Impresi Perdana Lepas E4 EV, Debut Global di Indonesia Siap Mengusik Pasar EV Lokal
Punya modal spesifikasi menggiurkan, dimensi proporsional, dan baterai besar, tinggal tunggu harganya
Setelah sempat mencuri perhatian lewat status World Premiere di IIMS 2026, Lepas Indonesia akhirnya memamerkan versi siap jual dari Lepas E4 EV. Unit yang kami lihat kali ini bukan lagi sekadar pajangan, melainkan model setir kanan yang memang sudah disiapkan matang untuk pasar tanah air.
KEY TAKEAWAYS
Berapa kapasitas unit baterai yang diusung dan berapa jarak tempuh maksimalnya berdasarkan metode NEDC?
Lepas E4 EV menggendong baterai berkapasitas besar 65,05 kWh dengan klaim jarak tempuh maksimal sejauh 500 kilometerBerapa lama durasi pengisian daya baterai yang dibutuhkan menggunakan fasilitas DC Fast Charging?
Proses pengisian daya cepat arus searah (DC) dari kondisi baterai 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu tunggu sekitar 22 menitNamun pihak Lepas Indonesia mencicil informasi detail mobil ini. Baru sebatas spesifikasi mekanikal penggerak dan kami diperbolehkan mencobanya dalam waktu singkat. Berikut ulasan impresi perdananya.
Desain Nyentrik Ingin Membangun Karakter
Secara dimensi, LEPAS E4 EV masuk ke dalam kategori SUV kompak yang pas untuk kebutuhan mobilitas perkotaan padat. Ukurannya proporsional, tidak terlalu bongsor tetapi praktis dipakai sehari-hari. Panjangnya tercata 4.420 mm, lebar 1.817 mm, tinggi 1.635 mm, wheelbase cukup panjang dengan 2.700 mm dan ground clearance 180 mm cocok untuk kondisi jalanan sini yang sangat bervariatif.
Rancang bangun eksteriornya mengadopsi bahasa desain Leopard Aesthetics yang menjadi identitas khas mobil-mobil buatan Lepas. Melihat fasadnya, kesan agresif langsung terpancar berkat lampu utama Full LED berkonsep Leopard Gaze. Karakter hewan buas macan tutul coba digariskan dalam satu tarikan dinamis di bagian sisi. Membentuk juga siluet bodi coupe dengan garis atap melandai ke belakang. Tampilannya dipertegas pelek alloy bermotif Leopard Shadow dengan kelir two-tone.
Memang masih sulit mencerna arah desain Lepas E4 EV ini meski punya bahasa sendiri. Bagaimanapun, kesan Chery tetap ada. Banyak unsur desain dari berbagai mobil. Tak terasa original. Penampilannya di tengah-tengah kumpulan mobil pun tidaklah terlalu mencolok. Rasa penasaran mungkin baru muncul setelah memperhatikan lebih lama. Berlanjut membaca logo brand yang juga belum semua orang mengenalnya.
Kabin Mengingatkan Jaecoo J5
Saat melangkah masuk ke dalam kabin, atmosfer modern langsung menyambut. Menariknya, impresi awal area dasbor langsung mengingatkan kami pada Jaecoo J5. Kemiripan paling mencolok terletak pada keberadaan monitor multimedia raksasa berposisi vertikal di bagian tengah.
Meski begitu, Lepas memberikan pembeda pada detail dasbor lainnya. Sentuhan ornamen di sekeliling kabin terasa lebih premium dan bersih. Pihak Lepas Indonesia sendiri belum mengungkap detail fungsi dan fitur apa saja yang tertanam di balik layar interaktif tersebut. Namun melihat kemiripannya, sistem manajemen kabin ini sepertinya bakal identik dengan model-model lain yang berada di bawah payung besar Chery Group.
Tapi dari apa yang ditawarkan di dalam, terlihat kontradiktif dengan rasa premium yang ingin ditawarkan. Misalnya, panel instrumen yang biasa saja. Terlalu simpel untuk mobil premium, bahkan EV lebih murah saja ada yang lebih atraktif. Kemudian satu masukan penting buat Lepas, kursi penumpang belakang tidak nyaman. Sandaran terlalu tegak dan tanpa sandaran tangan di tengah. Belum lagi dek tinggi karena baterai, membuat kaki penumpang berpostur jangkung terlalu menggantung. Lagi-lagi ini hal yang kontradiktif jika mengingat panjang wheelbase mencapai 2,7 meter.
Spesifikasi Motor Listrik Plus Baterai Besar
Di balik kulitnya, Lepas E4 EV dibangun di atas arsitektur sasis khusus kendaraan listrik bernama Intelligent LEX Platform. Sasis ini dikembangkan untuk mengoptimalkan distribusi bobot dan ruang kabin secara efisien. Mengandalkan penggerak motor listrik tunggal yang sanggup memuntahkan tenaga maksimal 215 hp dan torsi instan mencapai 275 Nm.
Tarikannya sangat responsif. Kecepatan 100 km/jam sangat mudah digapai tanpa terasa. Tiap hentakan pedal gas langsung direspons instan. Ada tiga mode berkendara: Eco, Normal dan Sport. Tentu jika ingin berkendara agresif, mode Sport paling enak. Setir juga lebih berat, namun tetap minim feedback. Bantingan suspensi multi-link tergolong nyaman dan tetap stabil saat bermanuver. Tidak terlalu liar seperti Jaecoo J5, masih mudah dikendalikan dengan koreksi lebih minim.
Performa disokong oleh kapasitas baterai yang tergolong besar di kelasnya, yakni 65,05 kWh. Klaim jarak tempuh dari kondisi bateri penuh, diklaim mampu menjelajah hingga 500 km berdasarkan metode pengujian NEDC. Urusan pengisian daya pun dirancang praktis. Mobil ini sudah mendukung kemampuan DC Fast Charging yang hanya membutuhkan waktu 22 menit untuk mengisi daya baterai dari kondisi 30% ke 80%. Fitur Vehicle-to-Load (V2L) juga dipastikan sudah tersedia untuk menyuplai daya ke perangkat elektronik luar.
Meski spesifikasi mekanikal sasis, motor penggerak, hingga kemampuan baterainya sudah dijabarkan secara gamblang, Lepas Indonesia masih memilih untuk menyimpan rapat detail lainnya.
Pihak pabrikan belum mengumumkan secara resmi kelengkapan fitur keselamatan aktif maupun paket ADAS apa saja yang akan dipasang pada model finalnya kelak. Begitu pula dengan harga jual resminya yang sengaja masih dikunci rapat. Kemungkinan besar, semua detail misterius ini baru akan dibuka saat momen peluncuran resminya nanti, entah di ajang GIIAS 2026 atau bahkan bisa lebih cepat.
Rivalitas Sengit
Terlepas dari posisinya yang mengarah ke segmen SUV listrik kompak premium, di pasar Indonesia LEPAS E4 EV dipastikan tidak akan melenggang sendirian. Ia harus berhadapan dengan peta persaingan yang sudah sangat hidup.
Bahkan dari lingkaran grup internalnya sendiri, ia harus berbagi panggung dengan Jaecoo J5 dan Chery E5, belum lagi ditambah bayang-bayang opsi tangguh seperti iCar V23. Sementara dari kubu eksternal, nama-nama besar seperti BYD Atto 3 dan MG S5 EV sudah siap menghadang posisinya di pasar tanah air.
Melihat paket spesifikasi setir kanan siap jual, tenaga 215 hp, dan baterai tembus 500 km ini, kira-kira berapa nominal harga yang paling pas untuk Lepas E4 EV agar bisa bersaing ketat? (ODI)
Baca Juga:
Segera Mengaspal, Spesifikasi Lepas E4 EV Diperkenalkan
Mengenal Lepas E4 EV, SUV Kompak yang Segera Masuk Pasar Indonesia
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Lepas
- Yang Akan Datang
Video Mobil Lepas Terbaru di Oto
Artikel Mobil Lepas dari Carvaganza
Artikel Mobil Lepas dari Zigwheels
- Motovaganza