Daihatsu Pamerkan Empat Kei Car di GIIAS 2026, Tawarkan Gambaran Mobilitas Ringkas nan Efisien
Midget X, K-Vision, K-OPEN, hingga e-ATRAI menjadi representasi arah pengembangan kendaraan kompak Daihatsu untuk berbagai kebutuhan mobilitas
Di GIIAS 2026, Daihatsu memperlihatkan arah pengembangan mobilitas masa depan. Pabrikan menampilkan 16 kendaraan di booth ICE BSD City. Empat unit di antaranya berasal dari keluarga Kei Car yang selama ini menjadi salah satu ikon kendaraan kompak di Jepang. Keempat model mengusung tema Small But Capable dengan pendekatan berbeda sesuai kebutuhan pengguna. Mulai dari kendaraan listrik perkotaan, hybrid praktis, roadster sporty, hingga van listrik untuk sektor logistik.
KEY TAKEAWAYS
Apa saja Kei Car Daihatsu yang dipamerkan di GIIAS 2026?
Daihatsu membawa empat Kei Car, yaitu Midget X, K-Vision, K-OPEN, dan e-ATRAI dengan karakter berbeda.Model mana yang sudah dipasarkan?
e-ATRAI menjadi satu-satunya model produksi dan telah dijual di Jepang sejak Februari 2026.Midget X Terinspirasi Bemo dengan Pendekatan Kendaraan Listrik
Salah satu daya tarik utama datang dari Midget X. Mobil konsep berwarna Sol Blue ini menggunakan sistem penggerak Battery Electric Vehicle (BEV). Dimensinya lebih ringkas dibanding Kei Car reguler. Yakni panjang 2.200 mm, lebar 1.295 mm, dan tinggi 1.680 mm. Ukuran kompak membuatnya lincah digunakan di kawasan perkotaan. Walau kecil, kabin tetap dirancang memberi rasa aman dan nyaman selama perjalanan.
Keunikan lain terlihat pada konfigurasi tempat duduk 1+2. Pengemudi duduk di posisi tengah bagian depan. Dua penumpang menempati kursi belakang sehingga interaksi terasa lebih dekat. Desain pintu dengan bukaan ke depan juga mempermudah akses keluar masuk kabin. Midget X sekaligus menjadi interpretasi modern Daihatsu Midget generasi pertama yang dikenal masyarakat Indonesia sebagai Bemo pada era 1960-an.
K-Vision Mengusung Hybrid Tanpa Perlu Isi Daya
ADM juga membawa K-Vision berwarna Vision Silver Mica. Mobil konsep ini menggunakan teknologi e-SMART HYBRID yang serupa Rocky Hybrid di Indonesia. Sistem memanfaatkan motor listrik sebagai penggerak utama tanpa memerlukan pengisian daya eksternal. Pendekatan ini menawarkan efisiensi sekaligus kemudahan penggunaan harian. Pengemudi cukup mengisi bahan bakar seperti mobil konvensional.
Nah K-Vision dibangun menggunakan platform terbaru Daihatsu. Kabin dirancang lapang dengan pintu geser yang memudahkan akses penumpang. Kendaraan ini juga mampu menyuplai listrik ke perangkat eksternal. Kemampuan itu membuat fungsi mobil meluas, bukan sekadar alat transportasi. Konsep seperti ini memperlihatkan bagaimana kendaraan dapat mendukung aktivitas sehari-hari secara lebih fleksibel.
K-OPEN Tetap Mengutamakan Sensasi Berkendara
Berbeda dari dua model lain, K-OPEN mengusung karakter sport. Mobil konsep berwarna Matador Red Pearl ini dikembangkan dari basis Daihatsu Copen. Penggeraknya masih menggunakan mesin bensin sehingga mempertahankan sensasi berkendara konvensional. Konfigurasi Front Engine Rear Wheel Drive (FR) menjadi salah satu nilai jual utama. Tata letak itu dikenal mampu menghasilkan distribusi bobot lebih seimbang.
Ia punya panjang 3.395 mm dengan kapasitas dua penumpang. Ukuran mungil membuat mobil terasa lincah saat bermanuver. Karakter seperti ini menyasar pengemudi yang mengutamakan kesenangan berkendara. Daihatsu menunjukkan elektrifikasi bukan satu-satunya arah pengembangan. Pengalaman mengemudi tetap menjadi bagian penting dalam pengembangan produk.
e-ATRAI Siap Mendukung Distribusi Logistik
Lalu model produksi yang ikut dipamerkan adalah e-ATRAI. Kendaraan listrik ini mulai dipasarkan di Jepang sejak Februari 2026. Segmennya ditujukan bagi kebutuhan niaga ringan dan distribusi logistik harian. Peran utamanya mendukung pengiriman hingga area last-mile delivery. Karena itu, efisiensi operasional menjadi perhatian utama.
e-ATRAI menggunakan sistem Battery Electric Vehicle terbaru bernama e-SMART ELECTRIC. Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh. Sekali pengisian penuh, jarak tempuhnya diklaim melebihi 250 kilometer. Pengisian cepat 50 kW memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen dalam sekitar 50 menit. Kendaraan ini juga dibekali stop kontak AC 100 volt dengan daya 1.500 watt. Fitur itu memungkinkan pengguna mengoperasikan berbagai perangkat elektronik langsung dari mobil.
Yasushi Kyoda, presiden direktur Astra Daihatsu Motor, mengatakan tema Small But Capable menggambarkan upaya Daihatsu menghadirkan kendaraan kompak yang praktis, efisien, dan menyenangkan. Menurutnya, seluruh model di booth diharapkan memberi inspirasi baru mengenai mobilitas masa depan. Pengunjung juga dapat melihat bagaimana Daihatsu mengembangkan kendaraan sesuai kebutuhan masyarakat yang terus berubah. (ALX)
Baca Juga:
Indonesia Jadi Debut Asia Tenggara Xpeng L03, SUV Coupe AI Pertama Dipamerkan di GIIAS 2026
Lepas Gandeng Jakarta Fashion Week di GIIAS 2026, Mobil Listrik Kini Bagian Gaya Hidup
Subaru Outback Generasi Ketujuh Resmi Meluncur di GIIAS 2026, Datang Bersama Tiga Edisi Spesial
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Daihatsu
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Daihatsu
- Populer
Video Mobil Daihatsu Terbaru di Oto
Artikel Mobil Daihatsu dari Carvaganza
Artikel Mobil Daihatsu dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature