Jualan Ritel Mobil Daihatsu Meningkat 51,5 Persen di 2021, Konsisten Jaga Peringkat 2

Jualan Ritel Mobil Daihatsu Meningkat 51,5 Persen di 2021, Konsisten Jaga Peringkat 2

Daihatsu Indonesia mencatatkan penjualan mobil yang positif sepanjang 2021 kemarin. Dari paparan mereka, jualan secara retail (diler ke konsumen) mencatatkan angka sebanyak 151.107 unit atau menguasai market share sebesar 17,5 persen.

Torehan ini membuat Daihatsu tetap mengukuhkan posisi ke 2 selama 13 tahun berturut-turut dalam segi penjualan ritel otomotif nasional sejak 2009 silam. Bila membandingkan penjualan ritel tahun 2020 di angka 100 ribu unit artinya jenama asal Jepang tersebut mendapatkan kenaikan penjualan sampai 51,5 persen. Sementara market share-nya juga terkerek 0,2 persen yang mana tahun sebelumnya hanya 17,3 persen.

Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), hendrayadi lastiyoso mengungkapkan pada dasarnya penjualan mobil secara nasional di 2021 meningkat 1,5 atau 50 persen dibandingkan tahun 2020. Melonjaknya penjualan mobil harus diakuinya lantaran penerapan PPnBM DTP.

Xenia

"Kita harus berterima kasih kepada pemerintah karena semua ini adalah dukungan pemerintah lewat kebijakan PPnBM DTP. 2 Bulan pertama di 2021 sebelum ada PPnBM pasar otomotif kita di bawah torehan 2020 tetapi ketika ada kebijakan PPnBM di Maret sampai Desember (2021) penjualannya langsung meningkat," kata Hendrayadi di acara diskusi virtual, Kamis (13/1/2022).

Selain faktor adanya kebijakan bebas PPnBM yang membuat penjualan mobil apik di 2021, ragam kemunculan produk baru juga menstimulasi konsumen. Terkhusus Daihatsu, sepanjang tahun lalu mereka sudah meluncurkan 3 mobil anyar yakni Rocky, New Terios Eco Idle, dan menutup dengan all new Xenia.

"Secara wholesales (pabrik ke diler) market Daihatsu naiknya dari 164.900 unit di di 2021 dan jika dikomparasi ke 2020 ada kenaikan 82 persen. Ini mengakibatkan market share Daihatsu di wholesales mengalami improvement yang cukup signifikan yakni 1,6 persen dari semula 17,0 persen (2020) naik menjadi 18,6 persen (2021)," ucapnya.

Daihatsu Rocky

Xenia Bukan Jadi Tulang Punggung Penjualan

Pencapaian positif penjualan Daihatsu di 2021 ternyata bukan didulang dari Xenia melainkan datang dari segmen kendaraan komersialnya. Ya, dia adalah Gran Max Pick Up yang mencatatkan angka 39,3 ribu unit.

"Yang paling banyak adalah Gran Max Pick Up. Itu kalau dihitung kontribusinya adalah 26 persen dari total penjualan kita," jelasnya.

Hendrayadi menjelaskankan, penjualan kendaraan komersial yang mengalami peningkatan di 2021 disebabkan banyaknya konsumen yang membutuhkan model tersebut, termasuk dari pengusaha. Apalagi saat situasi pandemi sudah mulai turun, banyak konsumen yang mulai membeli kendaraan komersial untuk usahanya.

Sementara itu Daihatsu Xenia berada di posisi ke-6 dengan catat penjualan sebanyak 11.400 unit atau berkontribusi bagi penjualan sebanyak 7,5 persen saja. Hendrayadi mengatakan alasan Xenia hanya bisa mendapatkan angka tersebut karena di tahun lalu ada pergantian model dan peluncurannya baru terjadi 1,5 bulan sebelum tutup tahun.

"Jadi memang penjualannya lebih didominasi model yang lama. Tetapi dari pantauan kita selama 1,5 bulan kemarin all new Xenia sudah memberikan kontribusi yang cukup baik penjualannya meningkat atau sudah di atas 1.500-an unit," pungkasnya. (Kit/Raju)

Penjualan Mobil Daihatsu di 2021:

  • Daihatsu Gran Max Pick Up: 39,3 ribu unit
  • Daihatsu Sigra: 38,3 ribu unit
  • Daihatsu Ayla: 20,8 ribu unit
  • Daihatsu Terios: 18,8 ribu unit
  • Daihatsu Gran Max Minibus: 12,3 ribu unit
  • Daihatsu Xenia: 11,4 ribu unit
  • Daihatsu Rocky: 7 ribu unit
  • Daihatsu Luxio: 2,5 ribu unit
  • Daihatsu Sirion: 600 unit 

Baca juga: Daihatsu Dukung Wacana Mobil Rakyat, 3 Produknya Berpotensi Masuk Kriteria

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil