jakarta-selatan
kali dibagikan

Rolls Royce Phantom Modifikasi Spofec, Nakal dalam Batas Wajar

  • 04 Des, 2019
  • 838 Kali Dilihat

Memodifikasi Rolls Royce Phantom, sebuah langkah berisiko. Bak mendirikan bangunan di puncak gunung, berbahaya dan perlu perhitungan lebih. Lantaran Phantom sendiri, salah satu simbol dari puncaknya kemewahan. Salah sedikit saja bisa merusak citra mobil. Namun, ada satu tuner yang piawai memodifikasi sang raja. Dialah Spofec.



Dari nama saja mencirikan keturunan aristokrat : Rolls Royce Phantom VIII. Segala elemen berkelas nan mewah ia miliki seperti leather, langit bermandikan bintang, bahkan galeri seni pribadi di dasbor. Itulah yang bisa didapat melalui kustomisasi pabrikan. Spofec, modifikator asal Jerman, siap melayani bila tampilan eksterior dan mesin dirasa kurang. Desain mereka sedikit nyeleneh tanpa menjadikannya pemberontak. Selaras dengan bahasa rancangan RR.


Spofec membawa slogan “Performance Meets Elegance” untuk sentuhan unik di Phantom. Dari eksterior cukup menggambarkan. Mereka tidak berusaha mengubah secara fundamental, cenderung mengolah pahatan yang sudah ada. Dapat dilihat pada bumper depan. Tetap mengandalkan belahan-belahan orisinal lalu dikembangkan tambahan aerodinamika mencuat sebagian di sisi bawah.


Geser pandangan ke samping, terdapat ekstra side skirt. Bagian sirip sejajar fender, mengawal rancangan keseluruhan dari depan. Sepatunya ikutan diganti berukuran 24 inci, hasil pengembangan bersama Vossen. Di sini ciri khas pelek Rolls Royce tetap bertahan. Tampak sah-sah saja bila disebut pelek bawaan. Konsumen dapat memilih berbagai jenis kelirnya mulai dari brushed metal hingga warna bertekstur. Tambahan lain berupa tempelan penegasan emblem RR di Fender.



Buritan pun punya cerita serupa wajah. Bumper gemuk nan polos ditambah aksen kanal udara kecil agar sedikit mendongkrak tampilan performa. Spoiler bagasi ekor itik eksis tanpa perlu pamer berlebihan. Mereka mengutamakan sisi elegan ketimbang kegaharan mobil balap.


Kuda-kuda anggun diraih dengan merendahkan postur tubuh. Bukan melalui coilover atau mengganti ulir, Spofec ciptakan Cam-Tronic Suspension Control Module. Cara ini sukses membuat Phantom lebih ceper sekitar 40 mm saat kecepatan di bawah 140 kpj. Di atas itu semua kembali normal. Offset roda dikeluarkan agar kaki Indahnya kian sedap dipandang. Lebar sumbu depan bertambah 40 mm berkat sepasang spacer aluminium antikorosi. Sumbu belakang melar 50 mm dengan metode serupa.



Permainan eksterior ini terlaksana untuk menggambarkan kekuatan dapur pacu V12. Ektraksi diperkuat tanpa mengotak-atik jeroan. Aktor utama adalah prosesor plug n play Spofec N-Tronic sebagai peranti pencuci otak ECU standar. Peningkatan daya cukup signifikan, di angka 114 hp dengan torsi 110 Nm. Mesin kian dahsyat dengan output daya 685 hp dan torsi monster 1.010 Nm. Racikan ini sanggup melarikan penumpang ke 100 kpj dalam tempo 5 detik pas. Untuk varian LWB terpaut 0.1 detik. Kecepatan puncak dibatasi 250 kpj. (Krm/Tom)


Sumber : Motor 1, Spofec


Baca Juga: Hentikan Produksi, Rolls Royce Bakal Rilis Ghost Generasi Kedua

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Rolls Royce Phantom

Lihat video terbaru Rolls Royce Phantom untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Rolls Royce Pilihan

  • Populer
  • Komparasi