Edukasi Teknologi Commonrail untuk Siswa SMK, Isuzu Indonesia Gelar Webinar

Edukasi Teknologi Commonrail untuk Siswa SMK, Isuzu Indonesia Gelar Webinar

Guna lebih mengenalkan teknologi mesinnya, Isuzu Indonesia menggelar webinar dengan tajuk Pengenalan Sistem Commonrail Isuzu bagi siswa SMK. Webinar yang diselenggarakan secara daring ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari siswa dan guru SMK-SMK yang menjalin kerjasama dengan PT Isuzu Astra Motor Indonesia.

Acara ini adalah kelanjutan dari IGLive yang diselenggarakan antara @guruhebatsmk dan @isuzuid. Saat itu Isuzu mengundang Joko Susilo, lulusan SMK Klaten yang memenangkan lomba mekanik Isuzu sedunia, Isuzu Technical Skill Competition. Hasilnya, acara tersebut memotivasi banyak siswa menjadi ingin belajar lebih jauh lagi mengenai teknologi kendaraan diesel.

Yuda Arikunto selaku narasumber mengatakan acara ini diselenggarkan untuk memberikan edukasi mengenai teknologi yang digunakan oleh Isuzu dalam kendaraan niaganya. "Isuzu menggunakan mesin commanrail untuk kendaraannya. Berbagai informasi bisa didapatkan peserta sehingga lebih mengenal teknologi yang digunakan Isuzu," katanya.

Sementara Fuad Hasyim, Isuzu Astra Motor Indonesia Training Center Department Head mengatakan, “Harapannya siswa SMK bisa mendapatkan informasi secara teknis tentang bagaimana sistem commonrail bekerja, karena kedepan teknologi ini akan digunakan saat kebijakan EURO4 sudah resmi dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2022."

Baca juga: All New mu-X Dirilis 28 Oktober 2020, Isuzu Mulai Pamer Video Teaser

Isuzu Commonrail

Teknologi Commonrail

Sistem commonrail sendiri adalah sebuah teknologi yang digunakan pada mesin diesel. Teknologi lebih advance daripada mesin konvensional yang masih menggunakan injection pump. Fungsi ini digantikan oleh commonrail dan supply pump yang diatur oleh engine control modul. Dampaknya penggunaan bahan bakar akan lebih efisien sehingga lebih menguntungkan bagi para pebisnis.

Yuda mengatakan seperti bilah pisau bermata dua, teknologi ini juga dinilai sebelah mata. Di lapangan dengan mesin konvensional para pemain bisa mengatur tenaga agar memberikan output yang lebih besar dan hal ini tidak bisa dilakukan saat menggunakan mesin dengan teknologi commonrail.

Pada mesin commonrail dalam waktu 10 menit saja kita bisa menganalisa dimana terjadi kerusakan pada unit karena sudah terkomputerisasi sehingga bisa dilakukan penarikan data.
Perkembangan teknologi mesin yang terus berkembang tentunya kedepan kebutuhan tenaga ahli akan sangat dibutuhkan terutama dari siswa SMK. Program ini adalah bagian dari link and match antara kurikulum Pendidikan yang ada di bangku sekolah kejuruan dengan kebutuhan industri ke depan.

"SMK adalah partner bagi Isuzu dalam mengembangkan bisnisnya menjadi lebih baik dan sebagai bentuk sumbang sih dari korporasi Isuzu senantiasa akan memberikan pengalaman dan edukasinya untuk putra putri bangsa," kata Fuad Hasyim.

Baca juga: Gambar Paten Isuzu mu-X Generasi 2021 Mulai Terkuak

Isuzu GIGA

Aturan Euro4

Di Indonesia, saat ini Isuzu memiliki rangkaian line-up cukup lengkap. Mulai dari penumpang seperti D-max, Panther, dan MU-X, kemudian komersial yang diisi ELF, GIGA, C-Series, dan Pickup.

Isuzu sendiri mengatakan sudah siap menjalankan standar bahan bakar EURO 4, yang rencananya akan berlaku per 7 April 2021 mendatang. Rencana pengimplementasian regulasi Euro 4 di Tanah Air, telah dirancang sejak 2017. Melalui Peraturan Menteri LHK, P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017, tertuang bahwa 7 April 2021, atau maksimal 48 bulan setelah diundangkan, produk kendaraan bermesin diesel harus memenuhi standar emisi itu.

Beberapa waktu lalu Ernando Demily, President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia mengatakan Isuzu sudah sangat siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai EURO 4, karena kami sudah menggunakan engine yang nantinya akan menjadi standard untuk kebijakan EURO 4 sejak tahun 2011, yaitu engine common rail pada Isuzu Giga. "Pastinya ketika regulasi ini dilakukan ada dampak untuk para pengusaha, terutama untuk bisnis logistik dimana akan terkena dampak yaitu biaya logistic juga akan meningkat,” kata dia.(Raju)

Baca juga: Incar Potensi Pasar Kala Pandemi Covid-19, Isuzu mu-X Dijadikan Ambulans

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store