Keistimewaan Dua Model Terbatas Mercedes-Benz, Rayakan Eksistensi 50 tahun di Indonesia

Keistimewaan Dua Model Terbatas Mercedes-Benz, Rayakan Eksistensi 50 tahun di Indonesia

Konferensi pers digital Mercedes-Benz Virtual Expo dibarengi dengan perkenalan tiga model baru. Dua di antaranya merupakan varian unik untuk memperingati eksistensi 50 tahun Mercedes-Benz di Indonesia. Ialah S-Class dan G-Class Edition 50. Sebagai edisi spesial, keduanya dipasarkan dalam jumlah terbatas.

Mercedes Benz S450 L AMG Edition 50

Mercedes-Benz S 450

Sonderklasse, atau S-Class, selalu menggambarkan puncak kemewahan dari merek berlogo Three Pointed Star ini. Meski begitu, lenggokannya tidak melulu elegan karena divisi AMG ikut mencampuri urusan sang flagship. Di luaran sana mungkin lazim melihat S-Class berdandan sporty, tapi lain cerita di Indonesia. Pasalnya, untuk kali pertama sang sedan flagship mengenakan baju dan jeroan interior AMG Line.

Basis pembangun sendiri berasal dari S450L generasi W222. Sebuah perpaduan unik lantaran sedan mewah long wheelbase disudahi baju sporty. Nuansa atletis ditampilkan lewat bodikit AMG, memainkan kanal udara besar di depan. Menyesuaikan rancangan tubuh, S-Class Edition 50 ini mengadopsi pelek 19 inci AMG 5 Twin-Spoke.

Baca Juga: Gelar Virtual Expo, Mercedes-Benz Rilis Dua Model Baru Edisi Terbatas

Dalam kabin, sudah jelas bakal disuguhi rasa premium. Sentuhan Nappa Leather dijamin menggugah, belum lagi interior dihias ornamen Black Hi Gloss Poplar Wood Trim. Lalu, Ambient Lighting 64 warna sanggup menciptakan atmosfer kabin sesuai mood yang diinginkan. Kendati begitu, identitas AMG hadir lewat Flat Bottom Steering Wheel. Selain memudahkan akses masuk, ia menampilkan nuansa kompetisi.

Meski dandan ala tuner pabrikan asal Affalterbach, Jerman, jati diri S-Class tidak dilengserkan sama sekali. Posisi duduk idaman ada di kursi belakang kiri. Selain mengadopsi alat pijat, duduk selonjoran dapat diraih lewat sentuhan tombol – mengeluarkan sandaran kaki sekaligus memajukan bangku depan. Pada armrest disediakan pula fungsi wireless charging.

Fitur berkendara komplet sewajarnya sedan flagship. Contoh Driving Assistance Package, memungkinkan pengendalian semi otomatis – mampu mengarahkan setir, rem, dan gas secara otomatis mengikuti marka jalan atau kendaraan di depan. Handling nyaman pun disajikan lewat air suspension.

Tenaga dihadirkan oleh jantung V6 3,0 liter biturbo, sebesar 367 hp di putaran 5.500 – 6.000 rpm. Sesuai karakteristik mesin turbo modern, torsi berlimpah sejak putaran rendah. Dicatatkan total 520 Nm keluar dari 2.000 hingga 4.200 rpm. Kemudian, seluruhnya tersalur ke roda belakang melalui girboks otomatis 9G-Tronic.

PT Mercedes Benz Distribution Indonesia (MBDI) memasarkan sang Sonderklasse edisi 50 tahun dalam jumlah terbatas. Seperti dipaparkan Department Manager Product and Pricing PT Mercedes Benz Distribution Indonesia, Radite Erlangga. “S-Class Edition 50 hanya tersedia dalam edisi terbatas. Unit ini sangat spesial karena untuk pertama kalinya S-Class W222 menggunakan bodi AMG dan hanya tersedia sebanyak 40 unit di Indonesia. Jadi ini sangat terbatas sekali,” jelas Radite

Mercedes AMG G63 Edition 50

Mercedes-AMG G 63 Edition 50

Di samping sedan flagship, MBDI juga mengenalkan satu jip legendaris dalam spek paling buas AMG G63 Edition 50. Disebutkan hanya delapan unit tersedia warna berbeda. Jika berjiwa konservatif atau tidak mau terlihat menyolok ada pilihan Black, Polar White, Graphite Metallic, atau Travertine Beige. Atau bila ingin tampil beda bisa memilih Hyacinth Red, South Se Blue, Sea Blue, atau Peryclase Green.

Baca Juga: Mercedes-AMG Tengah Siapkan Penerus G-Class 4x4 Squared

Terlepas dari seleksi kelir, yang pasti AMG G63 menyembunyikan potensi buas dalam tubuh mengotaknya. Mesin V8 biturbo 4,0 liter siapkan kekuatan 585 hp serta torsi puncak 850 Nm. Putaran mesin diterjemahkan ke empat roda melalui girboks otomatis 9 percepatan AMG Speedshift DCT.

Melansir situs AMG, SUV buas ini punya potensi hebat. Akselerasi ke 100 kpj hanya butuh 4,5 detik dari posisi diam. Kecepatan tinggi sudah pasti mampu diraih namun secara elektronik di tahan di angka 220 kpj.

Rancangan luar menegaskan G63 sebagai versi performa tinggi. Sedikit metroseksual dan tidak begitu kasar lantaran mengadopsi bumper tebal dan jalur intake besar. Ia dibekali paket eksterior Night Package dengan sentuhan detail hitam seperti grille dark chrome dan batok spion hitam megilap. Kuda-kuda bak penikmat aspal ditampilkan pelek 22 inci AMG Cross Spoke Forged Wheel.

Interior AMG Nappa Leather hitam dijahit dengan benang emas sebagai ciri khas 50 Edition. Tentunya cita rasa performa turut dituangkan hingga interior. Terutama di kokpit, setir dibungkus perpaduan material dynamica microfiber dan serat karbon. Trim serat karbon juga menghiasi kabin G63 Edition 50.

Banyak sokongan fitur bagi pengemudi. Salah satunya adalah AMG Button di setir, memudahkan perpindahan mode berkendara Dynamic Select tanpa perlu melepas genggaman. Di samping itu, bangku depan disematkan Active Multicontour Seat Package dengan fungsi pemijat, membuat penumpang depan tetap rileks dalam perjalan penuh tenaga AMG G63. (Krm/Odi)

Baca Juga: Mercedes-Benz Indonesia Masih Tunggu Situasi untuk Ikut GIIAS 2020

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store