Kemenperin: Relaksasi PPnBM Bikin Produksi Mobil Tembus 1 Juta Unit Selama 2021

Kemenperin: Relaksasi PPnBM Bikin Produksi Mobil Tembus 1 Juta Unit Selama 2021
Contents
Baca SelengkapnyaSembunyikan

Relaksasi PPnBM merupakan upaya pemerintah membangkitkan kinerja industri otomotif di Tanah Air. Sepanjang 2020 performa penjualan mobil nasional sangat terpuruk akibat pandemi Covid-19. Kebijakan maupun stimulus itu kali pertama dipublikasikan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Kemudian dirancang guna meningkatkan pembelian serta produksi kendaraan. Sehingga akan mendorong akselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun mengaku optimistis. Rangsangan itu bisa menurunkan harga kendaraan bermotor produksi dalam negeri. Jadi lebih terjangkau bagi masyarakat. Lantas turut diklaim, meningkatkan daya saing terhadap kendaraan impor. Serta dapat mengerek kinerja produksi kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Angkanya ditaksir menjadi di atas 1 juta unit pada tahun 2021. Atau minimal sama dengan kinerja produksi sepanjang 2019.

Instrumen yang siap diimplementasikan yakni pemberian insentif fiskal. Wujudnya berupa penurunan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP). Untuk tipe kendaraan bermotor yang mendapatkan fasilitas ini. Tertuang dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 169 Tahun 2021. Tentang Kendaraan Bermotor dengan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Penyerahan Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah ditanggung oleh Pemerintah pada Tahun Anggaran 2021. “Kepmen ini untuk menetapkan kendaraan bermotor yang dapat menerima fasilitas PPnBM yang ditanggung pemerintah berdasarkan PMK Nomor 20 tahun 2021,” jelas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dalam keterangan resmi pada OTO.com (1/3).

perakitan wuling

Local Purchase

Agus menegaskan, kendaraan bermotor yang bisa menikmati insentif PPnBM DTP harus memenuhi kandungan komponen buatan lokal. Maksudnya, wajib sesuai dengan persyaratan pembelian lokal (local purchase). Isinya meliputi pemenuhan jumlah penggunaan komponen yang berasal dari hasil produksi dalam negeri. Kemudian dimanfaatkan dalam kegiatan produksi kendaraan bermotor di sini, paling sedikit 70 persen.

Kepmenperin 169/2021 juga menyebutkan. Terdapat 115 jenis komponen yang bisa masuk dalam perhitungan kandungan lokal. Selain itu, total ada 21 tipe mobil yang bisa memanfaatkan diskon PPnBM sesuai beleid yang diundangkan pada 26 Februari 2021 ini. Varian kendaraan tertera meliputi dari enam perusahaan. Yakni dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, PT Astra Daihatsu Motor, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, PT Honda Prospect Motor, PT Suzuki Motor Indonesia, dan PT SGMW Motor Indonesia. Jumlah potongan harga bisa berkisar belasan hingga puluhan juta. Ini daftar lengkapnya:

Toyota: Yaris, Vios, Sienta, Rush, Avanza, Raize

Daihatsu: Xenia, Grand Max Minibus, Luxio, Terios, Rocky,

Honda: Brio RS, Mobilio, BR-V, HR-V,

Mitsubishi: Xpander, Xpander Cross

Suzuki: Ertiga, XL7

Wuling: Confero

Baca juga: Daftar 21 Mobil yang Dapat Diskon PPnBM, Ada Daihatsu Rocky dan Toyota Raize

"Dalam Kepmen, disebutkan bahwa perusahaan industri wajib menyampaikan rencana pembelian lokal (local purchase). Termasuk surat pernyataan pemanfaatan hasil pembelian lokal (local purchase) dalam kegiatan produksi. Di samping itu, perusahaan juga wajib menyampaikan faktur pajak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, laporan realisasi PPnBM DTP dan kinerja penjualan triwulan. Pelaksanaan pengawasan maupun evaluasi dapat dilakukan melalui kerja sama dengan instansi pemerintah. Baik di bidang perpajakan maupun melibatkan lembaga verifikasi independen," imbuh Menperin AGK.

japan car industry

Bagi perusahaan yang tidak melaksanakan pembelian lokal. Kemenperin mengusulkan pengenaan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Serta penghapusan sebagai kendaraan bermotor penerima fasilitas PPnBM DTP. Hal ini, lanjut Agus, tentunya bisa mampu memberikan dampak signifikan terhadap kinerja industri bahan baku dan komponen dalam negeri. Terutama industri kecil menengah (IKM) sehingga mereka dapat bertahan menjalankan usahanya di tengah tekanan pandemi Covid-19. Pada akhirnya dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional selama 2021.

Mereka mencatat, industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Saat ini, terdapat 22 pabrikan dengan didukung sebanyak 1.500 industri komponen (tier 1, 2 dan 3). Lalu lebih dari 1,5 juta orang yang bekerja di sepanjang rantai nilai industri ini. Bahkan, sektor otomotif mampu menyumbang sebesar 10 persen terhadap PDB sektor industri. Atau 25 persen terhadap PDB sektor industri, bila memasukkan ekosistem kendaraan bermotor.

Untuk diketahui, stimulus perpajakan berupa insentif PPnBM DTP ini berlaku selama sembilan bulan. Terhitung pada Maret 2021 yang dibagi dalam tiga tahap. Yaitu pengurangan 100 persen untuk tiga bulan tahap pertama. Pengurangan 50 persen untuk tiga bulan tahap kedua dan pengurangan 25 persen untuk tiga bulan tahap ketiga. Implementasinya bakal dilakukan evaluasi setiap tiga bulan. Pembebasan sementara PPnBM DTP ini diberikan untuk segmen sedan dan 4x2 dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 cc dan diproduksi di dalam negeri. Segmen itu dipilih lantaran produk dalam negeri telah menguasai lebih dari 91 persen pasar Indonesia. Juga mengantongi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 80 persen.

Mobil baru

Pemberian diskon pajak kendaraan bermotor ini didukung kebijakan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Khususnya guna mendorong kredit pembelian kendaraan bermotor. Yaitu melalui pengaturan mengenai uang muka (DP) 0 persen maupun penurunan ATMR Kredit (Aktiva Tertimbang Menurut Risiko). Kombinasi kebijakan ini harapannya juga dapat disambut positif oleh para produsen serta diler resmi. Terutama dalam memberikan skema penjualan menarik, agar potensi dampak kebijakan semakin optimal.

Nah, kebijakan ini diharap pula mampu mengungkit kembali penjualan kendaraan mobil penumpang yang mulai bangkit sejak Juli 2020. Diskon pajak diyakini berpotensi meningkatkan utilitas kapasitas produksi otomotif. Lalu mengerek gairah Konsumsi Rumah Tangga (RT) kelas menengah dan menjaga momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi yang telah semakin nyata. Di sisi konsumen, lebaran dengan tradisi mudik dinilai bisa meningkatkan pembelian kendaraan bermotor. Pastinya, hal itu bisa terlaksana apabila pandemi Covid-19 telah melandai.

Diskon pajak kendaraan bermotor diberikan untuk mempercepat laju pemulihan ekonomi. Rilis pertumbuhan ekonomi Q4-2020 pada 5 Februari 2021. Mengonfirmasi tren pemulihan ekonomi nasional. Laju pertumbuhan ekonomi diklaim terus membaik, dari -5,32 persen di Q2-2020 meningkat menjadi -3,49 persen di Q3-2020. Kemudian merangkak menjadi -2,19 persen di Q4-2020. Peningkatan pertumbuhan ekonomi ditopang oleh stimulus belanja negara berbagai program penanganan Covid-19, juga pemulihan ekonomi nasional. Konsumsi RT secara bertahap juga mengalami perbaikan. Pada Q2-2020, angkanya tumbuh -5,52 persen meningkat menjadi -4,05 persen di Q3-2020 dan -3,61 persen di Q4-2020. Konsumsi masyarakat kelas menengah-atas masih tertahan karena pandemi. Sehingga uang masyarakat yang diparkir di perbankan mengalami peningkatan signifikan.

Lantas dari sisi produksi. Insentif ini niscaya memperkuat pemulihan ekonomi di sektor-sektor strategis domestik. Rilis PDB menunjukkan, semua sektor telah mengalami perbaikan pertumbuhan ekonomi. Sektor otomotif pun diharap mengalami pemulihan cepat. Nah, jika Anda ingin membeli mobil idaman (baru), sebaiknya transaksi dilakukan sekarang ini. Jika pembelian dilakukan Juni 2021, harga on the road mobil bakal berubah mengikuti penyesuaian PPnBM. (Alx/Tom)

Baca juga: Dapat Potongan Besar dari PPnBM, Toyota Vios Baru Ditawarkan Lebih Murah Selisih Rp 60 Jutaan

Anjar Leksana

Anjar Leksana

Anjar Leksana adalah wartawan multitalenta. Ia pernah jadi guru bahasa Inggris, sebelum kepincut jadi wartawan ekonomi di salah satu majalah. Tidak lama, ia lantas tertarik dengan dunia otomotif, yang hingga sekarang dilakoni. Kiprahnya di dunia jurnalistik otomotif diawali dengan menulis untuk majalah otomotif ternama seperti Autocar Indonesia, Autobild, hingga Black Experience. Pengalamannya mengulas mobil serta pengetahuannya di bidang industri menjadi modal berharga untuk menyuguhkan tulisan yang berkualitas.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Pilihan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4 ev
    BYD Atto 4
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza B5
    BYD Denza B5
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Geely Star Wish ev
    Geely Star Wish
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Yangwang U8 phev
    BYD Yangwang U8
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • BYD Denza Z9 GT ev
    BYD Denza Z9 GT
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
  • TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    TEST DRIVE TOYOTA VELOZ HYBRID: LEBIH DARI SEKADAR IRIT
    22 Apr, 2026 .
  • WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    WULING EKSION: TEST JALAN SUV 7-SEATER FAMILY PHEV & EV, PILIH YANG MANA?
    22 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    ELECTRIA 2026: GEELY EX2, MOBIL LISTRIK RP200 JUTAAN PALING WORTH IT BUAT KENDARAAN TEMPUR HARIAN
    10 Apr, 2026 .
  • PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    PERJALANAN BYD MENJADI BAGIAN DARI TRANSFORMASI MOBILITAS DI INDONESIA
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    ELECTRIA 2026: UJI PERFORMA & FITUR WULING DARION PLUG-IN HYBRID BUAT MUDIK DARI JAKARTA KE SOLO
    01 Apr, 2026 .
  •  ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    ELECTRIA 2026: JAJAL PERFORMA DAN FITUR JAECOO J5 EV BUAT MUDIK LEWAT JALUR ALTERNATIF CIKAMURANG
    24 Mar, 2026 .
  • LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    LEPAS L8 PHEV: RESPONS INSTAN TAWARKAN KESTABILAN
    24 Mar, 2026 .
  • ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    ICar V23, LEBIH DARI SEKEDAR MOBIL OFFROAD. INI EV!
    06 Mar, 2026 .
  • INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    INTIP MOBIL DAN MOTOR BARU SERTA BERAGAM AKTIVITAS SERU DI IIMS 2026.
    11 Feb, 2026 .
  • GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    GEELY EX2 SIAP MENGHAJAR PASAR MOBIL LISTRIK MURAH DI INDONESIA
    04 Feb, 2026 .
Tonton Video Mobil

Artikel Mobil dari Carvaganza

  • Segera Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan Lepas L6 PHEV
    Segera Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan Lepas L6 PHEV
    Anjar Leksana, Hari ini
  • Kia Perluas Ekspansi, Resmikan Diler Baru di Surabaya
    Kia Perluas Ekspansi, Resmikan Diler Baru di Surabaya
    Eka Zulkarnain H, 14 Mei, 2026
  • Hyundai Indonesia Terbangkan Pemenang Test Drive ke Los Angeles
    Hyundai Indonesia Terbangkan Pemenang Test Drive ke Los Angeles
    Anjar Leksana, 14 Mei, 2026
  • Jetour T1 dan T2 PHEV Siap Masuk Pasar Indonesia, NJKB Sudah Ada
    Jetour T1 dan T2 PHEV Siap Masuk Pasar Indonesia, NJKB Sudah Ada
    Anjar Leksana, 13 Mei, 2026
  • Enam Dekade Sang Legenda, Toyota Rilis Corolla Edisi Spesial 60th Anniversary
    Enam Dekade Sang Legenda, Toyota Rilis Corolla Edisi Spesial 60th Anniversary
    Anjar Leksana, 13 Mei, 2026

Artikel Mobil dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Hyundai Pleos Connect, Revolusi Infotainment Berbasis AI untuk Masa Depan SDV
    Hyundai Pleos Connect, Revolusi Infotainment Berbasis AI untuk Masa Depan SDV
    Anindiyo Pradhono, Hari ini
  • Freelander Bereinkarnasi Menjadi SUV Listrik Berbasis Teknologi Chery
    Freelander Bereinkarnasi Menjadi SUV Listrik Berbasis Teknologi Chery
    Anindiyo Pradhono, 13 Mei, 2026
  • BYD Atto 1 2026 Lebih Canggih dengan Teknologi LiDAR
    BYD Atto 1 2026 Lebih Canggih dengan Teknologi LiDAR
    Anjar Leksana, 13 Mei, 2026
  • Lexus TZ 2027 Debut, Era Baru SUV Listrik Premium dengan Kenyamanan Lounge Berjalan
    Lexus TZ 2027 Debut, Era Baru SUV Listrik Premium dengan Kenyamanan Lounge Berjalan
    Anjar Leksana, 12 Mei, 2026
  • Toyota Siapkan Skuter Hydrogen Berbasis Platform Suzuki Burgman
    Toyota Siapkan Skuter Hydrogen Berbasis Platform Suzuki Burgman
    Anjar Leksana, 11 Mei, 2026
  • Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Tips Pengecekan Rem Mobil dari Suzuki Sebelum Mudik Lebaran
    Anjar Leksana, 10 Mar, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*