Mercedes-Benz Tampilkan EQS Elektrik Versi Produksi

Mercedes-Benz Tampilkan EQS Elektrik Versi Produksi

Tahun lalu Mercedes-Benz berbagi visi tentang kendaraan listrik, lewat konsep Vision EQS. Sedan ramah lingkungan berwujud futuristik, mampu mencuri perhatian publik. Pihak pabrikan terus berupaya mewujudkannya. Setahun dikembangkan setelah lama tak terdengar, akhirnya EQS versi produksi muncul ke permukaan.

Walau masih terbalut stiker kamuflase, siluet EQS dalam gambar dipublikasikan Mercedes-Benz saat live stream terlihat jelas. Kabarnya, mobil listrik ini berdimensi sama dan masuk keluarga S-Class. Tampilan buritan, tampak ada perbedaan pada garis desain dibanding model konsep. Bila Vision EQS membulat di setiap bagian, model produksi tetap dipenuhi aksen siku di beberapa area. Atap coupe tersaji, tapi bagasi belakang agak mengotak. Dilengkapi lampu kombinasi yang mencuat dari bodi. Kemudian bumper didesain agar dapat menciptakan aliran vortex, yang meningkatkan aerodinamis kendaraan.

Sayang informasinya hanya sebatas itu. Mercedes-Benz masih menutup rapat seperti apa jantung mekanis elektrik, desain interior maupun fitur yang dibenamkan. Namun, dipastikan mobil ini mengusung sumber daya carbon neutral, guna mengurangi jejak karbon. Ya, pabrikan berlambang bintang ini memang tengah fokus menggarapnya. Bahkan pabrik 56 di Sindelfingen, Jerman, yang nantinya bakal menjadi basis produksi EQS, dibangun dengan konsep carbon neutral.

Baca Juga: Van Listrik Mercedes-Benz EQV 300 Berbasis V-Class Resmi Dijual

Informasi yang diketahui hanyalah data spesifikasi model konsep yang dipamerkan di Frankfurt Auto Show tahun lalu. Mercedes-Benz mengungkapkan EQS dibekali sistem elektrifikasi fantastis berupa baterai 100 kWh. Ini diklaim mampu melaju sejauh 700 km. Output tenaganya pun mumpuni, dapat mencapai 350 kW atau 475,8 PS. Torsi maksimum terbilang lumayan, 760 Nm. Klaimnya butuh waktu kurang dari 4,5 detik untuk melesat dari posisi nol ke 100 kpj dan kecepatan puncak melebihi 200 kpj. Motor elektrik tertanam memberikan kemampuan sistem penggerak all-wheel drive. Tentu kestabilannya andal.

Makin menarik, lantaran mobil yang disebut berdimensi 5.295 x 1.436 x 2077 mm ini bisa menggunakan pengisi daya DC 350 kW. Fast charging butuh 20 menit saja untuk mengisi energi baterai hingga 80%. Belum bisa dipastikan pula apakah mobil versi produksi mengaplikasikan teknologi otonom. Meski di model konsep dijabarkan soal otonom level 3, yang berarti dapat berkendara sendiri di jalan tanpa perlu asistensi pengemudi.

Untuk waktu peluncuran masih belum dipaparkan. Pabriknya sendiri baru buka pada September, dan mulai memproduksi S-Class anyar akhir tahun. Kemungkinan pesaing Tesla Model S dibuka tabir seluruhnya tahun ini juga, sebagai Model Year (MY) 2021. (Hfd/Odi)

Sumber: Electrek

Baca Juga: Sebelum Ada Tesla, Mercedes-Benz Sempat Punya Mobil Listrik 190E Elektro

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store