Anak Usaha Changan, Harbin Dongan Auto Bikin Rotary Engine Rotor Tunggal

Dimensinya ringkas, rotary engine Dongan dinilai cocok untuk sektor penerbangan

Anak Usaha Changan, Harbin Dongan Auto Bikin Rotary Engine Rotor Tunggal

Tak melulu menggarap dan fokus di industri mobil listrik. Pabrikan Tiongkok kini mulai merambah wilayah lebih eksperimental. Salah satunya datang dari pengembangan mesin rotary. Teknologi yang lahir dari gagasan insinyur Jerman, Felix Wankel dan identik dengan Mazda itu. Kini dihidupkan kembali oleh anak usaha Changan Automobile Group. Menarik, reinkarnasi enjin ini bukan untuk kendaraan darat. Melainkan difokuskan di sektor penerbangan.

KEY TAKEAWAYS

  • Pabrikan Tiongkok mana yang mengembangkan mesin rotary ini?

    Harbin Dongan Auto Engine, anak usaha dari Changan Automobile Group
  • Apa fokus aplikasi mesin rotary yang dikembangkan Dongan?

    Sektor penerbangan rendah, seperti drone dan pesawat VTOL (vertical take-off and landing)
  • Pengaplikasian Rotary Engine

    Rotary Wankel Engine

    Inisiatif itu digarap Harbin Dongan Auto Engine. Perusahaan ini tengah mengembangkan mesin rotary rotor tunggal yang disiapkan untuk kebutuhan penerbangan rendah. Segmennya cukup spesifik. Mulai dari drone hingga pesawat VTOL (vertical take-off and landing), belakangan kian ramai dikembangkan seiring tumbuhnya ekosistem mobilitas udara di Tiongkok.

    Secara spesifikasi, mesin yang sudah berbentuk prototipe ini memang tidak mengejar perolehan daya besar. Putaran maksimum cuma mencapai 6.500 rpm dengan output 53 kW atau setara 72 PS. Namun sejak awal, mesin ini memang dirancang dalam mendukung tugas tertentu, bukan adu performa semata.

    Dari sisi konstruksi, Dongan membekalinya berupa housing mesin aluminium cor serta lapisan komposit nanodiamond anti-gesek. Tidak ada teknologi yang benar-benar canggih. Tetapi pendekatan ini menegaskan fokus dari sisi efisiensi dan ketahanan. Ya, dua faktor krusial dalam aplikasi penerbangan. Ke depan, versi rotor ganda juga sedang disiapkan, dengan target tenaga sekitar 110 kW atau 149 PS.

    Ringan dan Diklaim Minim Getaran

    Mazda Vision X-Coupe

    Karakter mesin rotary sendiri memang punya banyak keunggulan untuk kebutuhan macam itu. Dimensinya ringkas, rasio daya terhadap bobot tergolong tinggi dan minim getaran. Selain itu, tingkat kebisingan yang rendah menjadi nilai tambah besar. Terutama bagi wahana udara, kenyamanan dan stabilitas jauh lebih penting ketimbang penggunaan di jalan raya.

    Pengembangan Harbin Dongan tidak berhenti di satu varian saja. Mereka juga menggarap mesin rotary untuk UAV ketinggian menengah hingga level atas. Baik versi naturally aspirated maupun turbocharged. Sejumlah mitra besar ikut terlibat, mulai dari ARIDGE—divisi mobil terbang milik Xpeng—hingga nama-nama raksasa seperti Huawei dan DJI. Produksi massal mesin rotor tunggal ini dijadwalkan mulai bergulir pada 2027.

    Jika bicara mesin Wankel, nama Mazda tentu sulit dilepaskan. Meski bukan penemu, pabrikan asal Jepang ini merupakan perusahaan paling konsisten mengembangkan dan mempopulerkannya. Sayang, setelah puluhan tahun, Mazda terpaksa menghentikan mesin rotary pada 2012 akibat regulasi emisi Euro 5 semakin ketat. Namun kisah rotary engine tidak benar-benar tamat.

    Pada 2023, mesin rotary kembali muncul lewat MX-30 R-EV. Kali ini perannya berubah menjadi range extender. Dalam konfigurasi itu, mesin rotor tunggal berkapasitas 830 cc menghasilkan tenaga 74 PS. Bukan sebagai penggerak roda, melainkan hanya sebagai generator buat menyuplai daya ke baterai.

    Harapan mesin Wankel berperforma tinggi pun belum sepenuhnya padam. Awal tahun ini, Mazda memamerkan Vision-X Coupe, sebuah konsep berani yang mengombinasikan mesin rotary turbocharged, motor listrik dan baterai. Total tenaga gabungan dalam sistem diklaim mencapai 503 PS. Meski masih sebatas purwarupa, hal ini bisa menjadi sinyal kalau mereka belum sepenuhnya menutup buku sejarah mesin rotary. (ALX/ODI)

    Baca Juga: 

    Changan Capai Produksi ke-30 Juta, Perkuat Visi Mobilitas Cerdas Global

    Mazda EZ-6 Terpajang di Fasilitas Riset dan Pengembangan Changan, Kenapa?

    Anjar Leksana

    Anjar Leksana

    Anjar Leksana adalah wartawan multitalenta. Ia pernah jadi guru bahasa Inggris, sebelum kepincut jadi wartawan ekonomi di salah satu majalah. Tidak lama, ia lantas tertarik dengan dunia otomotif, yang hingga sekarang dilakoni. Kiprahnya di dunia jurnalistik otomotif diawali dengan menulis untuk majalah otomotif ternama seperti Autocar Indonesia, Autobild, hingga Black Experience. Pengalamannya mengulas mobil serta pengetahuannya di bidang industri menjadi modal berharga untuk menyuguhkan tulisan yang berkualitas.

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    Model Mobil Changan

    • Changan Deepal S07 ev
      Changan Deepal S07
    • Changan Lumin ev
      Changan Lumin
    Harga Mobil Changan

    GIIAS 2025

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Unggulan Changan

    Artikel Mobil Changan dari Carvaganza

    • Produksi ke-30 Juta: Changan Mantapkan Langkah Jadi Pemain Global Kendaraan Cerdas
      Produksi ke-30 Juta: Changan Mantapkan Langkah Jadi Pemain Global Kendaraan Cerdas
      Setyo Adi, 12 Des, 2025
    • GJAW 2025: Spesifikasi Changan Lumin, EV Mungil Harga Rp178 Juta
      GJAW 2025: Spesifikasi Changan Lumin, EV Mungil Harga Rp178 Juta
      Zenuar Yoga, 28 Nov, 2025
    • GJAW 2025: Berkenalan Dengan Changan Deepal S07, SUV Listrik Kaya Fitur
      GJAW 2025: Berkenalan Dengan Changan Deepal S07, SUV Listrik Kaya Fitur
      Zenuar Yoga, 26 Nov, 2025
    • GJAW 2025: Changan Mendarat di Indonesia, Andalkan Lumin dan Deepal S07
      GJAW 2025: Changan Mendarat di Indonesia, Andalkan Lumin dan Deepal S07
      Zenuar Yoga, 21 Nov, 2025
    • Changan Tancapkan Kuku di Indonesia, Siap Debut Line Up EV di GJAW 2025
      Changan Tancapkan Kuku di Indonesia, Siap Debut Line Up EV di GJAW 2025
      Anjar Leksana, 20 Nov, 2025

    Artikel Mobil Changan dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Cek Cicilan Changan Lumin dengan Uang Muka 20 Persen
      Cek Cicilan Changan Lumin dengan Uang Muka 20 Persen
      Anjar Leksana, 27 Nov, 2025
    • Berkenalan dengan Changan Deepal S07, SUV EV Premium Seharga Rp599 Juta
      Berkenalan dengan Changan Deepal S07, SUV EV Premium Seharga Rp599 Juta
      Zenuar Istanto, 26 Nov, 2025
    • Changan Lumin Hadir di Indonesia Sebagai Pilihan Micro EV dengan DC Fast Charging
      Changan Lumin Hadir di Indonesia Sebagai Pilihan Micro EV dengan DC Fast Charging
      Zenuar Istanto, 26 Nov, 2025
    • Changan Masuk Bisnis Otomotif di Indonesia Kolaborasi Indomobil Group
      Changan Masuk Bisnis Otomotif di Indonesia Kolaborasi Indomobil Group
      Anjar Leksana, 20 Nov, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*