Adu Cepat Porsche 911 Turbo dari Generasi Pertama Sampai Terkini

Adu Cepat Porsche 911 Turbo dari Generasi Pertama Sampai Terkini

Porsche 911 merupakan sports car dua pintu paling terkenal dari pabrikan Jerman. Ia punya konsep sederhana yaitu sport car, rear-mounted flat-six engine, dan all round independent suspension. Dibaca Nine Eleven dalam bahasa Inggris atau Neunelfer di bahasa Jerman, mobil ini diperkenalkan pertama kali pada September 1964.

Namun model dengan induksi turbo baru diperkenalkan pada 1975, alias 11 tahun kemudian. Nama Porsche 911 langsung dikenal sebagai punya performa yang luar biasa. Mulai dari Porsche 930 yang dikenal dengan sebutan ‘widowmaker’ hingga Porsche 992 terkini, citra sebagai mobil sport kencang namun tetap nyaman digunakan sehari-hari melekat erat.

Di video berikut ini, setiap generasi Porche 911 Turbo diadu di lintasan lurus untuk mencari siapa yang tercepat. Berikut ini adalah kontestan, pembalap serta urutan dan raihan waktu terbaiknya.

Porsche 930 Turbo

Generasi Pertama: 930 Turbo

Mantan pembalap Formula 1, Mark Webber menggeber Porsche 911 Turbo berkode bodi 930 ini. Porsche memulai eksperimen dengan teknologi turbo untuk mobil mereka pada akhir 1960-an. Pada awal 1972, mereka mengembangkan 911 versi turbocharged. Mobil ini diproduksi mulai tahun 1975 sampai 1989. Saat diproduksi, ia menjadi mobil produksi paling cepat yang dibuat oleh semua pabrikan Jerman.

Ada cerita menarik. Ernst Fuhrmann, Chairman Porsche AG 1972-1980 mengadaptasi teknologi turbo yang awalnya dikembangkan untuk 917/20 Can-Am. Teknologi ini kemudian ditanamkan pada mesin 3,0 liter 6-silinder yang digunakan Carrera RS 3.0. Kombinasi ini menghasilkan output 256 hp (260 PS / 191 kW) dengan torsi puncak 329 Nm (243 lb-ft). Hasilnya, akselerasi 0-100 km/jam ditempuh dalam tempo 5,4 detik dan kecepatan maksimumnya adalah 250 km/jam.

Baca juga: Ini 10 Mobil Sport yang Pantas Ditunggu Beberapa Tahun Ke Depan

Porsche 964 Turbo

Generasi Kedua: 964 Turbo

Porsche 964 Turbo dikemudikan oleh pembalap Porsche, Dirk Werner. Tenaga sebesar 316 hp (320 PS / 235 kW) dan torsi puncak 450 Nm (332 lb-ft) dihasilkan oleh mesin 3,3 liter turbocharged 6-silinder. Pada uji akselerasi kali ini ia mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,0 detik dengan kecepatan maksimum 273 km/jam.

Mobil ini diproduksi sepanjang tahun 1990 sampai 1994. Nama 964 merupakan kode Porsche untuk model 911 Carrera 2 dan Carrera 4. Didesain oleh Benjamin Dimson pada Januari 1986, dengan melakukan beberapa re-desain generasi sebelumnya. Ia juga menjadi model pertama Porsche yang menawarkan opsi Triptonic automatic transmission dan all wheel drive. Selama masa produksi ia dibuat sebanyak 63.762 unit.

Porsche 993 Turbo

Generasi Ketiga: 993 Turbo

Di depan kemudi Porsche 993 Turbo duduk mantan pembalap LeMans dan Formula E, Neel Jani. Porsche 993 adalah 911 Turbo pertama yang dibekali induksi turbo ganda berpendingin udara. Mesin twin-turbo 3,6 liter menghasilkan tenaga 402 hp (408 PS / 300 kW) dan torsi puncak 540 Nm (398 lb-ft). Akselerasi 0-100 km/jam dicapai dalam 4,5 detik dan kecepatan maksimum yang bisa dicapai 290 km/jam.

Ia juga menjadi model pertama 911 yang mendapat transmisi enam kecepatan. Mobil ini diproduksi mulai Januari 1994 sampai awal 1998. Model ini juga menjadi model terakhir 911 yang menggunakan air-cooled.

Baca juga: Unik dan Tak Disangka, Begini Asal Muasal Nama 8 Mobil Ini

Porsche 996 Turbo

Generasi Keempat: 996 Turbo

Porsche 911 Turbo generasi keempat punya perubahan desai yang signifikan dibanding sebelumnya. Apalagi inilah Porsche 911 pertama yang berpendingin cairan. Lantaran itu mobil ini sempat mengecewakan penggemar Porsche sejati. Meski begitu mobil ini sempat diproduksi selama enam tahun dari 1999 sampai 2005.

Tenaga sebesar 414 hp (420 PS / 309 kW) diproduksi dan torsi puncaknya mencapai 563 Nm (415 lb-ft). Hasilnya, mobil ini bisa melesat dari posisi diam sampai 100 km/jam dalam 4,2 detik dan memiliki kecepatan maksimum hingga 310 km/jam. Dalam video mobil ini dikemudikan oleh juara dunia Porsche Supercaup dan Carrera Cup, Earl bamber.

Porsche 997 Turbo

Generasi kelima: 997 Turbo

Mantan juara dunia Porsche Carrera Cup, Thomas Preining duduk di depan kemudi 997 Turbo. Mobil ini diciptakan untuk mengobati kekecewaan konsumen Porsche terhadap 911 sebelumnya dan mengembalikan desain lampu utamanya kembali membulat. Belg 18 inci menjadi standar. Porsche 997 Turbo diproduksi mulai 2006 sampai 2012.

Mobil ini digerakkan oleh mesin 3,8 liter twin-turbocharged yang bertenaga 493 hp (500 PS / 368 kW) dengan torsi puncak 651 Nm (480 lb-ft). Kemampuannya bisa mendapat acungan jempol. Akselerasi 0-100 km/jam bisa didapatkan hanya dalam waktu 3,4 detik dan kecepatan maksimal yang bisa didapatkan adalah 312 km/jam.

Baca juga: 13 Kendaraan Paling Aneh yang Pernah Ikut Reli Paris Dakar

Porsche 991 Turbo

Generasi Keenam: 991 Turbo

Dikemudikan oleh pembalap Porsche, Matt Campbell, Porsche 991 Turbo berhasil mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,0 detik dan kecepatan maksimum 315 km/jam. Kemampuannya itu didapatkan lewat penggunaan mesin 3,8 liter twin-turbocharged 6-silinder yang bertenaga 532 hp (540 PS / 397 kW) dengan torsi puncak 660 Nm (487 lb-ft).

Ia diperkenalkan pertama kali di Frankfurt Motor Show 2011, tepatnya 15 September. Mobil ini menggunakan platform serba baru. Yang ketiga sejak kehadiran model pertama 911 pada tahun 1963. Platform kedua yang digunakan platform adalah 966 pada tahun 1999. Produksi terakhir model ini pada 20 Desember 2019. Total produksinya mencapai 233.540 unit.

Porsche 992 Turbo

Generasi Ketujuh: 992 Turbo

Terkahir sekaligus juaranya adalah Porsche 992 Turbo. Mobil yang dikemudikan oleh Olaf Manthey, pemenang Porsche Carrera Cup pertama ini adalah generasi terkini Porsche 911 Turbo. Mobil ini dibekali mesin 3,8 liter twin-turbo 6-silinder yang berteaga 572 hp (580 PS / 426 kW) dengan torsi puncak 750 Nm (553 lb-ft). Mobil ini dari posisi diam sanggup mencapi kecepatan 100 km/jam hanya dalam tempo 2,8 detik saja dan terus melaju hingga kecepatan maksimum 320 km/jam.

Pertama kali diperkenalkan pada Porsche Experiece Center, Los Angeles pada 27 November 2018. Model ini menggunakan rack-and-pinion steering. Untuk suspensi mengandalkan MacPherson strut di depan dan multi-link di belakang. Tampilannya khas dengan rear-wheel arch besar dengan penggunaan veleg 20 inci di depan dan 21 inci di belakang. (Rzk/Raju)