Penjualan Daihatsu Tumbuh 8 Persen hingga Oktober 2026
Daihatsu mencatat penjualan retail 121.471 unit, mereka mengandalkan tiga pilar kemudahan kepemilikan
Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat pertumbuhan penjualan retail sepanjang Januari–Oktober 2026. Total distribusi dari diler kepada konsumen mencapai 121.471 unit. Angka ini meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pada Januari–Oktober 2025, penjualan retail mereka tercatat sebanyak 112.530 unit. Pencapaian ini memperlihatkan kontribusi sejumlah model dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.
KEY TAKEAWAYS
Berapa penjualan retail Daihatsu sepanjang Januari–Oktober 2026?
Daihatsu mencatat penjualan retail sebanyak 121.471 unit. Angka ini meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.Model apa yang menjadi kontributor terbesar penjualan Daihatsu?
Gran Max menjadi kontributor terbesar dengan penjualan 62.377 unit. Model ini menyumbang sekitar 51 persen dari total penjualan retail Daihatsu.Seiring perkembangan kebutuhan konsumen, kemudahan memiliki kendaraan tidak sebatas proses pembelian. Pemilik juga mempertimbangkan kepraktisan penggunaan dan biaya perawatan selama masa kepemilikan. Nilai jual kembali turut menjadi aspek ketika konsumen berencana berganti mobil. Daihatsu mengangkat kebutuhan itu melalui semangat 'Karena Kamu Ada – Semua Jadi Mudah'. Strategi ini diterjemahkan melalui tiga pilar utama, yakni Mudah Punya, Mudah Pakai dan Mudah Jual Kembali.
Gran Max Jadi Tulang Punggung Penjualan Daihatsu
Masing-masing model memberikan kontribusi berbeda terhadap pencapaian penjualan retail Daihatsu. Gran Max menjadi penyumbang terbesar sepanjang sepuluh bulan pertama 2026. Model kendaraan niaga ini terjual sebanyak 62.377 unit. Kontribusinya mencapai sekitar 51 persen dari keseluruhan penjualan perusahaan. Angka itu meningkat sekitar 29 persen dibandingkan periode Januari–Oktober 2025.
Dari capaian ini, Gran Max masih memegang peran penting bagi bisnis Daihatsu. Kendaraan niaga tersebut menyasar kebutuhan mobilitas usaha dengan beragam aktivitas operasional. Kontribusi lebih dari separuh total penjualan memperlihatkan besarnya peran segmen komersial. Pertumbuhan 29 persen juga menunjukkan peningkatan permintaan terhadap model ini. Gran Max menjadi salah satu penopang utama pencapaian perusahaan sepanjang 2026.
Ayla dan Sigra Perkuat Segmen LCGC
Pada segmen kendaraan keluarga, Daihatsu mengandalkan lini Low Cost Green Car (LCGC). Ayla dan Sigra secara akumulatif mencatat penjualan 36.459 unit. Kontribusi keduanya mencapai sekitar 30 persen dari total penjualan retail ADM. Segmen ini menjadi bagian penting dalam menjangkau konsumen dengan kebutuhan mobilitas keluarga.
Lalu beberapa model juga mencatat pertumbuhan positif sepanjang Oktober 2026. Ayla membukukan penjualan sebanyak 1.005 unit, meningkat sekitar 32 persen. Sigra terjual 2.744 unit atau tumbuh sekitar 17 persen. Pencapaian itu memperlihatkan perkembangan permintaan pada dua model LCGC Daihatsu. Keduanya menyasar kebutuhan konsumen melalui karakter kendaraan berbeda.
Terios Ikut Menjaga Kontribusi Segmen SUV
Beranjak ke segmen sport utility vehicle (SUV), Terios mencatat penjualan 12.425 unit. Kontribusinya mencapai sekitar 10 persen dari total penjualan retail Daihatsu selama Januari–Oktober 2026. Model ini juga mencatat pertumbuhan penjualan bulanan pada Oktober. Terios membukukan 1.305 unit atau meningkat sekitar 12 persen dibandingkan Oktober tahun lalu.
Pencapaian tersebut memperlihatkan bahwa sumbangsih penjualan Daihatsu berasal dari beberapa segmen. Kendaraan niaga, LCGC, dan SUV memiliki karakter kebutuhan konsumen berbeda. Gran Max menopang kebutuhan usaha, sementara Ayla dan Sigra menyasar mobilitas keluarga. Terios melengkapi pilihan bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan berkarakter SUV. Perbedaan segmen ini membentuk struktur penjualan ADM sepanjang tahun.
Tiga Pilar Kemudahan Menjadi Strategi Daihatsu
Bagi Daihatsu, angka penjualan juga berkaitan dengan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan. Perusahaan mengusung tiga pilar kemudahan sepanjang siklus kepemilikan kendaraan. Mudah Punya menggambarkan kemudahan konsumen saat memilih dan memperoleh mobil. Mudah Pakai berkaitan dengan kebutuhan penggunaan kendaraan sehari-hari. Sementara Mudah Jual Kembali menjadi perhatian ketika pemilik ingin mengganti kendaraan.
Untuk itu, Daihatsu ingin memperkuat hubungan dengan pelanggan. Perusahaan memandang kebutuhan konsumen terus berkembang mengikuti aktivitas keluarga maupun usaha. Kendaraan juga menjadi bagian dari mobilitas harian dalam berbagai kondisi. Karena itu, pengalaman kepemilikan menjadi bagian penting dalam strategi layanan Daihatsu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan kepada Daihatsu. Bagi kami, angka penjualan ini menjadi dorongan untuk terus memahami apa yang dibutuhkan masyarakat. Baik kendaraan untuk keluarga, aktivitas sehari-hari, maupun usaha. Melalui semangat ‘Karena Kamu Ada – Semua Jadi Mudah’. Kami ingin terus memberikan kemudahan bagi pelanggan sejak memilih kendaraan hingga sepanjang masa kepemilikan,” ucap Rokky Irvayandi, Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, melalui surel. (ALX)
Baca Juga:
BFI Tawarkan Dana Express Mobil bagi Pemilik Mobil Listrik, Bunga Mulai 0,78 Persen
Carvaganza Editors’ Choice Awards 2026 Umumkan 23 Pemenang, Wuling Eksion Raih Car of the Year
Jeep Wrangler Rubicon 4-Door Tuscadero Tersedia di Indonesia, Harga Rp2,42 Miliar
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Daihatsu
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Daihatsu
- Populer
Video Mobil Daihatsu Terbaru di Oto
Artikel Mobil Daihatsu dari Carvaganza
Artikel Mobil Daihatsu dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature