Kawasaki Kembangkan Motor Roda Tiga, Pesaing Yamaha Niken

Kawasaki Kembangkan Motor Roda Tiga, Pesaing Yamaha Niken

Beredar kabar Kawasaki menggarap kendaraan pesaing Yamaha Niken. Dari sketsa rancang bangun yang bocor ke publik, wujudnya dituangkan ke motor jenis sport. Namun sepeda motor roda tiga ini, terlihat punya sistem suspensi depan yang rumit.

Dilihat dari gambar, desain suspensi depannya sangat berbeda dibanding pabrikan Yamaha dan Piaggio. Mereka justru merancang three wheeled yang mirip dengan motor asal Kanada, Can Am. Terlihat jarak sumbu roda yang sangat panjang. Pun demikian dengan lengan ayun, membuat ban melebihi buntut motor. Mirip Can Am Spyder.

Tapi ada yang berbeda. Kedua roda depan motor ini dapat dimiringkan beberapa derajat, walau belum ada angka yang pasti. Sistem kerja penggerak roda depannya dilengkapi center-hub steering. Serupa Bimota Tesi H2, proyek kolaborasi awal setelah Kawasaki resmi mengakuisisi Bimota. Hanya saja ke depannya, sistem kemudi berpelengkap ball joint dan tie road itu diaplikasi untuk dua roda depan. Konon, para insinyur Kawasaki memperkayanya dengan perangkat elektronik. Semisal: pengaturan suspensi hingga yang paling umum yaitu sistem pengunci roda depan untuk kebutuhan parkir.

Tak ada penjelasan soal spesifikasi mesin, meski bisa dipastikan menganut konsep sport. Ideal bila kubikasi mesinnya di atas 250 cc. Konsep tadi juga diperkuat bentuk tangki bensin gambot serta buritan menjulang. Mengajak pengendara membungkuk kala melajukannya, terutama di kecepatan tinggi. Pada bagian belakang terdapat suspensi tunggal, disertai penambahan pegas guna meredam getaran. Tetapi, apakah sistem semacam itu bisa lebih ringan dibanding kompetitornya? Tentu kita harus menunggu jawaban dari pihak pabrikan.

Para pakar otomotif dunia beranggapan, teknologi ini bisa saja direalisasikan beberapa tahun lagi, walau rancangannya terbilang kompleks. Tak sekadar kerja roda, mereka pun harus mengakali bobot tubuh yang secara logika lebih berat dari motor kebanyakan. Langkah untuk menyematkan perangkat supercharged mungkin pula jadi pertimbangan. Dengan begitu, daya kailnya bisa terkoreksi. Wajar bila tak langsung direalisasikan.

Menyoal pengembangan model pun sejatinya bukan hal baru bagi Kawasaki. Toh, di 2013 silam mereka sudah sempat melansir three wheeled bernama Konsep J. Hal unik terletak pada kinerja roda depan. Kedua roda itu dapat menyatu seperti motor pada umumnya. Sementara untuk menyesuaikan kebutuhan pengendara, terdapat mode berkendara: Comfort dan Sport. Futuristik. Sayangnya hingga kini dia cuma berstatus purwarupa saja. Semoga tidak terjadi pada model roda tiga sport ini. (Bgx/Ano)

Sumber: RideApart

Baca juga: Motor Baru Kawasaki di 2020

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store