Harley-Davidson Pamit dari King of the Baggers, Fokus ke Bagger World Cup Berpanggung MotoGP
Mulai 2027 Harley-Davidson membagi program balapnya jadi dua jalur, yaitu ajang elite di level dunia dan Grassroots Racing yang bisa diikuti rider biasa
Harley-Davidson merombak total strategi balapnya. Pabrikan asal Amerika Serikat ini menyatakan program balapnya akan dipecah menjadi dua jalur berbeda mulai 2027: Premier Racing untuk kelas atas dan Grassroots Racing untuk pembalap amatir.
KEY TAKEAWAYS
Apa perubahan strategi balap Harley-Davidson mulai 2027?
Harley-Davidson akan menjalankan dua program, yaitu Premier Racing melalui FIM Harley-Davidson Bagger World Cup dan Grassroots Racing untuk menghadirkan kesempatan balap yang lebih mudah diaksesApa fungsi FIM Harley-Davidson Bagger World Cup bagi Harley-Davidson?
Selain menjadi platform balap utama, kejuaraan tersebut menjadi sarana pengembangan dan demonstrasi teknologi performa Harley-Davidson yang dapat diterapkan pada sepeda motor serta produk performa Screamin' EaglePerubahan ini punya konsekuensi besar. Harley-Davidson akan menutup keterlibatan Factory Racing serta dukungan resmi tim di MotoAmerica King of the Baggers setelah musim 2026 berakhir.
Dua Target Berbeda
Di jalur Premier Racing, Harley-Davidson menjadikan FIM Harley-Davidson Bagger World Cup sebagai panggung balap utama. Kejuaraan ini dijalankan bersama MotoGP, IRTA, dan FIM, dan musim perdananya dinilai sukses oleh pihak Harley-Davidson. Mulai 2027, jumlah tim, pembalap, dan seri balap akan ditambah. Detail jadwal dan daftar peserta baru dijanjikan keluar dalam beberapa bulan ke depan.
Jalur kedua, Grassroots Racing, sasarannya lebih luas. Harley-Davidson ingin membuka peluang balap bagi rider dari berbagai disiplin dan tingkat pengalaman. President dan CEO Harley-Davidson, Artie Starrs, menjelaskan logikanya.
"Strategi balap kami yang berevolusi ini menginspirasi kita semua untuk berkendara, dengan menempatkan motor Harley-Davidson tercepat di panggung terbesar, sekaligus membawa semangat kompetitif yang sama ke audiens yang lebih luas lewat program Grassroots Racing. Entah itu demi gengsi di lintasan drag lokal, podium di balapan flat track, atau tantangan antar-diler, semua orang punya kesempatan untuk bersaing dan menang di atas Harley-Davidson," kata Starrs.
Musim Perdana Bagger World Cup
Director Global Racing Programs Harley-Davidson, Jeffrey Schuessler, menyebut hasil musim perdana Bagger World Cup melampaui ekspektasi. Menurutnya, balapan berlangsung seru dengan lima pemenang berbeda, setiap tim pernah naik podium, dan perebutan gelar juara baru selesai di seri terakhir.
"Ini baru garis start. Kami kini punya fondasi luar biasa untuk dikembangkan, dan peluang di depan kami sangat besar," ujar Schuessler.
Ajang ini juga tidak sekadar kompetisi. Bagger World Cup tetap berfungsi sebagai wadah pengembangan dan demonstrasi performa, yang hasilnya mengalir ke motor-motor masa depan serta lini komponen performa Screamin' Eagle. Chief Operations Officer Harley-Davidson, Bryan Niketh, menegaskan hubungan antara lintasan dan produk.
"Screamin' Eagle adalah tempat rekayasa Harley-Davidson bertemu dengan pencarian performa yang tanpa henti," kata Niketh. "Membawa pelajaran dari lintasan, lalu menyediakan produk performa terkait bagi para rider kami, makin menegaskan pentingnya strategi balap yang berevolusi ini," tambahnya.
Enam Musim di King of the Baggers
Keputusan meninggalkan MotoAmerica King of the Baggers menutup satu fase panjang. Selama enam musim, Harley-Davidson Factory Racing Team berhasil merebut tiga dari enam gelar juara nasional di kategori ini. Mereka juga menurunkan pembalap tersukses sepanjang sejarah King of the Baggers, Kyle Wyman, dengan 27 kemenangan individu.
Harley-Davidson menyampaikan terima kasih kepada MotoAmerica, termasuk Richard Varner, Chuck Aksland, Terry Karges, dan Wayne Rainey yang disebut berperan penting membangun kategori ini. Technical Director sekaligus Team Principal Harley-Davidson Factory Racing, Jason Kehl, turut menyinggung rival lama mereka.
"Saya juga ingin memberi penghargaan kepada Indian Motorcycle Racing atas persaingan sengit mereka di setiap musim dari enam musim ini. Punya rival yang terus mendorong kami meningkatkan level membuat tim kami lebih baik, ikut mengangkat seluruh kategori, dan membuat setiap kemenangan jauh lebih bermakna," ujar Kehl.
Ke depan, kemampuan teknis yang terkumpul di Factory Racing, mulai dari keahlian rekayasa, wawasan performa, hingga semangat kompetitif, akan dialihkan untuk mendukung Bagger World Cup, pengembangan motor, serta suku cadang performa Screamin' Eagle.
Bagger World Cup sendiri adalah kejuaraan global pertama yang khusus untuk motor bagger Harley-Davidson berperforma tinggi. Seri ini diselenggarakan Harley-Davidson bersama MotoGP dan diakui resmi oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). Balapannya digelar di sejumlah sirkuit internasional pilihan, berdampingan dengan kalender MotoGP. (ODI)
Baca Juga:
Harley-Davidson Perkenalkan Street Glide dan Heritage Classic Liberty Edition di GIIAS 2026
Tujuh Harley-Davidson Model 2026 Resmi Rilis, Lintas Segmen dengan Penyempurnaan
Model Motor Harley Davidson
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Unggulan Harley Davidson
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Harley Davidson Terbaru di Oto
Artikel Motor Harley Davidson dari Zigwheels
- Motovaganza