Pabrik Perakitan Aletra di Purwakarta Sanggup Hasilkan 6 Unit L8 EV dalam Satu Jam
Ratusan unit Aletra L8 EV rakitan lokal sudah didistribusikan ke konsumen Tanah Air
Aletra Mobil Nusantara memulai kerja bareng Handal Indonesia Motor (HIM) sejak 2024. Kemudian memulai proses perakitan di pabrik baru Purwakarta pada 2025. Jenama lokal ini mencatat capaian penting lewat perolehan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 44 persen untuk L8 EV. Strategi lokalisasi produksi dijalankan bertahap. Kemudian diikuti peningkatan porsi komponen sesuaikan dengan karakter dan kebutuhan pasar domestik. Dalam satu jam sanggup merakit enam unit MPV listrik.
KEY TAKEAWAYS
Berapa nilai TKDN Aletra L8 EV saat ini?
Aletra L8 EV telah mencapai nilai TKDN sebesar 44 persenDi mana lokasi perakitan mobil Aletra?
Mobil Aletra dirakit secara lokal di fasilitas Handal Indonesia Motor (HIM), PurwakartaBerapa target produksi Aletra tahun ini?
Untuk tahun 2026, Aletra menargetkan produksi sebanyak 2.000 unit.Pemetaan Kegiatan Produksi dan TKDN
Rencananya target produksi tahunan sekitar 2.000 unit pada 2026 dan menjadi 3.000 unit pada 2027 berikut kenaikan TKDN lebih dari 60 persen. Christo Antyo, product manager Aletra, menjelaskan. Strategi perusahaan dalam memasarkan produk berbeda dari sejumlah APM lain di sini. Mereka tidak mau hanya membawa unit dalam bentuk utuh atau impor dari Cina. Menyegarkan ingatan kembali. Perusahaan kerja sama dengan Lifan Auto sub-merek Geely untuk menyuplai komponen.
“Sejak awal Aletra tidak melakukan impor utuh (CBU). Namun lebih memilih jalur perakitan lokal. Jadi ada proses transfer knowledge dan bisa menambah lapangan pekerjaan di sini. Jadi ketika ada perubahan regulasi insentif mobil listrik yang mengharuskan rakitan dengan lokal komponen 40 persen. Kami sudah siap,” terang Christo Antyo saat berada di perakitan Handal Indonesia Motor, Purwakarta (21/1/2026).
Ratusan Unit Aletra Dikirim ke Konsumen
Jadi, itu alasan Aletra mengambil langkah untuk langsung melakukan perakitan secara lokal atau Completely Knocked Down (CKD) dengan mitra. Kegiatan manufaktur sebetulnya mulai terlihat pada semester kedua 2025. Selama Agustus hingga Oktober, produksi tercatat sebanyak 200 unit, lalu berlanjut 103 unit pada periode November–Desember. Dari total angka ini. Sebanyak 147 unit diklaim telah dikirimkan ke konsumen di berbagai wilayah Tanah Air. Capaian ini menjadi sinyal bahwa rantai pasok dan jalur distribusi Aletra mulai terbentuk sejak tahun pertama operasional.
Untuk diketahui. Sebelum masuk ke fase CKD, Aletra lebih dulu melakukan serangkaian penyempurnaan produk agar L8 EV benar-benar sesuai saat digunakan di Indonesia. Mulai dari penyetelan ulang suspensi supaya lebih adaptif terhadap kondisi jalan beragam. Peningkatan kinerja pendinginan kabin guna menghadapi iklim tropis. Hingga optimasi sejumlah komponen non–powertrain. Langkah ini membuka ruang peningkatan kandungan lokal secara bertahap.
Gabung Gaikindo dan Bangun Pusat R&D
Menjadi bagian dari upaya beradaptasi dalam ekosistem industri otomotif nasional yang terstruktur. Aletra juga bergabung sebagai anggota Gaikindo. Keanggotaan ini memungkinkan perusahaan mengikuti mekanisme pelaporan penjualan resmi secara berkala. Sehingga performa pasarnya tercatat secara transparan. Langkah ini menjadi penanda kesiapan perusahaan untuk bermain di level yang setara dengan pelaku otomotif lain di Indonesia.
Lalu tahun ini, Aletra menyiapkan penguatan kapabilitas riset dan rekayasa. Rencana pembangunan Aletra Head Office & R&D Center dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan 2026. Fasilitas ini bakal menjadi pusat inovasi, baik untuk peningkatan kualitas produk yang ada. Maupun pengembangan teknologi sesuai dengan kebutuhan konsumen di Tanah Air.
Di sisi lain, klaim peningkatan minat pasar terhadap L8 EV turut membuka peluang baru. Aletra melihat kebutuhan kendaraan listrik tidak hanya datang dari konsumen retail. Tetapi juga dari sektor operasional bisnis. Permintaan di segmen ini memberi ruang bagi perusahaan dalam memperluas portofolio ke solusi mobilitas listrik B2B. Tanpa meninggalkan fokus terhadap kenyamanan, efisiensi dan durabilitas sebagai karakter utama sang MPV EV. Inisiatif ini disiapkan sebagai bagian dari fase pengembangan lanjutan. Sejalan dengan dinamika pasar yang terus bergerak. (ALX/ODI)
Baca Juga:
Satu Tahun Aletra di Indonesia: Perkuat Produksi Lokal, Layanan, dan Siap Ekspansi 2026
Nama Geely Tertera di Aletra L8 EV, Ini Alasan dan Hubungannya
Aletra Resmikan Diler Kemang untuk Perkuat Bisnis di Indonesia
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil ALETRA
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan ALETRA
- Populer
Video Mobil ALETRA Terbaru di Oto
Artikel Mobil ALETRA dari Carvaganza
Artikel Mobil ALETRA dari Zigwheels
- Motovaganza