Lexus Menciptakan Mobil Kardus Bergerak Berukuran-Sebenarnya, yang Bernama ‘Mobil Origami’

JAKARTA: Ketika pabrikan otomotif di seluruh dunia berlomba-lomba menciptakan fitur canggih dan teknologi mutakhir untuk mempersembahkan kendaraan nyaman yang sarat-kekuatan, merek mewah Jepang Lexus malah tampil dengan mobil inovatif, yang benar-benar ‘di luar kebiasaan’. Perusahaan ini telah menciptakan mobil yang terbuat dari kardus. Ya, benar, sungguh! Mobil berukuran sebesar mobil sungguhan ini diciptakan dari 1700 potong kardus dengan beberapa elemen unik. Perusahaan telah menamakan mobil ini sebagai ‘Mobil Origami’ dan telah memamerkan bakat dari para insinyur dan perancangnya. Juru bicara resmi yang mewakili merek tersebut pun berujar, “Mobil Origami ini membawa jiwa para pakar berbakat ke tingkat yang lebih jauh, dan merangkul semangat Lexus dalam Menciptakan Kampanye Merek Dunia yang Menakjubkan.”

Baca Juga: Merek Mewah Lexus Dipesan Sebanyak 182 unit di GIIAS 2015

Mobil Origami dibuat dari potongan kardus setebal 10-mm yang direkatkan bersama untuk menyerupai bentuk yang sesungguhnya dengan akurat. Mobil ini dikatakan akan menjadi replika sedan Lexus IS yang memamerkan pintu-pintu fungsional, interior lengkap, roda bergulir dan lampu depan. Tidak hanya itu, mobil ini juga ditenagai dengan motor elektrik dibawah bingkai baja dan aluminium sehingga dapat dikendarai di jalanan. Merek mewah ini memang telah menciptakan mobil mewah memikat tersebut dengan bantuan dari perusahaan yang berbasis di London - LaserCut Works dan Scales and Models, yang telah memiliki berpengalaman dalam merancang model arsitektur.

Lexus 9

Dalam kata-katanya, Ruben Marcos – Penemu dan Direktur Perusahaan Scales and Models mengatakan, “Ini adalah pekerjaan yang membutuhkan kecermatan, dengan lima orang yang terlibat dalam desain digital, permodelan, pemotongan laser dan perakitan. Sama seperti Lexus, kami juga berkomitmen untuk menciptakan karya berkualitas terbaik. Kursi-kursinya pun harus dibuat berkali-kali untuk memperoleh keakuratan dan roda-rodanya juga memerlukan banyak sentuhan akhir. Setelah kita bisa melihat bentuk potongan-potongan fisiknya, barulah kita bisa mengenali perbaikan yang diperlukan – sama seperti yang lainnya, diperlukan beberapa trial dan eror, tetapi karena kami telah memiliki semua sumber daya yang kami butuhkan di pabrik, maka pembuatannya pun tidaklah terlalu menyulitkan.”

Baca Juga: Lexus, Nissan, dan Toyota Meluncurkan Mobil Hybrid Mewah Mereka di GIIAS 2015