All-New Strada Triton Dipasarkan dengan Lambang Fiat

All-New Strada Triton Dipasarkan dengan Lambang Fiat

JAKARTA: Kerja sama perusahaan otomotif asal Italia, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan pabrikan ternama asal Jepang, Mitsubishi Motors Corp, semakin membuahkan hasil. Dikutip dari media lokal, Automotive News, Rabu (10/6/2015), kedua perusahaan ini sedang menyelesaikan tahap terakhir dari kontrak, yang mengizinkan mobil pikap L200 dari pabrik di Thailand untuk dipasarkan ke Eropa dan Amerika Latin dengan menyandang status sebagai merek Fiat.

Dalam kerja sama ini, Mitsubishi akan menghadirkan Mitsubishi L200 atau yang juga dikenal dengan nama Strada Triton di Indonesia, lengkap dengan jantung mekanis yang merupakan hasil besutan mereka. Sementara itu, Fiat akan diberi hak khusus untuk memproduksi Triton dengan desain yang berbeda untuk pasar Eropa dan Amerika. Diferensiasi ini masih dalam tahap kajian dan tidak lama lagi sepertinya akan segera direalisasikan. “Keuntungan bagus untuk Fiat adalah kami dapat menyuplai line upmereka, sementara kami mengisi volume produksi di Thailand. Pikap Fiat 100 persen Mitsubishi dari pandangan mekanis, tapi kami harus memikirkan diferensiasi dan kini sedang dikerjakan,” jelas Koichi Namiki, selaku Kepala Mitsubishi Global Divisi Pikap.

maxresdefault

FCA akan mulai memasarkan pikap L200 edisi terbaru pada tahun 2016, di bawah naungan divisi mobil light commercial vehicle (komersial ringan) dari Fiat Professional. Rencananya, pabrikan asal Italia tersebut akan mulai menjual pikap baru pada 2016 di bawah divisi mobil komersial ringan Fiat Professional, yang biasanya menggarap mobil van. Hingga detik ini, informasi tentang nama resmi pikap itu tersebut belum tersedia. Kendati demikian, peluncurannya akan bersanding dengan pikap mini besutan Fiat bernama Strada, yang sebelumnya telah dipasarkan di Eropa dan Amerika Latin.

Selama ini, Asia Tenggara menjadi pasar yang paling berpotensi untuk penjualan Stada Triton, termasuk di dalamnya Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Indonesia. Pasar terbesar kedua adalah Eropa yang mewakili 10 persen penjualan global. Bisa disimpulkan, bentuk kerja sama antara Mitsubishi dengan Fiat ini tidak hanya merupakan usaha Mitsubishi untuk meningkatkan volume produksi, tapi juga bagian dari bentuk perluasan jangkauan dari Fiat Professional untuk lebih mengenalkan merek Fiat-Chrysler di penjuru dunia – mengingat Fiat telah kehilangan US$ 2.930.000.000 di Eropa dalam 3 tahun terakhir.  Kabarnya, secara garis besar, desain dari Triton ini tetap dipertahankan oleh Fiat. Namun, Fiat akan mengembangkan konsep dari Mitsubishi GR-HEV yang hadir lebih modern dengan penggunaan rangka yang langsung menyatu pada bodi, untuk L200 versi Eropa dan Amerika. Sebelumnya, CEO Fiat-Chrysler, Sergio Marchionne juga sempat mengemukakan gagasan untuk memproduksi pikap berpenggerak empat roda pada tahun 2006 yang berbagi basis platform dengan Tata Xenon. Jika gagasan ini direalisasikan, maka tidak tertutup kemungkinan jika pikap Triton berlogo Fiat memadukan sistem penggerak empat roda dengan dapur pacu besutan Mitsubishi.

Sekilas informasi, kerja sama Mitsubishi – Fiat ini sebenarnya telah dimulai dari pertengahan tahun lalu. Pikap andalan Mitsubishi ini merupakan hasil karya tangan dari desainer grafis asal Malaysia, Theophilus Chin,  yang menghadirkan ubahan signifkan pada bagian facia, mulai bemper, lampu depan, gril, dan bonet, sehingga melahirkan identitas baru pada kendaraan pikap premium ini. Selain itu, Chin juga menciptakan L200 teranyar dengan menggabungkan desain depan dari konsep Fiat FCC4 dengan Mitsubishi Triton versi sebelumnya.

Image Courtesy: theophiluschin.com

Model Mobil Fiat

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store