Harga Spare Part Suzuki Terlalu Mahal? Coba Cek Sendiri

Harga Spare Part Suzuki Terlalu Mahal? Coba Cek Sendiri

Suku cadang orisinal menjamin kelangsungan hidup kendaraan – tentu jika dibarengi kedisiplinan perawatan. Namun terkadang banyak anggapan kalau spare part genuine ‘mahal’. Meski mahal dan murah itu relatif, bukan tidak mungkin harga tinggi disebabkan ulah oknum tertentu. Patut dicurigai.

Andai membandingkan spare part OEM dengan aftermarket second grade, atau bahkan kw, jelas mahal. Setiap perbandingan perlu lawan setara. Sesuai premis itu, Suzuki berani menjamin produk pengganti mereka cukup ramah di kantong, dalam arti tidak menjadi barang termahal di pasaran.

Hal ini dijelaskan oleh Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Motor, Christiana Yuwantie. “Sebelum kami launching produk model apapun, kami selalu melakukan study. Spare part ini tidak boleh paling mahal, harga kami harus average,” ungkap Christiana. Ia pun menegaskan,”Sepanjang kami memonitor, kami selalu menjaga spare part kami itu tidak paling mahal. Jadi perbandingannya harus genuine to genuine.”

Baca Juga: Suzuki Indonesia Klaim Durasi Analisis dan Servis Mobil Lebih Cepat 300 Persen

Christiana mengkhawatirkan tingginya banderol harga justru akibat ulah oknum tertentu. Nah, menanggulangi masalah ini, ia menyarankan konsumen untuk meninjau kembali harga sebenarnya. Mudah, salah satu cara melalui Parts Catalogue di situs resmi Suzuki (Suzuki.co.id/eparts). Ia menekankan bahwa harga tertera berlaku di seluruh Indonesia.

harga spare part suzuki

Banyak komponen spesifik bisa ditemukan dalam situs. Pilihan beragam mulai dari line up teranyar seperti XL7, Ertiga hingga model lama sekalipun. Ambil contoh duo Aerio dan Baleno. Ada pula seleksi komplet untuk roda dua seperti Suzuki Satria 120 hingga GSX-R150 teranyar. Yang pasti Suzuki akan mem-backup spare part kendaraan hingga 10 tahun sejak suatu model dipensiunkan.

Kalau ingin crosscheck langsung satu barang bisa memasukkan part number. Atau, laman eparts dapat juga dimanfaatkan untuk menelusuri daftar pengganti. Persis seperti buku katalog. Di dalamnya terdapat bermacam set diagram berisi seleksi mendetail baik fast moving atau slow moving parts. Misal perlu sepaket gasket mesin Jimny Wide 2017, diketahui satu set diberi label Rp 972.500.

Jika memang barang orisinal dirasa terlalu mahal, biasanya ada alternatif aftermarket. Suzuki pun perlahan kembangkan segmen komponen pengganti second-grade. “Untuk mengatasi aftermarket, yang merek lain sudah kelola, kami sekarang juga sudah mulai punya second grade namanya SARP (Suzuki Authorized Replacement Parts). Tapi memang masih lebih banyak ke mobil-mobil komersial kami, seperti angkot,” papar Christiana. “Kedepan tidak menutup kemungkinan kami akan juga kelola untuk motor guna mengatasi persaingan aftermarket,” tambahnya.

Baca Juga: Xiaomi Kenalkan R/C Suzuki Jimny, Bakal Membuat Mobil Sungguhan?

Bisa Pesan Online

Untuk memudahkan pelanggan dalam membeli spare parts, Suzuki hadirkan aplikasi smartphone My Suzuki. Diluncurkan pada gelaran IMOS 2018, aplikasi ini menjadi basis penjualan suku cadang, oli, dan aksesori resmi Suzuki secara online. Berlaku untuk roda dua dan empat. Sama seperti dalam laman eparts, katalog di dalamnya mencantumkan harga ritel sehingga dapat pula dijadikan acuan kalau sedang berburu parts.

Ya, lewat My Suzuki konsumen bisa memesan produk di diler yang terintegrasi. Pengiriman bisa dilakukan lewat kurir sebagaimana belanja online. Terkait pembayaran, ada beragam pilihan mulai dari transfer bank dan ATM, virtual account, kartu kredit, hingga memanfaatkan fitur dompet digital seperti Go-Pay. Terdapat fitur Live Chat jika ingin berkonsultasi langsung via pesan teks dengan diler tujuan.

Nah, aplikasi dapat pula dinyalakan bila ingin sekaligus melakukan pemasangan parts. Hanya saja perlu memenuhi satu syarat. “Jadi kami memberi menu pilihan kepada konsumen, mereka memilih spare part yang diinginkan kemudian bisa memilih diler dimana ingin pasang. Tetapi syaratnya spare part itu harus dibeli di diler yang dipilih,” papar Christiana. (Krm/Odi)

Baca Juga: Suzuki Pamer Across, Kembaran Toyota RAV4 Berteknologi Plug-in Hybrid

Model Mobil Suzuki

  • Suzuki Ertiga
    Suzuki Ertiga
  • Suzuki XL7
    Suzuki XL7
  • Suzuki Carry
    Suzuki Carry
  • Suzuki Ignis
    Suzuki Ignis
  • Suzuki Jimny
    Suzuki Jimny
  • Suzuki APV Luxury
    Suzuki APV Luxury
  • Suzuki APV Arena
    Suzuki APV Arena
  • Suzuki Karimun Wagon R GS
    Suzuki Karimun Wagon R GS
  • Suzuki Karimun Wagon R
    Suzuki Karimun Wagon R
  • Suzuki SX4 S Cross
    Suzuki SX4 S Cross
  • Suzuki Baleno
    Suzuki Baleno
Mobil Suzuki

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Suzuki Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Suzuki