• Wishlist

Pakai Pabrik Wuling di Cikarang, Morris Garage (MG) Siap Produksi Lokal

Pakai Pabrik Wuling di Cikarang, Morris Garage (MG) Siap Produksi Lokal

Merek blasteran Inggris-Cina, Morris Garage (MG) segera berdagang di sini. Ia merupakan anak usaha perusahaan pelat merah Tiongkok, SAIC Motor Corporation. Termasuk Wuling Indonesia aka SGMW, yang sudah duluan tanam modal Rp 9,3 triliun. Lalu bikin pabrik di Cikarang berbasis global manufacturing system (GMS). Tahap awal, jenama baru ini masih impor dari Thailand. Rencana selanjutnya produksi lokal di fasilitas itu.

Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut berbagi informasi. Ia mengamini soal rencana MG bakal pakai pabrik Wuling sebagai tempat produksi lini model perusahaan. Blueprint yang mereka bikin mulai terlihat. Setidaknya ada keseriusan untuk bermain, juga bersaing dengan donasi pabrikan Jepang.

MG ZS produksi wuling

“Jadi mereka perkenalan saja satu tahun dan bakal masuk ke investasi. Terkait skala ekonomi, dia (MG, red) yakin bisa bersaing di pasar Indonesia. Karena saudaranya saja bisa bersaing. Awal ketemu saya, wacananya seperti itu. Banyak yang bisa didayagunakan (pabrik Wuling), tersedia kapasitas idle yang belum terpakai," beber Putu Juli Ardika, seperti dilansir Liputan6, kolega OTO.com.

Baca Juga: Spesifikasi Lengkap MG ZS, Pesaing Honda HR-V 

Info tambahan buat Anda. Wuling memiliki luas lahan 30 hektare dan supplier park 30 hektare. Letaknya di pusat industri Greenland International Industrial Cikarang (GIIC), Cikarang, berdiri di atas area 60 hektare. Kapasitas produksi mencapai 120.000 unit saban tahun. Pabrik ini merupakan pengembangan bersama, investasi antara General Motors dengan grup produsen mobil besar di Republik Rakyat Cina.

GM memulai kemitraan dengan SAIC Group (SAIC-GM) sejak 1997. Mereka turut menaungi merek GM di kawasan Cina, sebagai Chevrolet serta Buick. Kemudian pada 2002, aliansi dengan Lizhou Wuling Motors menjadi SAIC-GM-Wuling Motors (SGMW). Komposisi sahamnya 44% digenggam GM, SAIC 50,1% dan Wuling (Guangxi Automotive Group) 5,9%. Bisa Anda lihat, SAIC punya kuasa paling tinggi dalam skema modal. Jadi wajar bila mereka bersinergi dalam taktik bisnis Morris Garage di sini.

perakitan wuling

Strategi Dagang

Untuk menarik minat pembeli, mereka menyodorkan MG ZS, menyentuh pasar kompak SUV. Dijanjikan harganya lebih miring. Ia siap bertarung dengan Honda HR-V, Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Langkah bisnisnya mirip Wuling. Menawarkan mobil yang terjangkau dulu di lahan ramai peminat. Seri MG ZS jadi mobil dengan penjualan terpanas.

Kendaraan tersalurkan sebanyak 250.000 unit di seluruh dunia, juga peringkat ketiga di Cina pada 2019. Jadi, logis bila MG hendak penetrasi pasar Indonesia dengan ZS lebih dulu. Barulah menjajaki market medium SUV lewat MG HS, jadi lawan sekelas CR-V. Gunanya melambungkan citra merek, agar kuda-kuda usaha mereka kian kuat.

Figo Lee, Managing Director MG Motor Indonesia pun mengakui itu. Dirinya memiliki sejumlah langkah jangka panjang untuk berbisnis di Tanah Air. Tak terkecuali perakitan lokal MG di pabrik Wuling. "Kami punya strategi jangka panjang. Langkah awal perusahaan yakni kenalkan MG ZS. Lalu perkuat brand image, termasuk menyolidkan jaringan penjualan. Nah, pada tahap kedua kami siapkan fasilitas perakitan MG di Indonesia. Tak hanya pabrik saja, perusahaan juga siapkan sumber daya manusia," ungkap dia.

Hal itu didukung pernyataan Arief Syarifudin, Marketing and PR Director MG Motor Indonesia. “Sebanyak 25 outlet dealer bakal bergabung dengan MG," ucapnya singkat saat perkenalan Agen Pemegang Merek di Jakarta. Kedatangan mereka di sini tentu menambah pilihan model buat konsumen. Namun yang patut dicermati ialah, komitmen mereka dan seberapa kuat jaringan pemasaran beserta layanan aftersales. (Alx/Odi)

Sumber Quote: Liputan6

Baca Juga: Masih Saudara Dekat Wuling, Morris Garage Masuk Indonesia Bawa Dua SUV