• Wishlist

BMW: Mercedes Benz X-Class Mengecewakan!

Mercedes-Benz X-Class 2017, pickup double cabin pertama Mercedes-Benz menuai kritik pedas dari BMW. Apa urusannya BMW mengkritik mobil ini? Ternyata, mereka juga sedang mempersiapkan produk serupa.




[caption id="attachment_68237" align="alignnone" width="850"]Mercedes-BEnz X-CLass Inilah Mercedes-Benz yang berbasis Nissan[/caption]

Dikutip dari situs Motoring, Hendrik Von Kunheim, Senior Vice President BMW yang mengurusi wilayah Asia dan Afrika Selatan, mengatakan kepada media Australia, “Saat melihat kompetitor kami dari Stuttgart (Mercedes-Benz), saya rasa produk itu (X-Class) terlihat mengerikan.”


Von Kunheim kecewa, karena ia merasa Mercedes-Benz seharusnya bisa berbuat lebih baik. “Saya melihat mobil itu di Geneva. Dan jujur saja, sangat kecewa. Mereka bisa membuat mobil fantastis, tapi yang satu ini benar-benar mengecewakan." X-Class yang berbasis 100 persen Nissan Navara, dan punya tiga pilihan mesin turbodiesel tersebut, menurutnya, terlihat murahan dengan material yang tidak sesuai standar Mercedes-Benz. Tidak seperti biasanya.


interior X-Class 2017


Menurut BMW, mobil ini murahan

Sambil mengkritik, ia juga membocorkan BMW bakal punya produk serupa, yang diklaim jauh lebih baik dari X-Class. Sudah sampai mana proyek BMW pickup ini? Saat ini sudah sampai tahap penelitian teknis oleh para engineer.


Namun banyak yang pesimis kalau mereka akan menghasilkan pickup setangguh Mercedes-Benz X-Class ataupun Nissan Navara. Hal ini karena BMW agak anti dengan ladder frame yang selalu menjadi basis mobil-mobil tangguh. Diperkirakan, mereka menggunakan platform monokok BMW CLAR, yang juga digunakan pada X5 dan X7 yang mendatang.




[caption id="attachment_68238" align="alignnone" width="850"]MErcedes-BEnz X-CLass offroad Mampukan BMW membuat pickup seperti ini?[/caption]

Tapi BMW Double Cabin, mungkin masih lama untuk dilempar ke pasar. Paling cepat tiga tahun lagi baru terlihat. Hal ini karena bagi BMW ada hal lebih mendesak yang harus diutamakan. “Kami harus mengutamakan investasi di mobil diesel dan bensin. Itu pasti. Tapi kini, kami juga harus investasi di mobil hybrid, dan ini yang paling mahal,” kata Von Kunheim.


Ia juga sedikit ‘curhat’ kalau BMW sekarang sedang dilema, karena harus investasi di bidang yang keuntungannya belum jelas: mobil listrik. Karena itu, ia sangat mengerti kalau nanti ada jajaran manajemen yang menentang proyek BMW Pickup, seperti saat mereka terjun ke segmen SUV, kisaran 20 tahun yang lalu.


Deretan varian Mercedes-Benz X-Class




  • Mercedes-Benz X 220 d (turbodiesel, 4-siinder, 165 PS)

  • Mercedes-Benz X 250 d (turbodiesel, 4-silinder, 192 PS)

  • Mercedes-Benz X 350d (turbodiesel V6, 261 PS)



Baca Juga: Brabus mengubah monster jadi monster