Pabrik VinFast di Subang Targetkan Produksi 350.000 Unit EV per Tahun
Disiapkan sebagai basis produksi dan hub ekspor kendaraan listrik setir kanan. Kapasitas awal mencapai 50.000 unit per tahun, dengan target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 80% mulai 2030
Indonesia berpeluang memperkuat posisi dalam industri kendaraan listrik (EV) global melalui pengembangan fasilitas manufaktur dan rantai pasok lokal. Salah satu langkahnya adalah beroperasinya pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat, yang disiapkan sebagai basis produksi sekaligus hub ekspor kendaraan listrik setir kanan di kawasan regional.
KEY TAKEAWAYS
Di mana lokasi pabrik VinFast di Indonesia?
Pabrik VinFast berada di Subang, Jawa Barat, dengan luas lahan 171 hektareBerapa investasi pabrik VinFast di Subang?
Investasi awal tahap pertama mencapai US$300 juta dari total komitmen investasi yang direncanakan melebihi US$1 miliarPengembangan fasilitas ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk membangun industri kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB) dari hulu hingga hilir.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip dari situs resmi Kementerian Perdagangan, menyatakan Indonesia memiliki modal untuk menjadi salah satu pemain utama industri kendaraan listrik dunia. Dukungan tersebut berasal dari kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik.
Investasi Awal VinFast Capai US$300 Juta
Pabrik VinFast di Subang berdiri di atas lahan seluas 171 hektare. Fasilitas ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Desember 2025. Investasi awal tahap pertama mencapai USD300 juta dari total komitmen investasi yang direncanakan melebihi USD1 miliar.
Fasilitas Subang menjadi pabrik kendaraan listrik global keempat VinFast sekaligus yang pertama di Asia Tenggara di luar Vietnam. Pada tahap awal, pabrik memiliki kapasitas produksi 50.000 unit per tahun. Seiring pengembangan fasilitas, kapasitas tersebut direncanakan meningkat hingga 350.000 unit per tahun.
Foto: VinFastModel yang masuk dalam rencana produksi mencakup city car VF 3 dan VF 5, SUV VF 6 dan VF 7, serta kendaraan komersial Limo Green dan MPV VF 7.
Pengembangan kapasitas ini diharapkan memperkuat peran Indonesia dalam rantai pasok otomotif regional sekaligus membuka peluang ekspor ke negara-negara yang menggunakan kendaraan setir kanan.
Target TKDN VinFast Capai 80% Mulai 2030
Selain meningkatkan kapasitas produksi, VinFast menargetkan penggunaan komponen lokal untuk memperkuat industri pendukung kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan menargetkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) lebih dari 40% pada 2026. Angka tersebut direncanakan meningkat menjadi 60% pada 2029 dan 80% mulai 2030.
Untuk mendukung target tersebut, VinFast menyiapkan kawasan khusus pemasok atau Supplier Park di area manufaktur Subang. Kawasan ini dirancang untuk mengintegrasikan pemasok komponen otomotif lokal, termasuk industri kecil dan menengah (IKM), ke dalam rantai pasok perusahaan.
Fasilitas produksi VinFast mencakup proses pengelasan bodi, pengecatan, perakitan akhir, hingga pengendalian kualitas. Pengembangan tersebut diharapkan membuka peluang bagi pemasok domestik untuk meningkatkan kemampuan produksi dan memenuhi standar industri otomotif global.
Peningkatan penggunaan komponen lokal juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor dan mengefisienkan biaya logistik. Bagi konsumen, rantai pasok yang lebih kuat di dalam negeri dapat mendukung ketersediaan suku cadang serta mempermudah proses perawatan dan perbaikan kendaraan.
Pabrik VinFast Berpotensi Serap 15.000 Tenaga Kerja
Pengembangan pabrik VinFast di Subang diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi wilayah Jawa Barat. Saat beroperasi pada kapasitas penuh, fasilitas ini diperkirakan menyerap 5.000 hingga 15.000 tenaga kerja langsung.
Selain itu, ribuan peluang kerja tidak langsung berpotensi tercipta melalui sektor logistik, jasa, dan industri komponen pendukung. Dengan peningkatan kapasitas produksi, penggunaan komponen lokal, serta integrasi pemasok domestik, fasilitas Subang diharapkan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional.
Pengembangan manufaktur kendaraan listrik ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam industri otomotif global. (ODI)
Baca Juga:
VinFast Punya Kalkulator TCO, Ini Hitungan Biaya Kepemilikan Mobil Listrik VF MPV 7
VinFast Tawarkan Drive Worry Free, Strategi Baru Bikin Kepemilikan EV Lebih Tenang
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil VinFast
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan VinFast
- Terbaru
- Populer
Video Mobil VinFast Terbaru di Oto
Artikel Mobil VinFast dari Carvaganza
Artikel Mobil VinFast dari Zigwheels
- Motovaganza