Ferrari Luce Resmi Mendebut Bawa Mahakarya Arsitektur Listrik dari Maranello

Super Sedan Listrik Pertama Ferrari Mengaspal dengan Arsitektur 880 Volt, Tapi Desainnya Hmm..

Ferrari Luce Resmi Mendebut Bawa Mahakarya Arsitektur Listrik dari Maranello

Ferrari resmi membuka lembaran paling radikal dalam sejarah panjang perusahaan. Dengan meluncurkan Ferrari Luce ke panggung global, sebuah produk kendaraan listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) massal pertama buatan mereka. Disiapkan sebagai model produksi 2027, kehadiran Luce menjadi pembuktian bahwa Maranello tidak sekadar mengekor regulasi niremisi, melainkan merespons pergeseran lanskap industri otomotif dunia lewat sebuah mahakarya.

KEY TAKEAWAYS

  • Siapa desainer legendaris di balik perancangan estetika eksterior Ferrari Luce?

    Ferrari bekerja sama dengan firma desain independen LoveFrom dipimpin oleh Sir Jony Ive, mantan bos desain Apple, serta desainer Marc Newson
  • Berapa angka koefisien hambatan udara (drag coefficient) yang dihasilkan oleh Ferrari Luce?

    Berkat konsep minimalis radikal dan lorong angin di bagian bonnet, mobil mencatatkan angka drag coefficient sebesar 0,254, salah satu yang terendah dalam sejarah mobil jalan raya Ferrari
  • Pendekatan rancang bangun dalam proyek berkode internal "Luce" tergolong tidak konvensional. Insinyur Ferrari menolak opsi mengonversi platform bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE). Mereka memilih membangun ulang arsitektur elektrik murni berspesifikasi tegangan tinggi 880 Volt dari nol. Proses perakitan unit bakal berlangsung secara eksklusif di E-Building, fasilitas manufaktur teranyar mereka. Seluruh komponen digarap secara in-house alias mandiri tanpa adanya kolaborasi platform bersama pabrikan lain.

    Sentuhan Minimalis LoveFrom 

    Sisi estetika eksterior Ferrari Luce menyimpan kejutan besar lewat keterlibatan firma desain independen, LoveFrom. Perusahaan yang dipimpin desainer legendaris mantan bos desain Apple, Sir Jony Ive, bersama Marc Newson. Intervensi kreatif mereka melahirkan eksterior berpendekatan minimalis radikal, namun tetap terikat kuat dengan warisan aerodinamika khas Maranello. Postur bodi dibuat sangat pipih demi mengejar angka koefisien hambatan udara (drag coefficient) paling rendah dalam sejarah mobil jalan raya Ferrari.

    Meski tubuh mobil minim sematan sayap besar maupun komponen pelancar aliran udara masif, drag coefficient berhasil ditekan hingga menyentuh angka 0,254. Lorong angin besar di bagian bonnet memegang peran krusial dalam memotong hambatan udara, berpadu apik bersama detail bodi presisi penjaga kemurnian desain minimalisnya. Tapi bagaimana pun juga, desain baru ini bakal menjadi kontroversi panjang.

    Secara dimensi, Luce memiliki panjang keseluruhan 5.026 mm, lebar 1.999 mm, serta tinggi 1.544 mm. Proporsi fisik membuatnya sedikit lebih panjang dibanding Purosangue, namun posisi atap dipangkas dua inci lebih rendah. Ruang kabin penumpang didorong jauh ke area depan (cab-forward design) di atas sasis berbahan all-aluminum. Karakter visual dipertegas lewat mekanisme bukaan pintu tengah (center-opening doors), velg masif (23 inci depan dan 24 inci belakang) bermotif turbin aero, serta lampu utama dan buritan menyatu mulus di balik panel gelap saat sistem padam.

    Sensasi Klasik di Balik Kemudi

    Memasuki interior, pengaruh minimalis Jony Ive terpancar kuat. Ferrari sengaja menghindari tren layar berlebihan (over-display) seperti jamaknya mobil listrik modern masa kini. Kabin Luce memadukan panel digital OLED resolusi tinggi dengan jajaran tombol kontrol mekanis kental sensasi taktil.

    Lingkar kemudi berbahan aluminium gaya retro dikelilingi tombol fisik sejati. Bahkan, panel instrumen digital sengaja dibingkai cincin logam fisik asli untuk memelihara aspek mekanikal klasik nan mewah.

    Adopsi Teknologi Magnetik Formula One

    Sektor performa menjadi parameter mutlak bahwa DNA kecepatan Ferrari tidak luntur oleh arus elektrifikasi. Sistem penggerak Luce dikembangkan sepenuhnya secara mandiri, mengadopsi konfigurasi empat motor listrik bertipe radial-flow permanent-synchronous terpasang pada setiap roda. Susunan motor menerapkan sistem Halbach array, sebuah teknologi pengarah fluks magnetik ke stator diadopsi langsung dari unit daya jet darat Formula One guna memaksimalkan densitas torsi.

    Kombinasi sistem penggerak semua roda (AWD) sanggup memuntahkan tenaga buas hingga 1.113 tenaga kuda (1.128 PS), dengan kemampuan akselerasi dari posisi diam menuju 100 km/jam tuntas dalam tempo singkat 2,5 detik. Energi mekanis disuplai paket baterai NMC berkapasitas bersih 122 kWh hasil pengembangan mandiri Ferrari bersama sel pasokan dari SK On.

    Penempatan baterai secara merata di lantai sasis sukses mereduksi pusat gravitasi (center of gravity) hingga 95 mm lebih rendah dibanding Purosangue, sekaligus menghasilkan distribusi bobot ideal 47:53. Berbekal arsitektur 880V, proses pengisian daya kilat memanfaatkan infrastruktur pengisi daya 350 kW mampu memulihkan daya jangkau WLTP hingga melebihi 529 kilometer. Demi menghemat konsumsi energi, motor listrik bagian depan akan otomatis terputus saat mobil berada dalam kondisi melaju konstan (cruising).

    Sektor dinamika lateral kendaraan dikontrol secara presisi oleh sistem suspensi aktif berbasis kelistrikan 48 Volt. Kecepatan reaksi dari peredam kejut aktif berlangsung instan, membuat Ferrari mampu mengeliminasi penggunaan batang penstabil (anti-roll bars) fisik tanpa mengorbankan stabilitas saat bermanuver tajam. Pengendalian mobil kian sempurna berkat dukungan fitur kemudi empat roda (four-wheel steering) serta manajemen torque vectoring independen pada kedua poros roda.

    Ferrari Luce dijadwalkan memulai proses pengiriman unit perdana untuk pasar Eropa pada akhir tahun 2026. Langkah ekspansi disusul menuju pasar Amerika Serikat pada awal tahun 2027 dengan banderol harga dasar mulai dari €550.000 (berkisar Rp9,5 miliar). Kelahiran Luce mengirimkan sinyal tegas ke pasar global bahwa era listrik di tangan Ferrari tetap melambangkan bentuk tertinggi dari perpaduan performa, kemewahan, dan seni desain industri modern. (ODI)

    Baca Juga: 

    Ferrari Amalfi Meluncur di Asia Tenggara, Bawa Nafas Baru La Nuova Dolce Vita

    Ferrari 849 Testarossa Resmi Hadir di Asia Tenggara

    Contents

    Anindiyo Pradhono

    Anindiyo Pradhono

    Pria yang akrab disapa Odi ini memiliki pengetahuan luas soal dunia otomotif. Belasan tahun sudah berkecimpung di dunia yang sesuai passion-nya ini. Berbagai mobil telah dicicipi. Mulai dari mobil-mobil keluaran terbaru, mobil listrik, hybrid, sportscar, supercar hingga mobil balap formula. 

    Baca Bio Penuh

    Jual mobil anda dengan harga terbaik

    Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
    Listing gratis Listing gratis
    Daftarkan mobil Anda

    Model Mobil Ferrari

    • Ferrari SF90 Stradale
      Ferrari SF90 Stradale
    • Ferrari F8 Spider
      Ferrari F8 Spider
    • Ferrari 812 GTS
      Ferrari 812 GTS
    • Ferrari F8 Tributo
      Ferrari F8 Tributo
    • Ferrari Portofino M
      Ferrari Portofino M
    • Ferrari SF90 Spider
      Ferrari SF90 Spider
    • Ferrari Roma
      Ferrari Roma
    • Ferrari 296 GTB
      Ferrari 296 GTB
    • Ferrari 296 GTS
      Ferrari 296 GTS
    • Ferrari 12Cilindri
      Ferrari 12Cilindri
    Harga Mobil Ferrari

    IIMS 2026

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Mobil Unggulan Ferrari

    Video Mobil Ferrari Terbaru di Oto

    Oto
    • Ferrari Amalfi: The Latest Entry Level SportscarThe Successor to Roma and Atonement for 'Sins'
      Ferrari Amalfi: The Latest Entry Level SportscarThe Successor to Roma and Atonement for 'Sins'
      07 Jul, 2025 .
    • Berkunjung ke Markas Ferrari di Italia dan Bertemu Ferrari F80
      Berkunjung ke Markas Ferrari di Italia dan Bertemu Ferrari F80
      05 Dec, 2024 .
    • Ferarri Roma Spider, Klan Prancing Horse yang Pantas Jadi Mobil Harian
      Ferarri Roma Spider, Klan Prancing Horse yang Pantas Jadi Mobil Harian
      27 Sep, 2024 .
    Tonton Video Mobil Ferrari

    Artikel Mobil Ferrari dari Carvaganza

    • Sengatan dari Maranello, Ferrari Luce Resmi Mendebut Padukan Desain Radikal dan Tenaga 1.113 HP
      Sengatan dari Maranello, Ferrari Luce Resmi Mendebut Padukan Desain Radikal dan Tenaga 1.113 HP
      Anindiyo Pradhono, Hari ini
    • Ferrari: Amalfi Bukan Model GT, Kami Hanya Buat Mobil Sport
      Ferrari: Amalfi Bukan Model GT, Kami Hanya Buat Mobil Sport
      Wahyu Hariantono, 25 Mar, 2026
    • Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
      Ferrari Amalfi Untuk Miliarder yang Peduli Gaya Tanpa Pamer
      Wahyu Hariantono, 17 Mar, 2026
    • Ferrari Amalfi Spider Meluncur, Tambahkan Sensasi Atap Lipat Berbalut Rosso Tramonto
      Ferrari Amalfi Spider Meluncur, Tambahkan Sensasi Atap Lipat Berbalut Rosso Tramonto
      Wahyu Hariantono, 13 Mar, 2026
    • EKSKLUSIF: Ferrari Amalfi Debut di Asia Tenggara, "Dolce Vita" Terbaru Segera Hadir di Indonesia
      EKSKLUSIF: Ferrari Amalfi Debut di Asia Tenggara, "Dolce Vita" Terbaru Segera Hadir di Indonesia
      Wahyu Hariantono, 12 Mar, 2026

    Artikel Mobil Ferrari dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Review
    • Artikel Feature
    • Ferrari 849 Testarossa Mendebut, Plug-in Hybrid 1.050 hp yang Menghidupkan Kembali Legenda
      Ferrari 849 Testarossa Mendebut, Plug-in Hybrid 1.050 hp yang Menghidupkan Kembali Legenda
      Muhammad Hafid, 12 Sep, 2025
    • Ferrari Memperkenalkan Amalfi, Penerus Roma dengan Karakter Lebih Tegas
      Ferrari Memperkenalkan Amalfi, Penerus Roma dengan Karakter Lebih Tegas
      Wahyu Hariantono, 02 Jul, 2025
    • Melihat Lebih Dekat Ferrari F80 di Universo Ferrari Bangkok
      Melihat Lebih Dekat Ferrari F80 di Universo Ferrari Bangkok
      Anindiyo Pradhono, 26 Nov, 2024
    • Ferrari F80 Lanjutkan Singgasana Supercar Hybrid LaFerrari
      Ferrari F80 Lanjutkan Singgasana Supercar Hybrid LaFerrari
      Zigwheels, 18 Okt, 2024
    • Ferrari Ogah Pasang Turbo ke Mesin V12
      Ferrari Ogah Pasang Turbo ke Mesin V12
      Alvando Noya, 27 Mei, 2024
    • First Drive Ferrari Roma Spider: Prancing Horse Buat Harian
      First Drive Ferrari Roma Spider: Prancing Horse Buat Harian
      Anindiyo Pradhono, 04 Okt, 2024
    • Mengenal Ferrari 335 S Spider Scaglietti 1957, Salah Satu Mobil Termahal yang Konon Milik Lionel Messi
      Mengenal Ferrari 335 S Spider Scaglietti 1957, Salah Satu Mobil Termahal yang Konon Milik Lionel Messi
      Ahmad Karim, 09 Agu, 2021

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*