Dodge Ternyata Juga Kena Imbas Airbag Takata

Dodge Ternyata Juga Kena Imbas Airbag Takata

JAKARTA: Lagi-lagi ditemukan kasus recall atau penarikan mobil lantaran kasus airbag Takata yang bermasalah. Kali ini, sang ‘korban’ bukan lagi perusahaan otomotif asal Jepang, melainkan pabrikan asal Amerika Serikat, Dodge. Mengutip dari Leftlanews, Selasa (14/7/2015), Dodge telah mengumumkan penambahan recall terhadap model kendaraan yang mengalami masalah pada airbag buatan Takata.  Menurut Dodge, penarikan akan dilakukan pada model Challengers karena masalah yang timbul pada komponen airbag yang dipasok dari Takata berpotensi untuk menyebabkan cedera fatal pada penumpang.

Penarikan akan melibatkan kurang lebih 88 ribu unit  kendaraan yang diproduksi dari tahun 2008 hinnga 2010. Hal ini tentunya menjadi pukulan yang berat bagi Fiat Chrysler Automotive (FCA) sebagai prinsipal Dodge, mengingat belakangan banyak produknya yang terkena masalah. Berdasarkan data yang didapatkan, kampanye keselamatan atau recall Dodge Challenger model 2008-2010 dilakukan karena airbag depan dapat mengembang dengan menyemburkan material logam yang dapat melukai penumpang.  FCA juga memperingatkan bahwa airbag yang cacat ini bisa mengakibatkan cedera serius, bahkan bisa menyebabkan kematian.

Chrysler, sebagai induk Dodge, akan menginformasikan kepada para pemilik mobil yang memiliki masalah terkait airbag agar segera melaporkannya pada pihak Dodge untuk dilakukan penanganan secara teknis. Para pemilik dihimbau untuk membawa mobil mereka ke bengkel resmi Dodge untuk dilakukan perbaikan dan penggantian airbag serta komponen terkait. Tentunya perbaikan ini ditawarkan secara gratis. Pemberitahuan akan dilakukan mulai Agustus 2015 untuk penggantian at_au perbaikan untuk komponen yang sudah tersedia, sementara pemberitahuan kedua akan menyusul bila komponen lainnya telah tersedia. Sebagaimana diketahui, pengumuman recall terbaru dari Dodge ini merupakan bagian program recall skala besar oleh sejumlah pabrikan mobil global terhadap airbag buatan Takata, yang sejauh ini sudah melibatkan lebih dari 30 juta kendaraan dari sejumlah produsen otomotif terkemuka di seluruh dunia.

Sebelumnya langkah yang sama juga pernah dilakukan FCA pada Mei 2015. Sebanyak 4 juta unit kendaraannya harus di-recall akibat masalah pada airbag besutan Takata.  Komponen yang rusak pada airbag itu dikenal sebagai PSDI-4 dan dapat ditemukan di berbagai truk Ram mulai dari model produksi 2004 hingga 2010. Selain itu, airbag yang cacat ini juga terdapat di model Chrysler Aspen 2007-2008, Chrysler 300, 300C, SRT8, Dodge Charger, dan Magnum 2005-2010, serta Dodge Dakota 2005-2011.

Kendati demikian, tahun 2015 memang merupakan momen yang penuh tantangan bagi FCA. Selama semester pertama tahun ini, kasus recall di lini kendaraan FCA bukan hanya karena masalah airbag Takata, tapi juga menyangkut komponen teknis lainnya. Pada bulan Maret 2015, FCA mengumumkan akan me-recall 467.500 unit mobil jenis sport utility vehicle (SUV) nya di seluruh di dunia. Penarikan dilakukan terkait ditemukannya masalah pada pompa bahan bakar yang menyebabkan mesin mobil tidak mau menyala. Model SUV yang terkena dampak penarikan adalah Dodge Durango yang diproduksi pada 2012 dan 2013 serta Jeep Grand Cherokee versi mesin diesel yang diproduksi pada 2011. Recall ini melakukan kelanjutan dari penarikan yang dilakukan pada akhir tahun lalu, dimana pada September 2014, pabrikan asal Amerika itu juga menarik 230.760 unit Dodge Durango dan Grand Cherokee model 2011 akibat masalah yang sama. Tapi sejauh ini, FCA belum menerima laporan adanya kecelakaan sampai menyebabkan korban tewas atau luka akibat permasalahan ini. Kira-kira, sampai kapan isu recall ini akan berakhir?

Image Courtesy: newfortunerclubthailand.com

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store