Brabus Garap Smart EQ ForTwo, Supercar EV untuk Perkotaan

Brabus Garap Smart EQ ForTwo, Supercar EV untuk Perkotaan
Contents
Baca SelengkapnyaSembunyikan

Bukan hal asing bila nama Brabus dikaitkan dengan performa tinggi. Bermacam model superganas lahir dari tangan dingin para teknisi di Bottrop, Jerman itu. Sebut saja Rocket 900 sampai G V12 900. Tapi bukan hanya Mercedes-Benz, Smart pun mereka otak-atik. Untuk itu lahirlah, “Supercar untuk Perkotaan”.

Itu sebutan yang diberikan pada racikan termutakhir mereka, Brabus 92R. Mengambil basis ‘mobil kutu’ Jerman bertenaga listrik Smart EQ ForTwo Cabriolet. Mereka pompa lagi tenaga dari Three Phase Synchronous Motor hingga dapat melontarkan sampai 92 hp dibarengi torsi 180 Nm. Memang tidak terlihat fantastis, tapi untuk mobil sekecil Smart ForTwo mungkin dirasa cukup bergairah – apalagi berstatus EV yang terkenal hadirkan dorongan instan.

Setidaknya, berdasarkan standar ForTwo, lonjakan segitu terbilang besar. Sebagai perbandingan, model orisinal siapkan output 80 hp saja bersama torsi 130 Nm. Berkat penambahan tenaga, akselerasinya terpangkas satu detik. Brabus 92R diklaim dapat menuntaskan akselerasi ke 100 kpj dalam tempo 10,9 detik sementara sebelum dibuat kekar menorehkan angka 11,9 detik. Dibejek habis, kecepatan tingginya ditahan sebagaimana versi standar. Paling tinggi 130 kpj. Wajar, lagipula kendaraan sekecil itu akan sangat mengerikan ketika dipacu kencang.

Irama performa tinggi dibarengi aransemen suspensi baru. Kaki-kaki mengusung sistem coil-overadjustable Brabus Sports Suspension . Disebut sudah dirancang dan dikalibrasi sesuai kombinasi pelek dan ban berikut bobotnya. Dijanjikan boyong “kombinasi kelincahan, pengendalian aman, dan kualitas berkendara yang luar biasa”. Terlepas dari penawaran itu, diketahui kuda-kuda 92R amblas sekitar 25 mm.

Brabus 92R

Jadi tradisi, belum jadi Brabus seutuhnya kalau belum memancarkan gaya nyentrik. Bagus atau tidak, itu sesuai selera. Tapi harus diakui, tuner asal Bottrop, Jerman ini sukses bikin si mobil kecil tampil tengil. Fasad depan dirombak habis dengan bumper anyar. Begitu pula di belakang, dipasang diffuser. Spoiler merah dan aksen senada di side skirt memperkuat kesan sporty. Disebut rancangan baru ini bukan sebatas gaya, ada peningkatan fungsi aerodinamika.

Tak hanya bodikit yang bikin 92R terlihat begitu nakal. Ia bahkan seakan berkiblat pada para supercar asli dengan pemakaian pelek berukuran belang. Di depan ia mengenakan BRABUS Monoblock IX delapan palang ganda berukuran 16 inci sementara di belakang 17 inci dan terbungkus ban Yokohama.

Area kabin tidak luput dari sentuhan dan dibuat selaras gaya eksterior. Akan terlihat mentereng ketika atap dibuka lantaran jok dibungkus material kulit berwarna merah. Bukan sebata jok merah pula, diramaikan pola jahitan ‘Ultimate Ellipse’ berikut sambungan hitam dan outline logo Brabus di sandaran. Itu jadi standar presentasi sebab pada dasarnya konsumen Brabus bisa menentukan sendiri mulai dari cat hingga upgrade interior.

Rencananya hanya 50 unit 92R yang bakal diproduksi oleh Brabus. Diberi label serendah 46.284 Euro atau sekitar Rp 789 juta. Standarnya mobil ini dibekali perlengkapan berupa Three Phase Synchronous Electric Motor dengan modul kontrol dari Brabus berikut fitur seperti AC, radio, dan sistem navigasi.

Brabus 92R

Piawai Menggarap Monster

Ya, pengembangan EV mungkin masih berada di tahap awal. Tapi bisa dilihat ke mana arahnya kalau Brabus bicara soal performa. Contoh salah satu racikan buas termutakhir mereka, Brabus Rocket 900. Mercedes-AMG GT 63 S yang sudah gahar saja dibikin jadi monster.

Berbagai rombakan hardware dan software menghadiahkan output berlimpah. Jauh dari versi standar yang sebenarnya sudah menjadi salah satu sedan terkencang saat ini. Sesuai nama, total 900 hp dapat dimuntahkan Brabus Rocket 900. Di samping itu, ia sanggup menendang torsi sekuat 1.250 Nm menuju keempat roda meski sebenarnya dibatasi sampai 1.050 Nm saja. Menjadi penyalur daya adalah girboks multi-clutch Speedshift MCT 9-speed berpadu sistem 4Matic+.

Punya sumber daya sangar tentu berimplikasi pada kehebatan memacu. Akselerasi ke 100 kpj tuntas dalam tempo 2,8 detik. Kalau pedal gas terus dibejek selama 21,1 detik lagi, Anda akan menyadari telah mencapai 300 kpj. Kendati begitu, sisi psikopatnya bakal dibatasi oleh limiter elektronik di 330 kpj – mempertimbangkan bobot keseluruhan 2,12 ton dan batas kemampuan ban

Hanya 10 Mercedes-AMG GT 63 S bakal diracik Brabus dengan spesifikasi Rocket 900. Diproduksi dalam jumlah sangat terbatas dan memiliki tingkat personalisasi yang tinggi. Tentu wajar bila banderolnya mencengangkan. Edisi pertama dipasang label 435.800 Euro atau sekitar Rp 7,5 miliar. (Krm/Raju)

Baca juga: 10 Unit Mercedes-AMG GT 63 S Digarap Brabus, Power Meningkat Jadi 900 hp

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

IIMS 2026

Tren & Pembaruan Terbaru

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Mobil Unggulan Smart

  • Yang Akan Datang
  • Smart #1 ev
    Smart #1
    Harga menyusul
    Perkiraan Diluncurkan TBA Kabari Saya Saat Diluncurkan

Artikel Mobil Smart dari Carvaganza

  • Smart #1, Mobil Listrik Untuk Menandingi Hyundai Kona Electric dan VW ID.3
    Smart #1, Mobil Listrik Untuk Menandingi Hyundai Kona Electric dan VW ID.3
    Indra Alfarisy, 12 Apr, 2022
  • Smart akan Rilis SUV Listrik Hasil Garapan Mercedes-Benz & Geely
    Smart akan Rilis SUV Listrik Hasil Garapan Mercedes-Benz & Geely
    Alvando Noya, 07 Mar, 2021
  • Mobil Mungil Smart Versi SUV Bertenaga Listrik Dikembangkan Bersama Produsen Mobil Asal Cina
    Mobil Mungil Smart Versi SUV Bertenaga Listrik Dikembangkan Bersama Produsen Mobil Asal Cina
    Rizki Satria, 19 Jan, 2021

Artikel Mobil Smart dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Tips
  • Review
  • Artikel Feature
  • Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Toyota Raih 2.793 SPK selama IIMS 2026, Mobil Keluarga Paling Dominan
    Anjar Leksana, 23 Feb, 2026
  • Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Daihatsu Kirimkan 137 Ribu Mobil ke Tangan Konsumen Sepajang 2025
    Anjar Leksana, 18 Feb, 2026
  • Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Wuling Darion PHEV Dimodif Sederhana untuk Menunjang Mobilitas Bersama Keluarga
    Anjar Leksana, 17 Feb, 2026
  • Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Denza Kenalkan B5 Sebagai SUV PHEV Canggih untuk Market Indonesia
    Anjar Leksana, 12 Feb, 2026
  • MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    MG Masih Sediakan Benefit Pembelian Rp100 Juta dan Program Spesial di IIMS 2026
    Anjar Leksana, 11 Feb, 2026
  • Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Perlunya Pengecekan Ban Mobil Sebelum Perjalanan Jauh dan saat Musim Hujan
    Anjar Leksana, 29 Des, 2025
  • Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Pahami Konsekuensi dan Kesiapan Sebelum Beralih ke Mobil Listrik
    Setyo Adi, 12 Agu, 2025
  • Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Termasuk Komponen Vital, Pentingnya Merawat Ban Serep
    Setyo Adi, 04 Des, 2024
  • Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Menyiasati Terjebak Macet Horor Berjam-jam
    Setyo Adi, 20 Sep, 2024
  • Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Supaya Hemat Baterai, Terapkan Cara Mengendarai Mobil Listrik Seperti Ini
    Anjar Leksana, 06 Sep, 2024
  • Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Test Drive Mitsubishi Destinator: SUV 7-Seater Turbo yang Sangat Menjanjikan
    Setyo Adi, 01 Sep, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    First Drive Jaecoo J7 AWD di Medan Offroad: Tangguh Tanpa Modifikasi
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    First Drive Jaecoo J7 SHS: Efisiensi Tinggi dan Fitur ADAS Lengkap
    Muhammad Hafid, 29 Agu, 2025
  • First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    First Drive Xpeng G6: Siap Tantang Kelas Premium
    Setyo Adi, 24 Jun, 2025
  • Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Test Drive New BYD Seal: Geber di Mandalika, Jajal Suspensi DiSus-C
    Alvando Noya, 13 Jun, 2025
  • Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Harga Beda Tipis, Beli Toyota Kijang Innova Reborn 2.4 Diesel atau Zenix 2.0 G CVT?
    Anjar Leksana, 02 Jan, 2026
  • 5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    5 SUV Besar Lawan Jaecoo J8 SHS Ardis di Indonesia
    Anjar Leksana, 16 Okt, 2025
  • Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Nissan R35 GT-R Resmi Pensiun, Warisan 18 Tahun dan Dedikasi Sang “Godfather of GT-R”
    Setyo Adi, 08 Sep, 2025
  • Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Pilihan Mobil Listrik Terbaru Pasca GIIAS 2025
    Anjar Leksana, 04 Agu, 2025
  • GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    GIIAS 2025, Jadi Panggung Elektrifikasi Mobil Hybrid dari Segala Segmen
    Setyo Adi, 04 Agu, 2025

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*