Hyundai Memperkenalkan Ioniq 3, Compact Hatchback EV dengan Filosofi Baru
Hyundai Ioniq 3 hadir dengan desain Aero Hatch, baterai 61 kWh, dan sistem Pleos Connect AAOS
Hyundai menambah lini Ioniq dengan meluncurkan Ioniq 3 di Milan, Italia. Masuk dalam segmen mobil kompak, dirancang sebagai hatchback dengan desain atraktif dan tetap berpenggerak listrik murni. Hyundai turut mengenalkan visi "Progress for Humanity", serta menyuntikkan filosofi desain baru yang disebut "Art of Steel".
KEY TAKEAWAYS
Berapa jarak tempuh terjauh yang bisa dicapai mobil ini?
Varian Long Range dengan baterai 61 kWh diklaim mampu menempuh jarak maksimal hingga 496 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP.Sistem operasi apa yang digunakan pada layar hiburannya?
Ioniq 3 menggunakan sistem Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS) yang menawarkan antarmuka intuitif dan kecepatan akses layaknya sebuah gawai pintar.
Salah satu sorotan utama dari Ioniq 3 adalah tipologi desain baru yang dijuluki sebagai "Aero Hatch". Siluet bodi dibuat rendah dan ramping di bagian depan. Kemudian ditarik lurus di bagian atap hingga melandai mulus menuju spoiler belakang. Geometri unik ini tidak hanya menghasilkan koefisien hambat udara (drag coefficient) di angka 0,263, tetapi juga ruang kabin tetap lapang. Penumpang di baris belakang mendapatkan headroom lebih lega dibandingkan hatchback konvensional lainnya.
Arsitektur E-GMP
Ioniq 3 masih ditopang platform Electric-Global Modular Platform (E-GMP) dengan arsitektur 400 volt. Ada dua pilihan kapasitas baterai yang bisa disesuaikan kebutuhan pengguna. Varian Standard Range dilengkapi baterai 42,2 kWh yang memberikan jarak tempuh sekitar 344 km (WLTP).

Sementara untuk varian Long Range, Hyundai menyematkan baterai berkapasitas 61 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 496 km. Performa motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 147 PS dengan torsi instan 250 Nm.
Inovasi Digital Pleos Connect
Inovasi lain, Ioniq 3 menjadi model Hyundai pertama di Eropa yang mengadopsi sistem infotainment Pleos Connect berbasis Android Automotive OS (AAOS). Tersedia pilihan layar berukuran 12,9 inci atau 14,6 inci yang menawarkan grafik tajam dan User Experience lancar layaknya ponsel pintar.

Metode pengecasan didukung kemampuan pengisian daya cepat DC yang memungkinkan mengisi baterai dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 29 menit. Masih ada fitur Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan mobil menjadi sumber listrik untuk perangkat elektronik.
Kompak Tapi Lapang
Konsep interior "Furnished Space" dirancang untuk menciptakan suasana nyaman seperti berada di dalam rumah meski dimensi bodi kompak. Lantai kabin sepenuhnya datar berkat penggunaan platform khusus EV dengan legroom lega bagi seluruh penumpang. Kapasitas bagasi pun tergolong luas di kelasnya, yakni mencapai 441 liter jika digabungkan dengan "Megabox" atau ruang penyimpanan tambahan di bawah lantai bagasi.

Tak ketinggalan, fitur keselamatan aktif Hyundai SmartSense seperti Highway Driving Assist 2 (HDA2), Remote Smart Parking Assist (RSPA), Memory Reverse Assist (MRA), Surround View Monitor (SVM), dan Blind-Spot View Monitor (BVM), yang didukung tujuh airbag sebagai standar. (ODI)
Baca Juga:
Hyundai Boulder Concept Debut di New York, Sinyal SUV Ladder-Frame Pertama
Hyundai Perkuat Dominasi di Asia Tenggara Lewat Kepemimpinan Baru dan Inovasi Micro Mobility
Hyundai STARIA Electric 2026 Debut, Pakai Arsitektur 800-Volt dengan Charging Kilat!
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Hyundai
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Hyundai
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil Hyundai Terbaru di Oto
Artikel Mobil Hyundai dari Carvaganza
Artikel Mobil Hyundai dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature