Giliran Audi Tersandung Skandal Emisi

Giliran Audi Tersandung Skandal Emisi

Skandal diesegate yang dilakukan oleh pabrikan raksasa Volkswagen ternyata masih jauh dari kata 'selesai'. Setelah proses hukum di Amerika Serikat yang akhirnya menjatuhkan denda besar terhadap VW, kini terdeteksi mobil-mobil Audi juga memiliki peranti kecurangan yang sama.

Peranti tersebut bisa mendeteksi jika mobil sedang menjalani uji emisi, sehingga hasil pengujian yang dihasilkan mampu memenuhi harapan. Namun saat berada di lingkungan sebenarnya, hasil tersebut ternyata melenceng jauh.

Dan inilah yang menjadi masalah. Hingga sekarang, VW masih berusaha untuk memenuhi tuntutan hukum tersebut. Dan mereka tidak hanya berhadapan dengan soal legal di Amerika Serikat, tapi di negara-negara lain yang konsumennya merasa dirugikan.

Q7, suv baru Audi

Akibat skandal ini VW Group terpaksa merevisi strategi masa depan mereka,dan regulator (pemerintah) yang merasa kecolongan langsung bertindak dengan mengeluarkan peraturan-peraturan baru. Salah satu langkah yang ditempuh VW adalah mengurangi (atau menghilangkan) mesin diesel dari deretan produknya di beberapa negara Eropa dan Amerika, untuk kemudian fokus mengembangkan dan memproduksi mobil listrik.

Regulator di Uni Eropa bahkan lebih tegas: Para produsen kendaraan akan dipaksa untuk memproduksi mobil yang emisinya nol dalam beberapa tahun mendatang, dan dilarang menjual mobil bermesin konvensional.

Sialnya, Amerika Serikat yang masih dongkol dengan kelakuan VW menemukan hal baru. Menurut koran Bild Am Sonntag, California Air Resource Board (CARB), badan pengawasan lingkungan negara bagian California, menemukan software(peranti lunak) mencurigakan yang 'serupa tapi tak sama' dengan yang pernah ditemukan sebelumnya di produk bermesin diesel Volkswagen.

Guratan tegas Q2 membuatnya tampak bertenaga

Peranti lunak tersebut ditemukan pada pada kendaraan Audi bertransmisi otomatis, dan ditemukan pada musim panas lalu. Celakanya, mobil Audi yang menggunakan software ini juga dipasarkan di Eropa, dan tidak hanya yang bermesin diesel!

Cara kerjanya pun cukup canggih dan rapi. Software tersebut bisa mendeteksi bahwa jika mobil berjalan tapi kemudi tidak digerakan, maka ia akan berasumsi sedang menjalani uji emisi.

Software ini kemudian bereaksi dengan mengaktifkan peranti lunak lainnya yang mengatur perpindahan gigi, sehingga mobil bisa bergerak dengan halus dan menghasilkan emisi yang minim. Saat kemudi digerakan lebih dari 15 derajat ke kiri atau kanan, maka peranti ini akan mati, dan mobil akan bertingkah seperti biasa.

Baca Juga: Skandal VW juga berimbas pada 3 pabrikan Jepang

Sumber: Bild Am Sonntag via Carscoops

Model Mobil Audi

  • Audi R8
    Audi R8
  • Audi A6
    Audi A6
  • Audi A7
    Audi A7
  • Audi  TTS Coupe
    Audi TTS Coupe
  • Audi Q3
    Audi Q3
  • Audi TT Coupe
    Audi TT Coupe
  • Audi Q7
    Audi Q7
  • Audi A4
    Audi A4
  • Audi Q5
    Audi Q5
  • Audi A5
    Audi A5
  • Audi Q8
    Audi Q8
  • Audi A3
    Audi A3
  • Audi A8 L
    Audi A8 L
  • Audi RS5
    Audi RS5
Mobil Audi

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Audi Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Audi