• Wishlist

Dieselgate: Pejabat VW Dihukum 7 Tahun Penjara

Dieselgate: Pejabat VW Dihukum 7 Tahun Penjara

Kasus Dieselgate yang mendera Volkswagen, akhirnya memasuki babak akhir. Pejabat VW, Oliver Schmidt dihukum 7 tahun penjara serta denda USD$ 400 ribu atas keterlibatannya. Hukuman ini diberikan, sebagai akibat dari pelanggaran federal terkait penipuan uji emisi.


“Anda merupakan pelaku kunci yang bertanggungjawab melakukan penipuan di Amerika Serikat yang ditujukan pada konsumen AS,” jelas Hakim Pengadilan Detroit, Sean F. Cox, seperti dilansir Guardian. Bahkan menurutnya, Schmidt dengan sengaja melakukan ini demi memupuk karirnya di Volkswagen.



 


Dirinya merupakan orang yang bertugas memantau emisi di kantor VW, yang berada di Michigan sejak 2012 hingga awal 2015. Di 2015, dirinya sempat bertemu dengan pemerintah California terkait peraturan yang harus diikuti, namun Schmidt tidak terbuka tentang software yang dipasangkannya pada mobil.


Schmidt memang ditemukan dengan sengaja memberikan fitur agar mobil Volkswagen dapat mengakali hasil uji emisi. Tak kurang 600 ribu unit mobil diesel tembus uji emisi sebenarnya tidak layak. Atas kelakuannya, sang petinggi kelahiran Jerman inipun dikenakan denda USD$ 400 ribu atau sekitar Rp 5,4 milyar.


“Atas kesalahan saya, saya mengakuinya. Itu keputusan yang salah, dan untuk itu saya meminta maaf,” jelas Schmidt dalam pernyataannya pascaputusan. Untuk diketahui, hukuman dan denda yang dikenakan sudah maksimum yang bisa dijatuhkan padanya.


Sebelum Schmidt, ada satu orang yang mengaku bertanggungjawab atas kasus ini. James Robert Liang, pria berumur 62 tahun yang sudah bekerja lebih dari 30 tahun di Volkswagen. Ia mengaku bersalah dan menghadapi dakwaan hukuman 5 tahun kurungan di Penjara Federal. James menjadi orang pertama dari seluruh organisasi VW yang menghadapi tuntutan kriminal dalam Dieselgate.


Berdasarkan pengadilan sebelumnya, James Liang yang juga warga negara Jerman, bertugas mengembangkan ‘teknologi mesin diesel rendah emisi’ untuk VW saat bekerja di Jerman. Alih-alih mencipta mesin ramah lingkungan, dirinya malah merancang perangkat lunak untuk mengakali pengujian. Semua ini atas sepengetahuan Schmidt.


Ketika pengadilan Liang berjalan, keterlibatan petinggi VW seperti Schmidt pun terbongkar. Sebelumnya pihak VW sempat berdalih, tak satupun level atas yang mengetahui jalannya metode ini. Nyatanya tak demikian, kini Schmidt harus berpisah sementara dengan keluarganya dan meminta maaf pada pemerintah AS serta masyarakat pengguna VW. (Ivn/RS)


Baca juga: Porsche Minta Rp 3 Triliun ke Audi, Ada Apa?