masih sama tanpa menerapkan eco driving dan opsi mode berkendara tetap memilih Normal serta sesekali menggunakan opsi Sport ketika melewati jalur menanjak. Ketika tripmeter sudah berada di 224,2 km kami memutuskan untuk mengisi bensin hingga penuh untuk menghitung konsumsi BBM full to full.
Pada panel meter berkendara sejauh 224,2 kilometer rata-rata konsumsi BBM di MID adalah 20,3 km/liter. Sementara volume bensin yang dibutuhkan untuk berkendara sejauh itu hingga bibir tangki adalah 12,05 liter menggunakan RON 92. Jadi, untuk mengetahui konsumsi BBM full to full adalah membagi jarak tempuh dengan jumlah liter yang dibutuhkan (224,2:12,05) maka hasilnya adalah 18,7 km/liter.
Namun yang menarik adalah ketika perjalanan arah pulang, dengan mayoritas gaya berkendara lebih agresif, melewati rute yang sama justru konsumsi BBM Veloz Hybrid pada MID tembus 24 km/liter untuk perjalanan sejauh 288,3km. Bila menghitung kasar menggunakan metode full to full seperti pengujian saat pergi di mana ada gap 1,7 liter maka rata-ratanya ada di 22,3 km/liter.
Rahasia Iritnya BBM Toyota Veloz HEV
Rahasia keiritan Veloz Hybrid ada pada teknologi hibridanya. Sistem hybrid pada Veloz menggunakan mekanisme parallel series hybrid yang masuk kategori full atau strong hybrid. Artinya, mobil ini memiliki 2 sumber tenaga, yakni mesin bensin konvensional dan motor listrik, yang bekerja secara bergantian atau bersamaan secara otomatis.
Hybrid Veloz mendahulukan kerja EV atau motor listriknya pada kecepatan rendah semisal 10-45 kpj roda depan akan digerakkan sepenuhnya oleh motor. Anda juga bisa memaksimalkan kerja EV ketika baterai mencukupi dengan menekan tombol EV Mode di panel kanan.
Yang menarik adalah fungsi EV masih bisa diaktifkan ketika cruising di jalan tol pada kecepatan 80-100 kpj. Caranya adalah memancing kerja EV dengan menaikkan dan menurunkan RPM (memancing momen deselerasi). Nah, ketika EV aktif jaga rpm atau injakan pedal gas agar EV mode bisa aktif pada kecepatan tinggi dan pada momen yang cukup lama.
Kemudian ketika akselerasi, mesin 1.500 cc berkode 2NR-VEX juga akan bekerja bersamaan dengan motor. Inilah yang bikin konsumsi BBM dari Veloz Hybrid jauh lebih irit, karena pasokan bensin tak akan sebanyak model konvensional lantaran dibantu oleh motor.
Sistem hybrid pada Veloz juga mendukung fungsi regenerative braking untuk melakukan self charging. Baterai berkapasitas 0,74 kWh dari Veloz akan terus terisi ketika driver melakukan perlambatan atau pengereman. Di momen tertentu sistem juga akan menghidupkan mesin untuk memasok daya ke baterai. Jadi pada intinya hybrid pada mobil ini bekerja secara pintar, dia akan memilih power train sesuai gaya berkendara dan medan jalan. Namun yang menarik adalah kita bisa 'memaksa' EV mode-nya aktif dengan memancingnya seperti penjelasan di atas.
Komponen transmisi e-CVT pada Veloz Hybrid juga berkontribusi pada keefisienan BBM-nya. Dengan sistem transmisi ini memungkinkan mesin bensin tetap beroperasi pada titik efisiensi tertingginya (RPM ideal) sambil tetap menyesuaikan kecepatan kendaraan melalui motor listrik.
Mesin dengan Penyempurnaan
Di balik kap Toyota Veloz Hybrid bersemayam mesin 1.496 cc, 4-silinder, Inline 16-katup DOHC with Dual-VVT-i (2NR-VEX). Enjin bensin ini mampu hasilkan tenaga 89,7 hp pada 5.500 rpm dan torsi puncak 121 Nm pada 4.000-4.800 rpm. Sementara motor listriknya suplai tenaga 78,9 hp dan torsi puncak 109 Hp.
Mesin ini memang mengambil basis dari Yaris Cross HEV, namun Toyota mengungkapkan bila mesin dan teknologi hybrid-nya mengalami kalibrasi agar sesuai dengan peruntukannya sebagai MPV 7-seater keluarga. Sebagai mobil yang fokusnya pada kenyamanan, Veloz HEV juga memiliki kabin yang lapang, bagasi luas, jok baris ketiga rata lantai, head unit dengan fungsi Apple Carplay/Android Auto Wireless, ADAS Toyota Safety Sense, hingga tangki BBM bervolume 43 liter. Di bawah ini adalah harga terbaru dari Veloz Hybrid.
Harga Veloz Hybrid April 2026 (OTR Jakarta)
-
1.5 V e-CVT (Non Premium Color): Rp308 juta (dapat potongan jadi Rp303 juta)
-
1.5 V e-CVT Premium Color: Rp309,5 juta (dapat potongan jadi Rp304,5 juta)
-
1.5 Q e-CVT (Non Premium Color): Rp325 juta
-
1.5 Q e-CVT Premium Color: Rp326,5 juta
-
1.5 Q e-CVT Modellista One Tone (non premium color): Rp350 juta
-
1.5 Q e-CVT Modellista One Tone premium color: Rp351,5 juta
-
1.5 Q e-CVT Modellista Two Tone (non premium color): Rp352,5 juta
-
1.5 Q e-CVT Modellista Two Tone premium color: Rp354 juta
-
1.5 Q e-CVT TSS Modellista One Tone (non premium color): Rp385 juta
-
1.5 Q e-CVT Modellista Two Tone premium color: Rp386,5 juta
-
1.5 Q e-CVT TSS Modellista Two Tone (Non Premium Color): Rp387,5 juta
-
1.5 Q e-CVT TSS Modellista Two Tone (Premium Color): Rp389 juta.
(KIT/ODI)
Baca Juga:
Tuntaskan Misi 7.000 Km Lintasi Empat Pulau, Ini 5 Kelebihan Utama Toyota Veloz Hybrid EV
Bukan Cuma Irit BBM, 5 Alasan Ini Bikin Toyota Veloz Hybrid Jadi Opsi Menarik buat Road Trip
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Toyota
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Mobil Unggulan Toyota
- Terbaru
- Populer
Video Mobil Toyota Terbaru di Oto
Artikel Mobil Toyota dari Carvaganza
Artikel Mobil Toyota dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature