Interior Mercedes-Benz EQS Dirilis, Dirancang untuk Memikat Nyaris Seluruh Indra Manusia

Interior Mercedes-Benz EQS Dirilis, Dirancang untuk Memikat Nyaris Seluruh Indra Manusia

Mercedes-Benz EQS dipercaya bakal menjadi model ekuivalen S-Class di zaman setrum. Ya, mengenalkan kemutakhiran teknologi dari pabrikan asal Stuttgart, Jerman itu. Semakin dekati hari besarnya, beberapa kali ia diketahui sudah unjuk gigi. Bahkan baru-baru ini desain interior secara resmi dimunculkan ke permukaan.

Serbabaru, seperti diketahui EQS bukan sebatas S-Class yang dikonversi. Siap membawa rancang bangun modular khusus EV pertama kali ke pasaran. Adalah Electric Vehicle Architecture (EVA), sebuah platform khusus jajaran kendaraan listrik eksekutif hingga ke model luxury. Menciptakan diferensiasi besar dari seri konvensional. Bisa diekspektasikan segala yang berdiri di atasnya boyong teknologi canggih dan kelapangan ruang.

Begitu pun ceritanya sampai ke sisi rancangan interior. Ibarat membangun dari secarik kertas kosong, EQS tampilkan aura berbeda dari model eksis. Megah dan sangat futuristis. Sorotan utama adalah komposisi dasbor didominasi layar dengan sebutan MBUX Hyperscreen. Mengombinasikan tiga display di balik satu panel kaca utuh yang membentang dari sisi ke sisi. Sistemnya sendiri sangat kuat, mengusung CPU 8 core dan RAM 24 GB dengan kecepatan pemrosesan 46,4 GB per detik.

Layar megah itu pun menjadi satu dari empat indra yang digugah oleh kabin Mercedes-Benz EQS. Ya, interior EQS disebut bakal memikat empat dari kelima indra manusia – tentu yang tidak termasuk adalah reseptor pengecap. Secara visual, komponen dasbor tadi dibarengi desain kalem dan tegas dari desain interior ruangan modern. Sorotan visual lainnya adalah permainan head-up display dan konten augmented reality.

Mercedes EQS without Hyperscreen

Mercedes EQS without Hyperscreen

Indra pendengar lantas dimanja oleh berbagai permainan suara sedari mau masuk hingga keluar mobil. Stimulasi ini diberikan melalui dua tema komponen suara yakni Silver Waves dan Vivid Flux. Bisa dipilih atau dinonaktifkan melalui monitor bagian tengah. Selagi mendekati dan mau masuk kabin, mobil akan menyambut lewat sambutan akustik. Sama juga terjadi ketika akan keluar dan mengunci pintu. Di samping itu, suara opsional saat berjalan dihadirkan dari speaker tergantung tema.

Bahkan bukan hanya itu, ada program relaksasi Energizing Nature dari fitur pembentuk suasana Energizing Comfort. Diklaim memberikan pengalaman mendengar realistis lewat aransemen suara alam Forest Glade, Sounds of the Sea, dan Summer Rain. Program Energizing Comfort ini pun dibarengi penyesuaian lain termasuk mood lighting dan gambar.

Stimulasi olfaktori alias penciuman akan digugah juga oleh EQS. Bau-bau kurang nikmat dihindari lewat filter HEPA sebelum udara luar masuk kabin. Menyaring debu dan partikel halus berikut serbuk sari. Komposisi arang aktif lanjut menepis masuknya Sulfur Dioksida dan Nitrogen Oksida berikut bau tak sedap. Sudah menetralkan bau, wewangian berperan menciptakan suasana kabin pada Air-Balace Package. Bahkan pewangi khusus dicipta untuk sang flagsip EV, diberi nama No.6 Mood Linen.

Terakhir, EQS akan memainkan indra sentuhan. Berbagai sentuhan nikmat material mewah tentu masuk dalam ekspektasi sebuah flagship berlogo Three Pointed Star. Tak perlu diragukan lagi soal itu. Kembali ke MBUX Hyperscreen, sistemnya bisa memberikan rangsang sentuhan lewat feedback ketika mengoperasikan layar. Terdapat 12 aktuator di balik permukaan layar untuk memberikan getaran.

Baca juga: Mercedes-Benz C-Class Bertubuh Aneh Tertangkap Basah, Ketambahan Varian Baru?

Mercedes-Benz Vision EQS

Mercedes-Benz Vision EQS

Varian Bawah Mengusung Komponen dari S-Class

Segala kecanggihan teknologi jelas bisa dinikmati pada varian tertinggi berikut tambahan fitur opsional. Kendati begitu, EQS tentu tidak dipasarkan dalam spek tertinggi saja. Pabrikan turut membeberkan bagaimana interior varian yang lebih murah akan dieksekusi. Lebih sederhana meski sebetulnya tetap mengenakan teknologi dari S-Class termutakhir.

Yep, layar gambot Hyperscreen diganti ke komposisi yang tidak terlalu intimidatif. Seperti di S-Class, monitor sistem infotainment 12,8 inci diposisikan vertikal pada konsol tengah. Jadi pusat pengendali berbagai fitur berikut dibarengi kontrol fisiknya. Jangan diremehkan, untuk standar masa kini tetap terbilang hebat, mengusung teknologi OLED demi sajikan grafis tajam dan warna cerah.

Tanpa Hyperscreen, kekosongan panel diisi oleh seleksi permukaan penutup tergantung tema. Untuk saat ini mereka menampilkan tiga aransemen nuansa. Salah satunya adalah kabin bergaya sporty dengan atmosfer gelap dan aksen ambient lighting merah berikut pemakaian setir flat-bottom. Dua lagi memainkan gaya klasik lewat sentuhan wood panel atau permukaan bertekstur elegan dalam kabin berwarna cerah.

Dikabarkan EQS akan berkenalan pada 15 April dan kemudian meluncur di Eropa Agustus nanti. Versi produksi nantinya lahir bersama para penduduk flagsip – S-Class dan Maybach S-Class – dari fasilitas canggih nan ramah lingkungan “Factory 56” di Sindelfingen, Jerman. (Krm/Raju)

Sumber: mercedes, motor1

Baca juga: Mercedes-Benz Kini Punya Ban Original Sendiri, Sudah Tersedia di 9 Diler Resmi