Aprilia Racing Perkenalkan Aprilia X 250th, Superbike Edisi Terbatas
Hanya 30 unit diproduksi, tenaga 240 hp dan aerodinamika RS-GP
Aprilia Racing memperkenalkan Aprilia X 250th, model edisi terbatas dari divisi balap Noale, bertepatan dengan penyelenggaraan Grand Prix Amerika Serikat di Austin pada 27 Maret 2026. Motor ini dirancang untuk memperingati 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat pada 4 Juli 1776.
KEY TAKEAWAYS
Berapa banyak unit yang tersedia untuk kolektor di luar Amerika Serikat?
Dari total 30 unit yang diproduksi secara global, hanya 5 unit yang dialokasikan untuk pasar di luar Amerika Serikat, termasuk pasar EropaApakah motor ini legal untuk digunakan di jalan raya umum?
Melihat spesifikasinya yang menggunakan rem karbon (yang butuh suhu tinggi untuk bekerja) serta penggunaan ECU balap APX dan ban slick Pirelli WSBK, motor ini dirancang khusus untuk penggunaan di lintasan balap (track only)Superbike eksklusif tersebut diproduksi sangat terbatas, hanya 30 unit di seluruh dunia. Sebanyak 25 unit dialokasikan untuk pasar Amerika Serikat, sementara lima unit lainnya tersedia untuk pasar global, termasuk Eropa.
Aprilia X 250th hadir dengan livery “Stars and Stripes” terinspirasi warna bendera Amerika Serikat. Tampilan ini mempertegas karakter edisi perayaan sekaligus menegaskan identitas balap khas Aprilia.
Salah satu daya tarik utama Aprilia X 250th adalah sistem pengereman carbon-carbon dari Brembo, teknologi yang selama ini hanya digunakan pada motor MotoGP. Kehadiran fitur tersebut membuat model ini menjadi satu-satunya motor produksi di dunia dengan rem karbon jenis ini.

Sistem pengereman memakai cakram karbon berdiameter 340 mm dengan massa tinggi, dipadukan dengan kampas karbon serta kaliper aluminium billet bersirip pendingin. Bagian belakang menggunakan cakram dengan kaliper berlapis nikel.
Penggunaan cakram karbon mampu mengurangi bobot hingga setengah dari cakram baja konvensional, sehingga meningkatkan kelincahan motor. Kampas karbon juga sekitar sepertiga lebih ringan dibandingkan material sinter, sehingga performa pengereman tetap konsisten dalam kondisi ekstrem.
Teknologi tersebut memberikan sensasi pengereman yang sangat mendekati Aprilia RS-GP, motor MotoGP yang digunakan oleh Marco Bezzecchi dan Jorge Martín.
Aprilia X 250th merupakan generasi keenam dari lini “X”, proyek yang dimulai sejak 2019 dengan RSV4 X. Setelah itu hadir Tuono X (2020), RSV4 X Trenta (2022), RSV4 X ex3ma (2024), dan RSV4 X-GP (2025).

Model terbaru ini menampilkan peningkatan signifikan pada sektor aerodinamika. Desainnya mengambil inspirasi langsung dari prototipe RS-GP MotoGP, terutama di bagian belakang.
Paket aerodinamika mencakup seat wings milik Aprilia Racing serta tail wings generasi baru yang pertama kali muncul pada RS-GP25. Komponen tersebut dipadukan dengan rear wing, under wing, dan cornering wings guna meningkatkan downforce saat pengereman maupun menikung.
Aprilia juga menyematkan sistem aerodinamika ground-effect yang telah dipatenkan, menghasilkan tambahan downforce saat menikung sehingga meningkatkan stabilitas dan grip ban belakang.
Seluruh panel fairing dibuat dari serat karbon oleh PAN Compositi, menggunakan proses produksi yang sama seperti pada motor MotoGP. Downforce di lintasan lurus disebut lima kali lebih besar dibandingkan RSV4, sementara saat menikung meningkat hingga tiga kali lipat. Motor ini juga dilengkapi struktur penopang jok karbon dengan konstruksi sandwich, memberikan bobot ringan sekaligus tingkat kekakuan tinggi.

Aprilia X 250th mengusung mesin V4 65° berkapasitas 1.099 cc hasil pengembangan divisi balap dengan spesifikasi Superbike. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 240 hp pada 13.750 rpm (hingga 14.100 rpm) serta torsi puncak 131 Nm pada 11.750 rpm. Angka ini menjadikannya RSV4 paling bertenaga yang pernah diproduksi.
Peningkatan performa dicapai melalui rasio kompresi lebih tinggi, penggunaan filter udara balap Sprint Filter dengan intake trumpets spesifikasi balap, knalpot ganda titanium SC Project, serta kopling kering STM.
Dengan bobot hanya 165 kg, motor ini memiliki rasio tenaga terhadap bobot sangat tinggi untuk menghasilkan karakter berkendara presisi dan responsif.
Sistem elektronik menggunakan control unit Aprilia Racing APX, teknologi yang dikembangkan dari perangkat balap World Superbike. ECU ini memungkinkan pengaturan detail seperti front lift mitigation, power delivery, traction control, hingga engine brake pada setiap gigi, lengkap dengan GPS terintegrasi.
Aprilia X 250th menggunakan rangka aluminium double trellis, dipadukan dengan suspensi mekanis Öhlins dengan teknologi tekanan internal. Motor ini juga dilengkapi velg forged magnesium Marchesini serta ban balap Pirelli spesifikasi World Superbike Championship (WSBK).
Aprilia X 250th dijual dengan harga MSRP 150.000 dolar AS (sekitar Rp2,5 miliar) untuk pasar Amerika Serikat. Untuk pasar global, harganya €115.000 (sekitar Rp2,2 miliar) sebelum pajak.
Selain unit motor bernomor seri, konsumen juga mendapatkan paket eksklusif berupa laptop Yashi dengan perangkat lunak ECU, karpet paddock, cover motor khusus, paddock stand titanium RCB, serta penutup ban IRC.
Model ini menjadi bagian dari program Factory Works Aprilia Racing, proyek yang menghadirkan teknologi balap langsung kepada konsumen yang menginginkan performa mendekati motor MotoGP. (BGX/ODI)
Baca Juga:
Kontroversi di MotoGP, Leg Wings Aprilia Jadi Aksesori RSV4
Aprilia RSV4 X-GP Ludes Terjual, Jadi Motor Koleksi Bernilai Fantastis
Model Motor Aprilia
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Unggulan Aprilia
- Populer
Video Motor Aprilia Terbaru di Oto
Artikel Motor Aprilia dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review