Diesel Bukan Prioritas Audi Sport

Diesel Bukan Prioritas Audi Sport

SQ5 tidak bermesin diesel


Audi Sport, divisi performa Audi mengungkapkan, mesin diesel bukanlah prioritas mereka. Itu diungkap pimpinan divisi Audi Sport, Stephan Winkelmann. Publik pun langsung mengaitkannya dengan krisis dieselgate, meski Winkelmann tidak memberi konfirmasinya.


Mengutip pewartaan motoring.com.au, Winkelmann mengatakan, fokusnya kini menghasilkan produk yang lebih bisa diterima secara global. "Ada sejumlah negara yang mesin diesel bukanlah pilihan utama. Semisal Asia dan Amerika Utara. Jadi, tak ada gunanya bagi kami kalau hanya menawarkan satu mesin untuk satu model mobil, yang mengurangi pilihan dari yang bisa kami tawarkan," ujarnya. "Kenyataan bahwa kami perlu menghasilkan mobil global dan budgetnya terbatas, diesel menjadi prioritas kedua," tegas Winkelmann.


Model-model populer lansiran Audi Sport yang menggendong mesin diesel adalah duet SUV SQ5 dan SQ7. Dari kesuksesan kedua model itu, kemungkinan hadir versi label RS dari Audi Q5 dan Q7 juga tinggi.


Permasalahan yang dihadapi Audi Sport tak berhenti di situ. Keterbatasan yang ditemui terkait elektrifikasi pada model sport juga menjadi tantangan. Di antaranya, tingginya biaya untuk elektrifikasi model-model mereka.


"Audi Sport harus memberi pemahaman mendalam kepada konsumen mengenai perbedaan antara model RS saat ini dengan model elektrik yang bisa mereka beli (di masa mendatang). Masalahnya ada pada ukuran, harga dan desain bodi yang bisa kami tawarkan ke konsumen. Semakin sporty penampilannya, semakin berhasil. Dan sekarang, hal itu cukup sulit lantaran kami sedang berada 'di tengah' panggung teknologi," papar Winkelmann.


Berkaca pada manufaktur Jerman lainnya, BMW, melakukan elektrifikasi pada model mereka di bawah bendera tersendiri, yakni BMW i. Menurut Wikelmann, langkah itu memiliki masa depan yang terbatas dan mereka tidak mengikuti jejak menghadirkan sub-brand lain khusus untuk divisi mobil listrik.


"Elektrifikasi harus terjadi, tapi kalau kami mau tetap sesuai kredibilitas, (elektrifikasi) harus berada di bawah bendera Audi Sport. Kami tak membentuk brand tambahan dan saya rasa melihat 15 atau 20 tahun ke depan beberapa dari mereka (brand tambahan) sudah menghilang," tutupnya.


Baca Juga: Audi Q2 meluncur di Bangkok


Sumber: motoring.com.au , carscoops.com

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store