Changan Habiskan 60 Mobil dan Rp10,5 Miliar untuk Sekali Uji Tabrak
Laboratorium Changan simulasikan tabrakan sudut 30 derajat, bukti komitmen keselamatan kendaraan listrik
Dunia otomotif tak hanya soal desain keren, fitur canggih, atau akselerasi kencang. Di balik itu semua, ada proses panjang dan mahal yang harus dilalui untuk memastikan satu model mobil benar-benar aman dikendarai di jalan raya. Salah satu proses paling krusial adalah uji tabrak alias crash test. Changan Automobile mengungkap bagaimana mereka benar-benar serius dalam urusan keselamatan.
KEY TAKEAWAYS
Mengapa Changan harus menghabiskan hingga 60 mobil untuk satu model?
Hal ini dilakukan untuk menguji berbagai skenario benturan yang berbeda (depan, samping, belakang, terguling) pada berbagai tingkat kecepatan, guna mendapatkan data yang komprehensif bagi tim pengembangan.Apa tujuan uji tabrak sudut 30 derajat?
Memvalidasi skenario nyata seperti menabrak pembatas jalan atau tiangOTO.com diajak menyaksikan langsung sesi uji tabrak di Changan Automobile Collision Safety Laboratory. Fasilitas ini termasuk salah satu yang tercanggih di Tiongkok karena mampu mensimulasikan berbagai skenario tabrakan dari frontal, samping, belakang, hingga sudut-sudut tertentu. Dengan adanya lab sendiri, Changan bisa melakukan uji coba secara intensif tanpa harus menyewa fasilitas pihak ketiga. Disebutkan bahwa biaya pembanguanan fasilitas ini hingga 300 juta Yuan atau setara Rp753 miliar.
Dalam sekali uji tabrak, Changan bisa menghabiskan 1 juta yuan atau sekitar Rp2,5 miliar. Mereka juga memiliki berbagai asset dummy yang harganya mencapai 12 juta yuan atau sekitar Rp30 miliar per boneka. Dan Changan memiliki 32 jenis boneka dengan tugas berbeda. Mulai dari boneka pria dewasa, wanita, anak-anak, hingga bayi. Setiap boneka dilengkapi sensor di puluhan titik tubuh untuk mengukur gaya benturan. Setelah digunakan, boneka langsung diperbaiki. Seperti dikalibrasi ulang, diganti sensor yang rusak, bahkan bagian tubuh yang retak diganti.
Saat kunjungan ke sana, Changan sedang menguji Deepal S07 versi facelift. Mobil ini adalah salah satu andalan Changan di segmen SUV listrik dan hybrid, serta sudah masuk ke pasar Indonesia. Yang menarik, uji yang dilakukan bukanlah uji tabrak biasa, melainkan bukan skenario frontal namun dengan sudut 30 derajat menuju penghalang kaku (rigid barrier). Ini adalah skenario yang lebih kompleks dan mendekati kecelakaan nyata di jalan raya. Sebab tabrakan seringkali tidak datang persis dari depan.
Dalam uji tabrak, kecepatan 30 km/jam dengan sudut 30 derajat terhadap penghalang kaku mampu menghasilkan gaya benturan yang sangat besar. Menurut standar internal Changan, kecepatan ini dipilih untuk memvalidasi skenario non-standar yang kerap terjadi di dunia nyata, seperti menabrak pembatas jalan, tiang, atau kendaraan lain dari sudut tertentu. Bukan sekadar memenuhi aturan, Changan ingin memastikan perlindungan maksimal dalam berbagai kondisi.
Yang menarik, uji tabrak ini tidak serta-merta mengikuti standar NCAP atau regulasi pemerintah semata. Changan memiliki standar korporasi internal yang bahkan lebih ketat. Dalam uji coba mobil menabrak penghalang kaku di kecepatan 30 km/jam dan sudut 30 derajat. Tujuannya adalah untuk menguji lebih dari sekadar integritas bodi, tetapi juga bagaimana fungsi-fungsi kendaraan bekerja saat terjadi benturan.
Di lapangan, kami melihat airbag mengembang sempurna dan dummy yang ada di dalam mobil dalam kondisi baik-baik saja. Ini dapat membuktikan bahwa fitur keamanan Changan Deepal S07. Changan juga mengungkap bahwa untuk satu model mobil, mereka bisa menghabiskan 60 unit mobil hanya untuk keperluan uji tabrak.
Hasil dari uji ini bukan sekadar “selamat” atau “tidak selamat”. Menurut dokumen internal Changan, uji tabrak yang dilakukan adalah bagian dari fase pengembangan (developmental-stage test). Artinya, mobil-mobil ini belum tentu gagal atau lulus—melainkan dikumpulkan datanya untuk perbaikan. Dari uji tabrak yang dilakukan Changan ini membuktikan bahwa Changan sangat serius dalam hal keselamatan penggunanya. (BIL/ODI)
Baca Juga:
Changan Rilis BlueCore Hybrid Engine, Klaim Konsumsi BBM Tembus 33,55 Km/Liter
200 Insinyur Kembangkan Changan UNI-T agar Bisa Minum Campuran Bensin dan Etanol
Changan Dapat Sertifikasi Autonomous Driving Level 3, Ini Kecanggihannya
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Changan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Changan
- Terbaru
- Populer
Artikel Mobil Changan dari Carvaganza
Artikel Mobil Changan dari Zigwheels
- Motovaganza