Truk Listrik Mitsubishi Fuso eCanter Ramaikan GIICOMVEC 2020, Bakal Dijual?

Truk Listrik Mitsubishi Fuso eCanter Ramaikan GIICOMVEC 2020, Bakal Dijual?

Belum ada detail regulasi kendaraan listrik di Indonesia saat ini. Baik itu petunjuk pelaksanaan (juklak) maupun petunjuk teknis (juknis). Tapi Krama Yudha Tiga Berlian Motor (KTB) sudah giat menggaungkan unit elektrifikasi. Sebelumnya purwarupa eCanter sempat manggung di GIIAS 2017. Dan model produksi massal siap menghiasi Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC). Berlangsung pada 5 hingga 8 Maret 2020 di JCC Senayan.

"Lewat eCanter, kami ingin menunjukkan pada masyarakat dalam teknologi kendaraan listrik, Mitsubishi yang terdepan. Waktu itu kami juga pamerkan contohnya di GIIAS 2017. Kami ingin menampilkan kembali, seiring dengan program pemerintah. Yang fokus pada ramah lingkungan. Kami pamerkan dulu dan berharap ke depan bisa memberi kontribusi. Jadi secara teknologi dan produk (kendaraan listrik murni) perusahaan siap," jelas Duljatmono, Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors di Jakarta (11/2).

eFuso eCanter

Akankah segera dijual di Indonesia? Sementara ini mereka mengaku hanya untuk dipamerkan dulu. Namun bukan tak mungkin dilego, bila regulasi elektrifikasi betul-betul matang dan ada celah market yang bisa digarap. Di sini, Canter sangat kondang dijuluki Kepala Kuning, lantaran gebyuran cat yang ikonik. Dan bulan depan Anda bisa melihat langsung versi truk listrik murni dalam kelir serbabiru, sebagai penunjuk kendaraan ramah lingkungan.

Baca Juga: GIICOMVEC 2020 Janjikan Pameran Lebih Komprehensif

Spesifikasi

Untuk diketahui, eCanter merupakan buah kerja bareng antara Fuso dengan Daimler. Ia dibekali enam baterai HV modular Mercedes-Benz liquid-cooled 360 volt. Jenisnya lithium-ion berdaya 82,8 kWh yang mengaliri motor listrik. Truk ringan ini menghasilkan output mengesankan, 185 kW setara 252 PS dan torsi yang kuat 390 Nm. Dalam kondisi baterai penuh, ia sanggup melaju sejauh 100 km.

Sedangkan unit pengisian daya, eCanter mendukung pengisian tipe AC dan DC melalui koneksi CCS Type 2. Ini memungkinkan pengisian cepat hingga 80 persen dalam satu jam (DC). Atau tujuh jam tipe kelistrikan AC. Uniknya, saat terjadi pengereman, energi kinetik itu dipakai pula untuk mengisi baterai saat mengemudi. Sehingga bisa meningkatkan jangkauan mobil.

Masuki kabin, tatanan berorientasi masa depan. Unit dilengkapi dengan tempat duduk yang ergonomis, tampilan layar monitor 12 inci, tombol start tanpa anak kunci. Dan beberapa pengaturan yang praktis. Kendaraan ini tersedia dalam pilihan flatbed dan van body. Sangat ideal untuk dijadikan armada pengiriman di perkotaan dan kebutuhan aplikasi ramah lingkungan.

truk fuso listrik eCanter

Bebas Bea Balik Nama

Jika eCanter resmi dijual. Pemilik sebetulnya bisa menikmati insentif pembebasan pajak Bea Balik Nama Kendaraan bermotor (BBNKB). Sebab, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, telah meneken regulasi itu. Tertuang di Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2020, atas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle).

"Kami umumkan Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2020 tentang insentif pajak bea balik nama kendaraan bermotor. Atas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai untuk transportasi jalan. Pemprov DKI menjadi Pemerintah Provinsi pertama yang mengeluarkan peraturan pembebasan BBNKB," papar Anies, dalam rilis resmi pada Januari 2020.

Regulasi bebas BBNKB kendaraan listrik murni mulai resmi berlaku pada 15 Januari 2020 sampai 31 Desember 2024. Atau lima tahun ke depan untuk kendaraan pribadi, logistik dan transportasi umum berbasis baterai. Jadi seharusnya pemilik eCanter kelak, bisa mendapat benefit itu.

Pelat nomor khusus kendaraan listrik

“Adapun kendaraan bermotor listrik berbasis baterai adalah alat yang digerakkan dengan motor listrik. Dan dapat pasokan sumber daya listrik dari baterai. Baik dari kendaraannya ataupun dari luar. Dan kebijakan ini tidak berlaku untuk jenis kendaraan hybrid ataupun kendaraan semi listrik. Jadi, hanya kendaraan bermotor yang 100 persen menggunakan listrik berbasis baterai," pungkas Anies. (Alx/Tom)

Baca Juga: KTB Kerek Target Penjualan Tujuh Persen pada 2020 Berdasar 3 Sektor Ini

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Video Truk Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Truk