Mini Superleggera Akhirnya Mendapatkan ‘Lampu Hijau’
JAKARTA: Desain mobil konsep Mini Superleggera Vision memang sangatlah unik dan memikat. Tidak heran jika sedan atap terbuka yang sempat dipamerkan di Villa d’Este Concorso d’Eleganza, Italia, pada musim semi 2014 silam ini, sangat dinanti-nantikan oleh penggemarnya. Namun, setahun lamanya, status mobil tersebut berada dalam ketidakjelasan, apakah akan diproduksi atau sebaliknya.
Ketika peluncuran perdana Superleggera sebagai mobil konsep di Italia, Peter Schwarzenbauer, selaku kepala eksekutif Grup BMW yang bertanggung jawab pada Mini dan Rolls Royce juga sempat mengatakan bahwa keputusan mengenai status produksi Superleggera masih dalam tahap kajian, mengingat berbagai hal teknis harus dipertimbangkan secara matang. “Harus menyelidiki dengan serius, Anda dapat melihat berbagai opsi. Sampai timbul pertanyaan : apakah kita akan produksi sendiri atau diberikan kepada orang lain. Untuk mengevaluasi semua ini, saya pikir butuh waktu setidaknya enam bulan,” ujar Schwarzenbauer kepada media lokal (10/9/2014).
Enam bulan telah berlalu dan Schwarzenbauer telah menepati janjinya dan para pencinta Mini patut bergembira dalam menantikan kehadiran mobil tersebut. Setelah cukup lama menunggu kepastian nasibnya, Mini Superleggera akhirnya mendapat ‘lampu hijau’ untuk memasuki jalur produksi dalam waktu dekat. Kabar ini dirilis dari sumber terpercaya, yang mengklaim bahwa kendaraan premium tersebut telah mendapat persetujuan produksi, yang akan dimulai pada tahun 2018. Menurut laporan dari media lokal, mobil tersebut dikonfirmasikan akan diproduksi secara massal.
Bekerja sama dengan coachbuilder Touring Superleggera, Mini generasi kedelapan ini mencoba tampil beda dalam hal desain. Sebagai pelengkap dari varian coupe dan roadster, Mini Superleggera mengkolaborasikan unsur klasik Italia dengan semangat modern ala Britania Raya, tanpa menghilangkan nuansa elegannya. Model Mini Superleggra juga akan mengusung konsep gaya soft top dengan dua tempat duduk bergaya sporty. Selain itu, mobil konsep ini akan dibuat lebih ramping dengan tambahan styling cleaver Eater Eggs, yaitu lampu ekor (tailights) dengan bendera kebanggaan Inggris, Union Jack dan lampu utama bulat ala Mini. Nuansa minimalis pun semakin kental dengan desain interiornya yang sangat memikat. Kabin mungil khas Mini yang beraksen aluminium dan kulit menawarkan kemewahan tersendiri dan semangat modern untuk para penumpangnya.
Hingga detik ini, informasi mengenai jantung pacu Mini Superleggera masih sangat terbatas. Tetapi, kemungkinan besar akan dibekali dengan motor listrik dan mesin konvensional dengan pilihan sistem penggerak dua roda depan atau penggerak seluruh roda (all-whell drive). Indikasi penggunaan motor listrik ini terlihat dari model konsep Mini yang tidak menggunakan saluran pembuangan pembakaran dan tanpa tuas transmisi.
Superleggera yang bakal masuk ke lini produksi ini sekaligus mensinyalir bahwa akan ada mobil konsep lainnya yang batal untuk diproduksi. Pasalnya, Schwarzenbauer sempat mengatakan bahwa perusahaan akan mengurangi jumlah model yang dipasarkan. Di bawah merek MINI, Grup BMW hanya akan memasarkan lima model yang berpotensi untuk dijadikan andalan perusahaan. Belum ada keputusan yang diambil menyangkut model mana yang akan dihentikan produksinya. Beberapa indikasi dari pengamat otomotif mengerucut pada model Roadster, Kupe, dan Paceman.
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil MINI
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan MINI
- Populer
Video Mobil MINI Terbaru di Oto
Artikel Mobil MINI dari Carvaganza
Artikel Mobil MINI dari Zigwheels
- Motovaganza