Hero MotoCorp Jadi Distributor Tunggal Harley-Davidson di India?

Hero MotoCorp Jadi Distributor Tunggal Harley-Davidson di India?

Harley-Davidson dikabarkan sedang melakukan pembicaraan lanjutan dengan Hero MotoCorp untuk aliansi strategis. Jika terjadi kesepakatan antara dua belah pihak, maka perusahaan roda dua terbesar di India itu bisa menjual Harley sebagai distributor tunggal. Artinya, seluruh diler dari merek asal Amerika itu bakal diurus Hero.

Seperti diberitakan sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Milwaukee pada Kamis (24/9) mengatakan telah menghentikan penjualan dan menutup pabrik manufakturnya di India. Mereka secara efektif meninggalkan pasar sepeda motor terbesar di dunia setelah satu dekade tidak mampu bersaing dengan merek lokal.

Setelah menarik diri, otomatis produk Street 750 dan Street Rod berakhir. Bahkan beberapa bulan terakhir Street 750 dijual dengan diskon besar. Tujuannya tentu untuk membersihkan sisa stok yang ada.

Spekulasi yang merebak bahwa merek ikonik itu mencari mitra lokal untuk tetap hadir di pasar roda dua terbesar di dunia. Ia ingin seperti merek Eropa yang menjalin kerja sama dengan perusahaan India. Seperti pesaing utamanya, Triumph Motorcycles yang telah membentuk kemitraan jangka panjang non-ekuitas dengan Bajaj Auto. Begitu pula dengan TVS Motor yang juga bermitra dengan BMW. Mereka menjalin kerja sama buat melahirkan sepeda motor kelas menengah untuk India dan pasar global.

Baca Juga: Harley-Davidson Jalin Kemitraan dengan Perusahaan India, Antara MotoCorp atau Classic Legends?

Menurut laporan Reuters yang didapat dari sumber terpercaya, Harley sedang dalam pembicaraan dengan Hero Motocorp untuk mengadakan pengaturan distribusi. Bisa jadi perusahaan India itu mendapat hak untuk mengimpor, menjual serta sebagai distributor tunggal. Tidak menutup kemungkinan juga kalau perusahaan yang berbasis di New Delhi memperluas salah satu fasilitasnya untuk mengakomodasi bisnis CKD. "Hero bisa menjadi distributor utama motor Harley di India. Ini menjadi pertanda kemitraan, aliansi strategis antar keduanya," katanya.

Iron 883

Diskusi yang sedang berlangsung kabarnya juga memberikan hak untuk Hero memproduksi motor Harley dengan kapasitas mesin 300-600 cc. Jika terjadi kesepakatan, bukan tidak mungkin dalam jangka waktu 2 sampai 3 tahun ke depan perusahaan India itu memiliki produk premium.

Hero hingga saat ini hanya menjual sepeda motor dengan kapasitas mesin di bawah 200 cc. Hadirnya kesepakatan dengan Harley tentu membantu mempercepat mereka masuk ke segmen mesin menengah dan tinggi. Apalagi di sana motor di atas 200 cc disukai oleh pengendara muda.

Baca Juga: Bocoran Wujud Harley-Davidson Termurah

“Permintaan motor 350-700 cc tetap kuat di India. Harley adalah merek yang sangat kuat dan aspiratif, sedangkan Hero memiliki ukuran dan jangkauan sangat besar. Jika mereka mampu menghadirkan produk yang segar dengan harga kompetitif, maka potensi keberhasilannya amat besar,” kata seorang analis otomotif senior yang dikutip dari newindianexpress, Sabtu (26/9).

Seperti kita ketahui, Hero MotoCorp merupakan produsen roda dua terbesar di India berdasarkan penjualan. Ia telah menghasilkan 6,4 juta skuter roda dua dan sepeda motor pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2020, atau sepertiga dari total produksi India. Sementara Harley hanya memproduksi 4.500 sepeda motor selama periode itu. Perjuangan Harley di India juga semakin berat lantaran Perdana Menteri Narendra Modi menetapkan pajak yang tinggi untuk merek kendaraan asing. (Bgx/Odi)

Sumber: The New Indian Express, Auto Hindustan Times

Baca Juga: Ini Penyebab Harley-Davidson Angkat Kaki dari India

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store