Mercedes-Benz Indonesia Masih Tunggu Situasi untuk Ikut GIIAS 2020

Mercedes-Benz Indonesia Masih Tunggu Situasi untuk Ikut GIIAS 2020

Pameran otomotif akbar Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) direncanakan berlangsung Oktober 2020. Kendati masih berupa prediksi dan rencana. Mercedes-Benz Distribution Indonesia pun belum memastikan keikutsertaannya. Dikatakan, masih menunggu perkembangan situasi. Khususnya terkait dengan COVID-19.


Dipaparkan Choi Duk Jun, President Director PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, pihaknya masih mengevaluasi berbagai kemungkinan. Sambil berharap semua membaik. Dengan begitu, pameran bisa berjalan dan Mercedes-Benz bisa turut meramaikan.


"Di saat seperti ini, kita tahu sekarang sedang transisi PSBB. Kami harus mempertimbangkan sepenuhnya bagaimana perkembangannya. Saya berharap keadaan terkait COVID-19 membaik signifikan dalam minggu-minggu ke depan. Sehingga saat GIIAS 2020 digelar Oktober, kasus-kasus sudah menurun dan tak ada kekhawatiran besar. Jadi kami masih evaluasi, memantau situasi dan sambil berharap GIIAS bisa lanjut seperti rencana pada Oktober," tutur pria yang akrab disapa DJ dalam konferensi virtual (23/7).


Mercedes GLE


Presdir Mercedes-Benz Distribution Indonesia juga menyampaikan, GIIAS merupakan ajang yang emosional. Karena tahun lalu, perdana ia mewakili manufaktur di Indonesia dalam pameran akbar. "Saya mulai tugas 1 tahun lalu. GIIAS 2019 jadi event pertama yang saya ikuti dan pertama jumpa dengan media dan konsumen. Buat saya ada keterikatan spesial dan tahun lalu saya terkesan dengan keberlangsungannya. Terkhusus partisipasi konsumen dan publik. Jadi saya menanti GIIAS tahun ini."


Baca Juga: GIIAS 2020 Surabaya Ditiadakan, Jakarta Tetap Jalan


Pameran GIIAS 2020 sempat hampir batal dihelat karena pandemi COVID-19. Belakangan diumumkan, pelaksanaan diundur pada Oktober. Keputusan diambil dengan prediksi dan asumsi pandemi mulai mereda pada Juni. Sedang tiga bulan berikutnya dimanfaatkan untuk persiapan pameran. Baik dari penyelenggara maupun peserta.


Dalam perbincangan dengan pihak Seven Events Mei lalu dijelaskan, belum ada agen pemegang merek yang mundur dari keikutsertaan. Dari data per Maret 2020, 80 persen peserta sudah konfirmasi. Kendati begitu, sedang dilangsungkan pendataan dan pendaftaran ulang.


"Sampai detik ini kami belum terima secara official ada APM yang mundur. Memang mayoritas masih membahas secara internal. Kami harap akhir Juni 2020 kami menerima laporan daftar peserta. Sampai dengan Maret, 90 persen peserta ikut. Saat ini tengah proses registrasi ulang karena mereka punya strategi planning yang berbeda-beda. Kalau dari kami strateginya masih sama. Menyasar kelompok yang sama. Sudah dipetakan siapa mayoritas datang dan mana yang potensial melakukan transaksi," terang Agus Riyadi, Project Director Seven Events dalam live interview medio Mei lalu.


Sementara Rizwan Alamsjah, Ketua III Gaikindo sekaligus menjabat ketua penyelenggara pameran GIIAS menilai, helatan pameran bisa jadi upaya meningkatkan kinerja penjualan. "Pameran GIIAS The Series tetap menjadi pilihan terbaik bagi industri otomotif untuk kembali bangkit. Juga menunjukkan semangat pencapaian lewat berbagai produk dan inovasi terkini kepada masyarakat. Kemudian kembali memenuhi kebutuhannya pada 2020 ini."


Momentum Untuk Bangkit


Mercedes e-class


Pasar otomotif nasional turut terdampak signifikan karena virus corona melanda. Hingga Gaikindo merevisi target penjualan nasional. Ditargetkan sebelumnya penjualan di angka 1.050.000 unit. Kemudian dirilis patokan baru 600 ribu unit. Hampir 50 persen terpangkas.


Seluruh market mengalami kemerosotan. Tak kecuali pasar kendaraan premium, tempat Mercedes-Benz bermain. Menurut Kariyanto Hardjosoemarto, Deputy Director, Sales Operation & Product Management PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia, pasar premium ada penurunan meski tak begitu parah kalau dibanding penurunan nasional keseluruhan kendaraan penumpang.


Baca Juga: Gelar Virtual Expo, Mercedes-Benz Rilis Dua Model Baru Edisi Terbatas


"Sama kondisinya (premium market) kurang lebih dengan industri secara keseluruhan ya, akibat COVID-19. Menurut saya impaknya terhadap segmen premium juga sangat signifikan. Kalau kita lihat berdasarkan laporan Gaikindo sampai dengan Juni, total premium market terjadi penurunan sebesar kurang lebih 33 persen. Ini sedikit lebih rendah, karena kalau kita bicara passenger car keseluruhan, penurunannya di atas 40 persen."


Masih menurut Kariyanto, sekarang adalah momentum yang tepat untuk bangkit. Spesifiknya semester kedua. Dari pantauan manufaktur, sejak Mei mulai terlihat aktivitas dari konsumen. Seperti mengunjungi diler dan mencari informasi tentang mobil Mercedes-Benz.


"Melihat tren Mei dan Juni, terlihat terus naik dari bulan ke bulan. Kami cukup optimis bahwa di semester kedua ada peningkatan permintaan di pasar. Mungkin tak sekencang di tahun lalu atau kondisi normal. Karena semua masih periode pemulihan. Tetapi kami melihat ada hal positif yang semoga terus berlanjut. Baik secara bisnis, khususnya premium market," imbuh Kariyanto.


Berbekal itu, Mercedes-Benz Indonesia pun menggelar pameran virtual untuk menstimulus konsumen. Diberi tajuk Mercedes-Benz Virtual Expo 2020, diklaim memberi pengalaman baru sebuah pameran jarak jauh dengan beragam fitur. Disebut, pengunjung situs bisa mencari tahu segala informasi dari 15 model Mercedes-Benz yang bakal dipamerkan. Malah tiga model baru disajikan, dua di antaranya edisi spesial ulang tahun brand ke-50 di Indonesia.


"Kami sangat senang mengundang pelanggan setia kami untuk mengunjungi Mercedes-Benz Virtual Expo yang pertama kali dengan memberikan cara yang lebih nyaman dan mudah untuk memilih mobil impian mereka; di rumah, kantor, atau di mana pun mereka berada. Kami percaya bahwa dengan memberikan produk line-up yang lengkap dan pengalaman pelanggan yang mengesankan, kami dapat memenuhi kebutuhan pelanggan,” ucap Choi Duk Jun. (Tom/Odi)


Baca Juga: Mercedes-AMG GT Black Series, Monster Affalterbach Pengemban Strata Paling Buas

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store